Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : GRADIEN

Pengaruh Perbandingan Volume Zat Pereaksi Terhadap Esterifikasi Asam Asetat Dengan Fraksi Dari Minyak Fusel Trihadi, Bambang
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 3, No 1 (2007): (Januari 2007)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.469 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbandingan volume zat pereaksi terhadapkonversi asam asetat pada reaksi esterifikasi asam asetat dengan fraksi dari minyak fusel. Disamping itu digunakanuntuk mempelajari kinetika reaksi esterifikasi pada reaksi tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaperbandingan volume zat pereaksi dinaikkan maka pada periode waktu yang sama, konversi asam asetat menjadi ester bertambah besar. Dari persamaan 1/(As) = -kt + b, merupakan garis lurus maka orde reaksi esterifikasi asam asetat dengan fraksi dari minyak fusel adalah orde dua, dimana harga tetapan reaksinya adalah 0,309 dan kecepatan reaksinya adalah 3,99 x 10-3 grek/lt.   
Penggunaan Ekstrak Kulit Manggis Hasil Ekstraksi Alkohol Untuk Pengawetan Telur Trihadi, Bambang; Triawan, Deni Agus
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 12, No 2 (2016): (Juli 2016)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.011 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kadar ekstrak kulit manggis sebagai pengawet telur ayam konsumsi, lamanya perendaman telur ayam konsumsi dalam ekstrak kulit manggis serta pengaruh lamanya penyimpanan telur ayam yang telah diawetkan dengan ekstrak kulit manggis. Kadar ekstrak kulit manggis divariasi mulai dari 1%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Lama perendaman telur dalam larutan ekstrak kulit manggis divariasi mulai dari 1 menit, 15 menit, 30 menit, 45 menit dan 60 menit. Lama penyimpanan telur yang telah diawetkan dengan ekstrak kulit manggis divariasi mulai dari 7 hari, 14 hari, 21 hari, 28 hari dan 35 hari. Untuk memisahkan senyawa kimia yang terdapat dalam kulit manggis dengan metode sokletasi dengan menggunakan pelarut alkohol. Ekstrak yang diperoleh kemudian dipisahkan dengan pelarutnya dengan menggunakan rotary evaporator. Telur yang masih baru kemudian diawetkan dengan larutan ekstrak kulit manggis, sesuai dengan perlakuan tertentu dan kemudian dianalisa untuk menentukan nilai haugh unit telur, nilai PH kuning telur dan nilai PH putih telur.Dari hasil penetitian dapat disimpulkan bahwa kadar ekstrak kulit manggis 1% dan 5% tidak dapat digunakan untuk mengawetkan telur ayam. Kadar ekstrak kulit manggis 10%, 15% dan 20% adalah effektif untuk dapat digunakan sebagai bahan pengawet telur dengan massa simpan 28 hari. Semakin lama penyimpanan telur ayam akan menyebabkan kualitas telur ayam semakin berkurang. Lamanya perendaman telur pada ektrak kulit manggis tidak mempengarui kualitas telur ayam yang diawetkan.Â