Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF LECTORA INSPIRE MATA PELAJARAN PEKERJAAN DASAR ELEKTROMEKANIK Aprilia Rahmi; Baharuddin .
JEVTE: Journal of Electrical Vocational Teacher Education Vol 1, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.588 KB) | DOI: 10.24114/jevte.v1i2.29382

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran yang layak untuk memudahkan guru dan peserta didik dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4D yang dikembangkan oleh Thiagaradjan. Model 4D terdiri dari 4 tahap, yaitu: 1) Define (Pendefinisian), 2) Design (Perancangan), 3) Develop (Pengembangan), 4) Disseminate (Penyebaran). Tahap penyebaran (disseminate) tidak dilakukan dikarenakan waktu serta kondisi yang kurang memungkinkan, dan pada tahap pengembangan (develop) tujuan penelitian telah tercapai dimana media pembelajaran yang dikembangkan telah diketahui sejauh mana kelayakannya untuk diterapkan dalam proses pembelajaran. Tingkat kelayakan media pembelajaran diketahui dari hasil validasi oleh ahli materi dan ahli media. Dari validasi yang telah dilakukan, didapatkan bahwa ahli materi memberikan nilai sebesar 4,58 dan ahli media sebesar 4,57 dimana nilai tersebut mencapai indikator kelayakan Sangat Baik. Dengan demikian pengembangan media pembelajaran ini sangat baik dilakukan karena telah diuji kelayakannya oleh para ahli. Kata Kunci:  Pengembangan Media Pembelajaran, Model Pengembangan 4D, Lectora Inspire AbstractThe aims of this research is to develop a viable learning medium to facilitate teachers and learners in the teaching and learning process. This research is a type of research development (Research and Development) with a 4D development model developed by Thiagaradjan. The 4D model consists of 4 stages, namely: 1) Define (Defining), 2) Design (Design), 3) Develop (Development), 4) Disseminate (Deployment). The disseminate stage is not carried out due to time and conditions that are less likely, and at the stage of development (develop) research objectives have been achieved where the learning media developed has been known the extent of its feasibility to be applied in the learning process. The level of feasibility of learning media is known from the results of validation by material experts and media experts. From the validation that has been done, it was found that material experts gave a value of 4.58 and media experts of 4.57 where the value reached the excellent eligibility indicator. Thus the development of this learning media is very well done because it has been tested for feasibility by experts. Keywords: Learning Media Development, 4D Development Model, Lectora Inspire
Budidaya Jamur Tiram di Kota Medan Baharuddin Baharuddin; Hesti Fibriasari; Abdul Muin Sibuea; Yusnadi Yusnadi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 2: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.387 KB)

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi untuk permasalahan kumbung jamur yang representatif, meningkatkan hasil produksi yang masih rendah yang tidak mampu melayani permintaan pasar, membuat tungku lowon untuk menghasilkan panas yang efektif untuk proses sterilisasi bibit dan memperbaiki manajemen pemasaran dari kelompok budidaya Suka Maju dan Mekar sehingga diharapkan penghasilan ekonomi kelompok budidaya meningkat. Program PKM ini dilakukan melalui pelatihan dengan menggunakan berbagai metode, antara lain ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, pemberian tugas dan partisipatif. Kegiatan yang dilakukan pada program PKM meliputi: 1) Pelatihan pembuatan kumbung yang baik, 3) Pelatihan pemeliharaan jamur 3) Pembuatan tungku lowon; sehingga menghasilkan luaran berupa kumbung jamur yang berstandar baik, produksi jamur tiram yang berkualitas dan tungku lowon. Dari kegiatan ini diharapkan adanya tindak lanjut pada pengembangan produk usaha baik dari sudut kuantitas maupun kualitas serta jangkauan pemasaran yang lebih luas
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS WONDERSHARE FILMORA PADA MATA PELAJARAN TRANSMISI TENAGA LISTRIK KELAS X TJTL DI SMKN 1 PERCUT SEI TUAN Anjas Pratama Sinaga; Baharuddin .
JEVTE Journal of Electrical Vocational Teacher Education Vol 3, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jevte.v3i1.49463

