Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Upaya Kepala Sekolah Menanggulangi Kenakalan Anak Gunung Titin Mariatul Qiptiyah; Ahmad Rosidi; Muhamad Mukit
Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Vol 13 No 2 (2021): Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-riwayah.v13i2.419

Abstract

The quality of an educational institution depends on the principal as an educational leader. The principal has a very important role in advancing the institution he leads, so the madrasa principal serves as a supervisor, supervisor in everything that happens at school. All problems that occur in the madrasa must get the right solution from the head of the madrasa. The problem of student delinquency is no exception, in this case the head of the madrasa must make every effort to suppress student delinquency cases in order to create a conducive learning environment so that educational goals can be achieved. This study aims to: 1) describe the forms of delinquency committed by students of MTs Al Imam Cumedak, 2) describe the factors that cause student delinquency, 3). Describes the efforts and impacts of the madrasa principal in tackling student delinquency at MTs Al Imam Cumedak. And this type of research is descriptive qualitative. From the results of the research that has been carried out, it can be concluded that in general the forms of student delinquency at MTs Al Imam Cumedak, Sumberjambe sub-district, Jember Regency are classified as mild delinquency not breaking the law such as truancy, crowded in class, not wearing uniforms and others. The causes of student delinquency at MTs Al Imam are family and school factors. Meanwhile, what is done by the principal in tackling student delinquency is to increase exemplary behavior and instill the noble values ​​of the teachings of ahlusunnah waljamaah so that students can get used to having akhlaqul karimah wherever they are.
Evaluasi Metode Yanbu’a Pada Pendidikan Anak Di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an: Studi Kasus Di Pondok Pesantren Takhassus Tahfidzul Qur’an Yasinat Keselir Wuluhan Kabubaten Jember Ahmad Rosidi
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.1.1-15

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan evaluasi metode yanbu’a di Pondok Pesantren Takhassus Tahfidzul Qur’an Yasinat Keselir Wuluhan Kabubaten Jember. Untuk mendiskripsikan tujuan tersebut, maka dalam penelitian ini menggunakan pendekan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi implementasi metode yanbu’a pembelajaran membaca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Takhassus Tahfidhul Qur’an Yasinat telah berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang telah diatus. Ada tiga jenis dalam mengevaluasi pembelajaran yanbu’a yang dilakukan oleh guru yaitu evaluasi harian, evaluasi kenaikan jilid, dan evaluasi akhir
Pendampingan Dan Pemberdayaan Pelatihan Pengelolaan Kelas Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Di Musholla Al-Hidayah Dusun Biting Pinggir – Biting - Arjasa Fikri Farikhin; Ahmad Rosidi
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v3i1.53

Abstract

Dalam pelaksanaan pembelajaran Al Qur’an dibutuhkan pengelompokan-pengelompokan sesuai dengan kemampuan siswa agar pembelajaran dapat lebih mudah dilaksanakan sehingga dibentuklah kelas- kelas yang bertahap. Dari kelas Pra sampai kelas Al Qur’an. Pembelajaran Al Qur’an yang dilaksanakan di kelas memerlukan manajemen kelas (pengelolaan kelas) yang baik sehingga tujuan pembelajaran Al Qur’an dapat tercapai. Karenanya, pengelolaan kelas memegang peranan penting yang sangat menentukan dalam proses pembelajaran. Berdasarakan hasil observasi, Mushalla Al-Hidayah Biting Jember merupakan Mushalla yang didalamnya ada lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an atau yang biasa disingkat dengan TPQ atau TPA. Pendidikan Al-Qur’an yang ada di Mushalla Al-Hidayah ini sudah berjalan dan sudah mempunyai banyak santri. Namun ada hal yang kurang dari TPQ di Mushalla Al-Hidayah ini, yaitu kurangnya pengelolaan TPQ. Di TPQ Mushalla AL-Hidayah ini belum ada manajemen yang baik terkait pengelolaan Kelas. Sebagai bukti, di TPQ Mushalla Al-Hidayah belum ada perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi yang tertulis atau terstruktur. Saat ini hanya mengaji biasa dan ada 4 pengajar. Pemberdayaan di Komunitas Lembaga TPQ Mushalla Al-Hidayah pada tahun 2022 menggunakan pendekatan ABCD. Pemberdayaan di komunitas ini difokuskan kepada pengembangan kualitas asset SDM Komunitas yang dibutuhkan komunitas tersebut. Pengembangan asset tersebut didasarkan pada kebutuhan yang diharapkan oleh komunitas tersebut dapat menjadi lebih baik dari segi kualitas daripada sebelumnya. Pelatihan pengelolaan kelas Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) oleh Tim LP2M IAI Al-Qodiri Jember. Peserta yang mengikuti acara tersebut adalah Para Ustad dan Ustadzah TPQ Musholla Al-Hidayah.
Pendampingan Dan Pengembangan SDM Anak Yatim Perempuan Pada Aspek Kreativitas Berbasis Bioentrepreneurship Ahmad Rosidi; Zainal Arifin
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i1.159

