Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

METODE IJTIHAD KONTEMPORER Abdul Aziz Bin Abdullah Bin Baz dalam Kitab Al-Fatawa Asy-Syar'iyyah Fi Al-Masa'il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram Halil Khusairi
Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum Vol. 12 (2014): Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.35 KB) | DOI: 10.32694/qst.v12i.1206

Abstract

Dalam upaya mengembangkan pemikiran hukum Islam, terutama dalam memberikan pemahaman dan kejelasan terhadap berbagai persoalan hukum kontemporer, para mujtahid perlu mengetahui tujuan pensyari’atan hukum Islam. Selain itu, tujuan hukum perlu diketahui dalam rangka mengenal pasti, apakah suatu ketentuan hukum masih dapat diterapkan terhadap suatu kasus tertentu atau karena adanya perubahan struktur sosial, hukum tersebut tidak dapat lagi dipertahankan. Dengan demikan, pengetahuan mengenai maqashid al-syari’ah menjadi kunci bagi keberhasilan mujtahid dalam ijtihadnya.
HUKUM PERBANKAN SYARIAH Halil Khusairi
Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum Vol. 13 No. 1 (2015): Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.715 KB) | DOI: 10.32694/qst.v13i1.1212

Abstract

Bank Syariah adalah lembaga finansial yang memiliki misi (risalah) dan methodologi (manhaj) yang ekslusif, yakni kerangka Syariat serta kaidah-kaidahnya yang bersumber dari etika dan nilai-nilai Syariat Islam yang komprehensif dan universal. Dalam penyaluran dana, bank syariah mengaplikasikan beberapa akad, di antaranya: murabahah, salam, istishna`, ijarah, mudlarabah dan musyarakah. Dalam aktivitas jasa, bank syariah juga mengaplikasikan beberapa akad, di antaranya: kafalah (bank garansi), hawalah (pengalihan hutang), sharf (jual beli valas), wakalah. Indonesia telah memiliki perangkat hukum yang cukup yang mengatur tentang perbankan syariah, di antaranya UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, UU No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, UU No. 3 Tahun 2006 sebagaimana diubah dengan UU No. 50 Tahun 2009 tentang Pengadilan Agama dan terakhir dengan lahirnya UU No.l 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Terkait dengan sengketa perbankan syariah di Indonesia, sesungguhnya telah ditetapkan bahwa Pengadilan Agama yang akan memeriksa dan mengadili perkara tersebut sesuai dengan UU no. 3 tahun 2006, tapi belakang dengan terbitnya UU No 21 Tahun 2008 kewenangan itu direduksi menjadi kewenangan pilihan (choice) antara Pengadilan Agama atau Pengadilan Umum, sesuai dengan akad kontrak para pihak.
KAJIAN TERHADAP KITAB AL-KAFI FI FIQH IMAM AHMAD KARYA IBNU QUDAMAH Halil Khusairi
Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum Vol. 14 No. 2 (2016): Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.699 KB) | DOI: 10.32694/qst.v14i2.1219

Abstract

Al-Kafi adalah kitab fiqh yang membuat pembahasan lengkap dan luas, sehingga dapat dijadikan pedoman dan referensi di bidang fiqh. Kitab ini terdiri dari empat jilid. Dilihat dari substansi dan dasar ijtihadnya, kitab ini boleh dikatan sebagai kitab fiqh sunnah, yakni kitab fiqh yang mengemukakan ayat-ayat al-Qur’an dan hadis-hadis Nabi sebagai basis utama dalam menetapkan hukum. Di samping itu, dalam penyajiannya dikemukakan pula beberapa riwayat yang memuat pendapat-pendapat Imam Ahmad bin Hanbal mengenai masalah yang dibahas. Pembahasan itu meliputi bidang ibadah, bidang munakahat, bidang muamalat, harta rampasan, dan takzi’ah bagi mayat.
PENGARUH EXPERIENTIAL MARKETING DAN PRODUK VALUE TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DI KAWASAN WISATA KERINCI DAN SUNGAI PENUH Halil Khusairi; Wawan Novianto
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 4 No. 4: Januari 2025 (In Press)
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v4i4.9499

Abstract

This article discusses Kerinci as a representation of culture and nature in Sumatra, with a focus on Mount Kerinci and its surroundings. The article also describes challenges in the tourism industry, including competition and the importance of building long-term relationships with customers. The article attempts to analyze the factors influencing consumer decisions in choosing tourism products and the significance of customer experience in the hospitality and tourism industry, with an explanation of the concept of experiential marketing. The article also analyzes the importance of customer satisfaction in building loyalty and the value they receive from service providers. The data analysis method used in this research is partial least squares (PLS), which was developed as an alternative modeling with a weak foundational theory compared to structural equation modeling (SEM). As a result, the development of Sharia tourism in Kerinci Regency, Jambi Province, needs to focus on customer satisfaction, service quality, prices that comply with Sharia principles, and tourism experiences that incorporate religious elements. Therefore, this destination can attract visitors, build customer loyalty, and meet the expectations of those seeking tourism experiences in line with Sharia values.