Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS SISTEM PENYUSUTAN BERKAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT PURI HUSADA Andrias Feri Sumadi; Hendra Rohman; Ibnu Mardiyoko; Erina Septin Prihaningtyas
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 1 No. 1 (2019): Jcoment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v1i1.302

Abstract

Pelaksanaan penyusutan berkas rekam medis di Rumah Sakit Puri Husada Sleman Yogyakarta belum terlaksana secara rutin. Kendala dalam pelaksanaan penyusutan berkas rekam medis, karena terbatasnya petugas rekam medis dan pekerjaan yang semakin menumpuk sehingga untuk melaksanakan penyusutan belum bisa dilakukan. Tujuan, mengetahui alur pelaksanaan penyusutan berkas rekam medis, mengidentifikasi permasalahan pelaksanaan penyusutan berkas rekam medis, mengetahui penyelesaian masalah mengenai pelaksanaan penyusutan. Jenis penelitian deskriptif. Subjek yaitu tiga petugas rekam medis yaitu dua orang sebagai responden dan satu orang sebagai triangulasi sumber. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil, di Rumah Sakit Puri Husada Sleman Yogyakarta sudah mempunyai SPO tentang penyusutan berkas rekam medis, di dalam SPO dijelaskan bahwa waktu penyusutan berkas rekam medis dilakukan setiap lima tahun sekali. Pelaksanaan penyusutan berkas rekam medis belum disosialisasikan dengan baik, tidak adanya petugas khusus penyusutan atau petugas filing, karena waktu luang petugas terbatas untuk melakukan penyusutan sehingga masih mengalami keterlambatan dalam melakukan penyusutan. Tidak adanya ruang dan tempat khusus penyimpanan berkas rekam medis juga menjadi penghambat dalam pelaksanaan penyusutan. Kesimpulan, pelaksanaan penyusutan berkas rekam medis sudah sesuai dengan SPO mengenai penyusutan berkas rekam medis, akan tetapi waktu pelaksanaannya belum sesuai dengan yang ada di SPO. Belum adanya ruang dan rak khusus untuk menyimpan berkas rekam medis inaktif.
ANALISIS PELAKSANAAN PENYUSUTAN BERKAS REKAM MEDIS DI PUSKESMAS LENDAH 1 Andrias Feri Sumadi; Hendra Rohman; Ibnu Mardiyoko; Febrianty Lestari
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 1 No. 3 (2020): AUGUST-NOVEMBER 2020
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v1i3.323

Abstract

Di Puskesmas Lendah 1 masih dalam proses penyusutan berkas rekam medis dan masih ditemukan permasalahan dalam penyusutan berkas rekam medis. Pelaksanaan penyusutan berkas rekam medis yang ada di Puskesmas Lendah I belum terlaksana dengan rutin, berkas rekam medis mengalami penumpukan yang menyebabkan petugas sulit untuk mengambil dan mengembalikan berkas rekam medis pada rak penyimpanan. Jenis penelitian deskriptif. Di Puskesmas Lendah 1 alur pelaksanaan penyusutan berkas rekam medis yaitu pertama cek satu satu berkas rekam medis dilihat tanggal terakhir berkunjung, pisahkan rekam medis inaktif dari rak aktif, tulis pada lembar penelaan rekam medis inaktif kemudian rekam medis inaktif disimpan di gudang. Penyusutan dilakukan oleh petugas rekam medis. SOP penyusutan ada namun belum dilaksanakan dengan baik. Hambatan machine, tidak ada rak khusus penyimpanan berkas rekam medis inaktif, belum ada lembar penelaan rekam medis inaktif, man, kurangnya SDM yang berkompeten dalam bidang rekam medis, method, SOP penyusutan sudah ada namun pelaksanaannya belum baik, environment, ruang penyimpanan inaktif yang kurang layak. Untuk penyelesaian masalah yaitu dengan mengumpulkan hasil diskusi antar tenaga kesehatan yang bersangkutan disampaikan kepada kepala rekam medis, setelah semua disampaikan diharapkan ada tindak lanjut yang akan dilakukan dan dapat meningkatkan mutu dalam memberikan pelayanan terhadap pasien.
TINJAUAN PENGELOLAAN BERKAS REKAM MEDIS DALAM PELAYANAN HOME CARE DI KLINIK PRATAMA RAWAT JALAN AS-WAJA Andrias Feri Sumadi; Hendra Rohman; Ibnu Mardiyoko; Erlina Meidyawati
Jurnal Admmirasi Vol 6 No 2 (2021): December
Publisher : Assosiasi Dosen Muhammadiyah Magister Administrasi Rumah Sakit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47638/admmirasi.v6i2.213

