Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Menulis Berita Dan Feature Keislaman Erwan Efendi; Khairul Imam Damanik; Tri Purnama Sari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14176

Abstract

Online media reporting often causes boredom for readers, such as hard news types. One type of news, namely features, is news that fights the stalemate of news structures in general as a complement by prioritizing creativity which involves the imagination of the writer and has aesthetic value in it and can influence the feelings of the reader such as emotion, joy. The human value in the feature gives more interest to readers because human life is interesting to make stories from various sides. The Feature rubric on the Islamic news portal Hidayatullah.com is a special rubric that provides feature works for readers, the purpose of this research is to find out the application of feature human discourse analysis theory to the Islamic news portal Hidayatullah.com Feature rubric. This research method uses a qualitative approach with the method of discourse analysis. The results of this study use the theory of discourse analysis, consisting of three structures, namely the macro structure, super structure and micro structure. The macro structure is used to analyze themes or related to thematic. The superstructure is related to the schematic where the author explains the cohesiveness and structure between paragraphs at the opening, content, and closing. For micro-structures related to syntactic semantics, stylistics is described in a complete and clear manner, the lexicon uses terms that are easy to understand, rhetoric and metaphors are used as message markers to the reader.
Sistem Informasi Dakwah (Implementasi Sistem Informasi Dakwah Dalam Peningkatan Pelayanan Kepada Jama’ah Dimasjid Al-Mukhlishin) Erwan Efendi; Heri Suseno; Nisa Hanum Harahap; Rizki Fahmy Sinambela
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki implementasi sistem informasi dakwah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah. Tinjauan sistematis dilakukan terhadap artikel-artikel terkait di berbagai database jurnal. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis isi. Hasil tinjauan sistematis menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi dakwah dapat meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, dengan memfasilitasi akses informasi dan komunikasi antara pengurus masjid dan jamaah. Selain itu, sistem informasi dakwah juga dapat membantu pengurus masjid dalam mengelola kegiatan keagamaan, mengumpulkan data, dan mengevaluasi kinerja keagamaan. Secara keseluruhan, tinjauan sistematis ini memberikan gambaran tentang manfaat dan tantangan dalam implementasi sistem informasi dakwah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah. Studi selanjutnya dapat melihat lebih jauh tentang strategi dan praktik terbaik dalam implementasi sistem informasi dakwah, serta pengaruhnya terhadap pelayanan keagamaan yang lebih baik.Top of Form
Teknik Penulisan Feature Inspiratif di Media Beritabaik.id Erwan Efendi; Dahlia Nasution; Zulfikar Kelana Sipayung
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14344

Abstract

Penulisan feature inspiratif adalah teknik penulisan yang bertujuan untuk menghadirkan cerita-cerita yang dapat menginspirasi dan memberikan nilai tambah bagi pembaca. Media Beritabaik.id adalah salah satu media online yang fokus pada penyampain berita inspiratif dan positif di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik penulisan feature inspiratif yang digunakan oleh penulis di Media Beritabaik.id. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi yang melibatkan pengamatan terhadap suatu artikel feature inspiratif yang dipublikasi pada Media Beritabaik.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik penulisan feature inspiratif yang digunakan oleh penulis di Media Beritabaik.id meliputi tulisan yang dibuat menggunakan narasi yang kuat, menyoroti nilai positif, menampilkan tokoh atau peristiwa yang dapat menginspirasi banyak pihak dan kalangan dan menambahkan konteks serta fakta. Dalam kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa teknik penulisan feature inspiratif yang digunakan oleh penulis di Media Beritabaik.id dapat menjadi acuan bagi penulis atau media lain yang ingin menyajikan konten yang dapat memberikan inspirasi dan memberikan dampak positif pada pembaca.Top of Form
Pengumpulan Bahan Berita Yang Di Lakukan Wartawan Erwan Efendi; Fadia Hanum Siregar; Rico RInaldy
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14345

Abstract

Artikel ini membahas tentang pengumpulan berita yang dillakukan wartawan.Berita merupakan bentuk dari penyajian suatu informasi yang dipublikasikan kepada khalayak ramai. Berita tersebut disampaikan melalui berbagai media massa baik dari media elektronik maupun dari media cetak. Jenis informasi yang disajikan kepada khalayak oleh media massa itu bermacam-macam dalam menyampaikan informasi yang mendidik dan menghibur. Dalam peliputan dan pelaporan berita ada pedoman dasar bagi wartawan dalam menyajikan informasi kepada khalayak ramai. Akurasi tersebut mencakup akurasi peristiwa,kronologis, waktu, lokasi, pihak yang terlibat. Selain itu profesionalisme wartawan adalah sikap yang berimbang pada semua sisi dan memiliki keberanian dalam menyampaikan informasinya secara jujur kepada publik berdasarkan kode etik jurnalistik. Mencari berita memang sudah menjadi kegiatan wartawan, mencari berita dapat dilakukan dengan beragam cara, seperti wawancara, mendatangi instansi pemerintah atau swasta. Mencari berita ialah kegiatan wartawan dalam memperoleh kejadian yang bisa dijadikan sebuah berita untuk ditulis kemudian disajikan kepada khalayak ramai.Top of Form
Menulis Softnews Erwan Efendi; Fadia Hanim Siregar; Musliadi Musliadi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14346

Abstract

Artikel ini membahas cara menulis berita softnews. Softnews bukan karya fiksi, tetapi karya jurnalistik. Karenanya, softnews harus memiliki satu makna, satu arti, tidak seperti karya sastra yang banyak arti tergantung si pembacanya, softnews juga disebut karya sastra jurnalistik karena sangat bertumpu pada kekuatan deskripsi yakni mampu menggambarkan situasi dan suasana secara rinci, hidup, beraroma, sehingga imajinasi pembaca terbawa ketempat peristiwa. Menulis softnews harus memperhatikan struktur penulisannya. Didalam softnews terdapat judul (title), pembuka (lead), isi (body), dan penutup (ending).Top of Form
Deconstructing Masculinity: K–Pop's Effect in Shaping a New Representation of Men Tengku Walisyah; Ahmad Tamrin Sikumbang; Erwan Efendi
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 24 No. 1 (2025): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v24i2.6220

Abstract

This study examines how K-Pop culture influences the construction and deconstruction of male masculinity in Indonesia in complex social, cultural, and religious contexts. Using a virtual ethnography approach and social media sentiment analysis, this study reveals that representations of masculinity in K-Pop culture—which are gentle, aesthetic, and androgynous—challenge traditional Indonesian masculinity norms that emphasize assertiveness, dominance, and emotional restraint. K-Pop idols as cosmetic brand ambassadors introduced a new form of masculine expression that was more inclusive, but triggered resistance from conservative Islamic norms and values. The novelty of this research lies in the integration of visual analysis, online discourse, and religious perspectives in explaining the negotiation of gender identity in the digital era. The findings show that masculinity is now a tug-of-war between global and local values. Social media serves as a cultural mediation arena where new masculine images can be negotiated, tested, and maintained. This study confirms that K-Pop is influential as an ideological agent in destabilizing and reformulating the boundaries of male identity in contemporary Indonesian society.