Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektivitas Pelatihan Manajemen Stress Untuk Menurunkan Stress Siswa Baru Di Sekolah Ikatan Dinas X Syaiful Anwar Prasetyo; Nurul Hartini; Afif Kurniawan
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v9i1.8941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pelatihan manajemen stress untuk menurunkan stress pada siswa baru di sekolah kedinasan X. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain yang berbentuk non-randomized pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah Siswa baru sebanyak 109 orang yang dibagi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kontrol dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah skala stress pada Depression Anxiety Stress Scale 42 (DASS 42) untuk mengukur tingkat stress subjek. Berdasarkan hasil pengujian data, diketahui bahwa terdapat perbedaan skor stress antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Hasil nilai N Gain pada uji hipotesis kedua kelompok kelompok memperoleh nilai sig. 0,002<0,05 artinya pelatihan manajemen stress mampu menurunkan stress siswa baru secara signifikan. Pelatihan manajemen stress bermanfaat menambah pengetahuan siswa baru tentang stress dan bagaimana mengidentifikasi stressor serta mendapatkan keterampilan manajemen stress sehingga mampu mengelola stress dengan baik selama melaksanakan pendidikan di sekolah kedinasan X.
Efektifitas Terapi Kelompok Cognitive Behaviour Therapy untuk Menurunkan Kecemasan Sosial pada Dewasa Gagap Erizza Farizan Adani; Afif Kurniawan
Humanitas (Jurnal Psikologi) Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/humanitas.v7i1.5613

Abstract

Adults seeking treatment for stuttering presented a comorbid diagnosis of social anxiety. The development of social anxiety may be related to negative conditioning experiences from an early age regarding people’s responses when reacting to stuttering such as confusion, interrupting, mocking, distancing, or ignoring stuttering speech. Repeated exposure to negative social reactions causes people who stutter to form beliefs that negative evaluations will occur in all social situations. The high level of social anxiety is more concerning given the data showing that increased anxiety can increase the frequency of stuttering. The purpose of group therapy with Cognitive Behavior Therapy is to reduce social anxiety and negative thoughts related to social anxiety in stuttering adults. The method used is a quantitative method supported by qualitative data from interviews. The results showed a decrease in social anxiety and negative thoughts in the group’s average score after undergoing therapy. In addition, there were changes in behavior, thoughts, and feelings after the session as evidenced from the follow-up interview a month after the end of therapy.
Dinamika psikologis individu yang mengalami trikotilomania Putu Yunita Trisna Dewi; Afif Kurniawan
Jurnal Psikologi Udayana Vol. 7 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2020.v07.i01.p05

Abstract

Trikotilomania merupakan gangguan perilaku menarik rambut secara berulang yang bersifat kronis dan mengakibatkan terjadinya kerontokan rambut. Pada individu dewasa, Trikotilomania lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan pria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut hasil asesmen, diagnosis, serta dinamika psikologis yang mendasari munculnya gangguan perilaku menarik rambut pada subjek NR selama kurang lebih 10 tahun. Subjek dalam penilitian ini berjumlah satu orang dan berjenis kelamin perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi kasus. Teknik pengambilan data atau kegiatan asesmen dalam penelitian ini terdiri dari wawancara semi terstruktur, observasi, tes grafis (BAUM, DAP, dan HTP), Sack’s Sentence Completion Test (SSCT), tes inteligensi menggunakan Weschler Adult Intelegence Scale (WAIS), serta Thematic Apperception Test (TAT). Berdasarkan pada rangkaian hasil asesmen psikologi yang telah dilakukan, subjek NR terdiagnosa mengalami Trikotilomania. Perilaku menarik rambut merupakan refleksi dari kecemasan NR terhadap berbagai hal yang sulit ia ekspresikan. Kecemasan tersebut berawal dari kondisi self esteem NR yang cenderung rendah, sehingga perilaku menarik rambut menjadi sebuah kebiasaan yang dapat muncul tidak hanya pada situasi yang menekan dan sulit untuk dihentikan. Akibat perilaku menarik rambut tersebut, subjek NR mengalami kerontokan rambut dan iritasi pada area kulit rambut.