Abstract

Abstract The problem in this study is that the existence of media in schools is less practical and difficult to carry and students tend to be able to because teachers explain theoretically and do not optimize technology in media. Wondershare Filmora9-based interactive learning media has never been used by teachers. The objectives of this study are (1) to determine the design process of learning media development wondershare Filmora 9 in the subject of Electric Power Transmission, (2) to determine the feasibility of learning media used in the learning process. The research model used in this study consists of Analysis, design, development, implementation, evaluation (ADDIE). The subjects of this study were students of class XI TJT SMKN 1 Percut Sei Tuan, while the validators of media assessment were UNIMED lecturers and homeroom teachers of class XI TJTL to assess the material and media. The results of this study show that interactive learning media based on Filmora 9 is classified as "Excellent". Based on the results of the assessment the validator got the category "Very Worthy" with details from the media expert validator got a percentage score of 92% with the category "Very Worthy". In the media assessment by material experts, a percentage score of 93.5% was obtained with the category "Very Worthy". Based on the four validators, it can be concluded that interactive learning media based on Filmora 9 is suitable for use for class XI students of TJTL SMKN 1 Percut Sei Tuan. Key Words: Media Filmora 9, feasibility, electric power transmission AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini adalah keberadaan media di sekolah kurang praktis serta sulit untuk dibawa dan siswa cenderung bisan karena guru menjelaskan secara teoritik dan kurang mengoptimalkan teknologi dalam media. Media pembelaajran interaktif berbasis Wondershare Filmora9 belum pernah digunakan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui proses rancangan pengembangan media pembelajaran Wondershare Filmora 9 pada mata pelajaran Transmisi Tenaga Listrik, (2) untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran. Adapun model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Analysis, design, development, implementation, evaluation(ADDIE). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI TJT SMKN 1 Percut Sei Tuan, sedangkan validator penilaian media yaitu dosen UNIMED dan guru wali kelas XI TJTL untuk menilai materi dan media. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Filmora 9 tergolong pada kategori “Sangat Baik”. Berdasarkan hasil dari penilaian validator mendapat kategori “Sangat Layak” dengan rincian dari validator ahli media mendapat skor persentase 92% dengan kategori “Sangat Layak”. Pada penilaian media oleh ahli materi diperoleh skor persentase 93,5% dengan kategori “Sangat Layak”. Berdasarkan dari keempat validator dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Filmora 9 layak digunakan untuk siswa kelas XI TJTL SMKN 1 Percut Sei Tuan. Kata Kunci: Media Filmora 9, kelayakan, transmisi tenaga listrik
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI BERBASIS ADOBE FLASH ANIMATE PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR LISTRIK DAN ELEKTRONIKA KELAS X TITL DI SMK DWIWARNA MEDAN Daniel Fransisco Silitonga; Baharuddin .
JEVTE Journal of Electrical Vocational Teacher Education Vol 3, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jevte.v3i1.49460

Abstract

Abstract This study aims to determine the effectiveness of the development of students learning the basics of electricity and electronics without using animation learning media based on Adobe Flash Animate with students learning the basics of electricity and electronics using animation learning media based on Adobe Flash Animate in class X TITL SMK Medan bicolor. The research was conducted on class X TITL students at SMK Dwiwarna Medan. The focus of this study was on class X TITL with a student population of 10 students. This research is a research and development model (Research and Development). The results of the Adobe Flash Animate-based Animation Learning Media study using the Four-D development were declared valid. The level of validity of animated learning media as a learning medium for the basics of electricity and electronics is based on the assessment: 1) Material expert 1 obtains a score percentage of 78% with a valid assessment. 2) