Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Community Service and Engagement

PEMBINAAN LEMBAGA KOPERASI BAGI PEDAGANG PRODUK HASIL PERTANIAN DIKOPENG SALTIGA Siti Rochmah; Fidyah Ernawati
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 01 (2022): February 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i01.35

Abstract

Perkembangan kewirausahaan ,memang sangat didukung oleh pemerintah . Apalgi lapangan pekerjaan sekarang semakin sempit , diikuti jumlah kelahiran yang semakin tinggi .Disatu sisi hal ini menunjukkan keberhasilan dalam bidang Keluarga Berencana dimana kesehatan dan kesempatan untuk hidup sehat sejahtera menjadi tujuan yang utama. Namun disisi lain persaingan dunia usaha jyga semakin ketat.Apalagi bagi pedagang kaki lima , persaingan dalam memasarkan dagangannya tidak lagi sebatas gencarnya pemasaran yang dilakukan baik itu jenis dagangan , harga ,tapi penentuan lokasi sangat menentukan kelangsungan hidup pedagangang ini. Oleh karena itu pemberian penyuluhan tentang penentuan lokasi bagi pedagang angkringan ini sangat dibutuhkan oleh pedagang . Tidak hanya tempat yang ramai ,yang banyak dilalui oleh calon pembeli,tapi disini juga penentuan lokasi yang nyaman , tempat duduk yang luas ,tempat parker yang memadai juga merupakan factor yang menentukan konsumen untuk menetapkan pilihan dalam menentukan tempat nongkrong dan melepaskan kepenatan .
PENYULUHAN INOVASI PRODUK DARI KETELA UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA LIMBANGAN Fidyah Yuli Ernawati; Siti Rochmah
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 2 (2022): April 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i2.41

Abstract

Pengusaha dibidang makanan kecil yang terbuat dari ketela merupakan salah satu usaha yang perlu mendapat perhatian .Sejak beberapa dekade lalu prediksi Indonesia akan menjadi salah satu negara maju cukup marak digaungkan berbagai pihak. Namun, untuk menjadi negara maju, tentunya tidak akan berjalan mulus, jika tidak didukung dengan kecukupan proporsi jumlah enterprenuer (pengusaha). Padahal agar masalah kemiskinan dan pengangguran teratasi, setidaknya diperlukan 4 juta pengusaha baru di negara kita. Dengan munculnya para pengusaha, ada sebuah irisan yang bersambung bahwa lapangan kerja semakin terbuka lebar. Jika dari 4 juta pengusaha masing-masing membutuhkan 10 tenaga kerja saja, berarti akan ada 40 juta orang yang bisa dikaryakan. Dengan begitu pengangguran akan berkurang. Secara matematis, ketika pengangguran berkurang, tingkat kemiskinan pun akan mengikuti, berkurang juga. Indonesia saat ini membutuhkan para wirausaha muda untuk dapat mendukung pertumbuhan ekonomi negara. Menkop Puspayoga menjelaskan, berdasarkan data BPS 2016 dengan jumlah penduduk 252 juta, jumlah wirausaha non pertanian yang menetap mencapai 7,8 juta orang atau 3,1 persen. Dengan demikian tingkat kewirausahaan Indonesia telah melampaui 2 persen dari populasi penduduk, sebagai syarat minimal suatu masyarakat akan sejahtera. Untuk meningkatkan penghasilan bagi pengusaha dari ketela perlu adanya inovasi baik dari segi rasa, kemasan maupun ,pengolahan..Pelatihan wirausaha khususnya di bidang pengelolaan produk dari ketela wilayah Desa Limbangan menjadi pertimbanagn Tim Pengabdian masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang untuk melakukan kegiatan pelatihan terutama bagaimana mengembangkan produk yang terbuat dari ketela. Kegiatan diharapkan dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi di lingkungan Desa Limbangan.