Abstract

Pelayanan home care dilakukan pencatatan pada lembar khusus oleh tenaga kesehatan. Lembar khusus tersebut bukan berkas rekam medis dan tidak dilindungi oleh map rekam medis. Hal ini menyebabkan lembar khusus pencatatan home care tidak terjaga keamanannya, sangat beresiko terhadap kerusakan dan kehilangan, serta sangat mudah diakses oleh orang lain yang tidak berhak atas informasi maupun data pasien. Jenis penelitian deskriptif. Sampel subyek adalah dua orang bidan dengan teknik total sampling, sampel objek adalah lembar khusus pencatatan pelayanan home care. Pencatatan lembar khusus home care dilakukan setelah petugas melakukan pelayanan di masing-masing rumah pasien. Pencatatan tersebut dilakukan untuk melaporkan setiap hasil pemeriksaan dan pengobatan. Petugas melakukan penyalinan hasil pemeriksaan dan pengobatan ke dalam berkas rekam medis pasien dengan baik dan benar. Namun penyimpanan lembar khusus tersebut bukan di dalam berkas rekam medis sehingga beresiko terjadinya kehilangan serta resiko keamanan dan kerahasiaannya tidak terjaga. Berkas rekam medis bersifat rahasia, sehingga diperlukan adanya map rekam medis untuk menjamin keamanan dan kerahasiaannya. Selain itu adanya map berkas rekam medis dapat meminimalisir bahaya pencurian dan penyalahgunaan data pasien oleh pihak yang tidak berwenang.
The Relationship Between Medical Records Employee Performance And Patient Satisfaction Andrias Feri Sumadi; Ery Rustiyanto; Agung Dwi Saputro; Dewi Cahyaningrum
Indonesian Health Issue Vol. 5 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/inhis.v5i1.147

Abstract

Background: The best patient care in healthcare facilities is essential to achieve patient satisfaction. Objective: To determine the relationship between medical records staff performance and patient satisfaction in the Outpatient Admissions Area (TPPRJ) in an effort to improve the quality of healthcare services at Nur Hidayah Hospital, Bantul. Method: This study used a quantitative, cross-sectional, observational approach, involving 93 patient respondents selected via simple random sampling. Data were collected through observation and questionnaires using five dimensions of medical records staff performance: reliability, responsiveness, assurance, tangibles, empathy, and patient satisfaction. Results: The study shows the percentage of scores for each assessment dimension. The highest percentage was for patients who were satisfied with the staff's performance (64 respondents (68.8%), followed by patients who were very satisfied with the staff's performance (23 respondents (24.7%), then the category of patients who were only quite satisfied with the staff's performance (6 respondents (6.5%), and the lowest was for those who were dissatisfied and very dissatisfied with the staff's performance (0 respondents (0%). Based on the results of the analysis using the chi-square test conducted on patient satisfaction with employee performance, the p-value obtained was 0.001 (p <0.05), so Ho in the study was rejected, and H1 was accepted, which means there is a relationship between patient satisfaction and the performance of TPPRJ employees at Nur Hidayah Hospital, Bantul. Conclusion: Improving the quality of service must be done comprehensively, covering all aspects of service, facilities, and communication.