Abstract

Mentoring and developing human resources (HR) for female orphans in aspects of entrepreneurship-based creativity is very important in facilitating personal growth and professionalism of human resources. The main focus of this program is to develop skills and knowledge in entrepreneurship based on biological resources and encourage creativity to create sustainable economic opportunities. The mentoring method uses the ABCD (Asset Based Community Development) method, implemented in the LKSA Yabappenatim Community. Based on the empowerment results, it can be concluded that empowerment in improving female orphans in the aspect of utilizing environmental waste as valuable materials and developing the creativity of female orphans based on entrepreneurship will not be successful if there is no cooperation and active participation from the mentoring subjects, the community, especially the surrounding community. Associations and institutions related to the LKSA Yabappenatim institution and donors who have contributed sincerely to implementing this program in the LKSA Yabappenatim community. The implementation of empowerment runs optimally because this empowerment results in the development of the creativity of female orphans based on entrepreneurship in utilizing natural environmental waste around LKSA Yabappenatim into valuable materials or products.
Pendampingan Dan Pemberdayaan Pelatihan Pengelolaan Kelas Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Di Musholla Al-Hidayah Dusun Biting Pinggir – Biting - Arjasa Fikri Farikhin; Ahmad Rosidi
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v3i1.53

Abstract

Dalam pelaksanaan pembelajaran Al Qur’an dibutuhkan pengelompokan-pengelompokan sesuai dengan kemampuan siswa agar pembelajaran dapat lebih mudah dilaksanakan sehingga dibentuklah kelas- kelas yang bertahap. Dari kelas Pra sampai kelas Al Qur’an. Pembelajaran Al Qur’an yang dilaksanakan di kelas memerlukan manajemen kelas (pengelolaan kelas) yang baik sehingga tujuan pembelajaran Al Qur’an dapat tercapai. Karenanya, pengelolaan kelas memegang peranan penting yang sangat menentukan dalam proses pembelajaran. Berdasarakan hasil observasi, Mushalla Al-Hidayah Biting Jember merupakan Mushalla yang didalamnya ada lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an atau yang biasa disingkat dengan TPQ atau TPA. Pendidikan Al-Qur’an yang ada di Mushalla Al-Hidayah ini sudah berjalan dan sudah mempunyai banyak santri. Namun ada hal yang kurang dari TPQ di Mushalla Al-Hidayah ini, yaitu kurangnya pengelolaan TPQ. Di TPQ Mushalla AL-Hidayah ini belum ada manajemen yang baik terkait pengelolaan Kelas. Sebagai bukti, di TPQ Mushalla Al-Hidayah belum ada perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi yang tertulis atau terstruktur. Saat ini hanya mengaji biasa dan ada 4 pengajar. Pemberdayaan di Komunitas Lembaga TPQ Mushalla Al-Hidayah pada tahun 2022 menggunakan pendekatan ABCD. Pemberdayaan di komunitas ini difokuskan kepada pengembangan kualitas asset SDM Komunitas yang dibutuhkan komunitas tersebut. Pengembangan asset tersebut didasarkan pada kebutuhan yang diharapkan oleh komunitas tersebut dapat menjadi lebih baik dari segi kualitas daripada sebelumnya. Pelatihan pengelolaan kelas Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) oleh Tim LP2M IAI Al-Qodiri Jember. Peserta yang mengikuti acara tersebut adalah Para Ustad dan Ustadzah TPQ Musholla Al-Hidayah.
Pendampingan dan Pengembangan SDM Anak Yatim Perempuan pada Aspek Kreativitas Berbasis Bioentrepreneurship Finadatul Wahidah; Ratri Kurnia Pratiwi; Ahmad Rosidi
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v4i1.96

Abstract

Komunitas anak yatim sangat perlu untuk mendapatkan perhatian terutama dalam penanaman jiwa kewirausahaan. Karena masa anak-anak merupakan masa produktif yang perlu untuk diberikan bekal keterampilan usaha yang nantinya dapat diterapkan setelah mereka beranjak dewasa. Keterampilan yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan bioentrepreneurship dengan pemanfaatan bahan-bahan limbah. Bioentrepreneurship ini merupakan kegiatan yang menggabungkan biologi dengan entrepreneur. Biologi merupakan salah satu cabang dari ilmu sains, yang mempelajari alam dan makhluk hidup, juga mengajarkan akan tanggung jawab untuk mencintai, memelihara kelestarian lingkungan, dan menjaga keseimbangan alam sehingga dapat memperoleh manfaat. Adapun metode pemberdayaan yang digunakan adalah metode Asset Based Community Development (ABCD). Di dalam pemberdayaan ini komunitas yang diberdayakan dan dikembangkan adalah anak yatim perempuan di LKSA Yabappenatim Kelurahan Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. Berdasarkan hasil pemberdayaan di Komunitas LKSA Yabappenatim dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan dalam meningkatkan anak yatim perempuan pada aspek pemanfaatan limbah lingkungan sebagai bahan yang berdayaguna dan mengembangkan kreativitas anak yatim perempuan berbasis bioentrepreneurship tidak akan berhasil jika tidak ada kerjasama dan partisipasi aktif dari subjek pendampingan, masyarakat terutama masyarakat sekitar. asosiasi-asosiasi dan institusi yang berkaitan dengan lembaga LKSA Yabappenatim serta para donatur yang telah menyumbang dengan ikhlas untuk pelaksanaan program ini di komunitas LKSA Yabappenatim Pelaksanaan pemberdayaan berjalan dengan optimal karena pemberdayaan ini menghasilkan pengembangan kreativitas anak yatim perempuan berbasis bioentrepreneurship dalam memanfaatkan limbah lingkungan alam di sekitar LKSA Yabappenatim menjadi bahan atau produk yang berdayaguna.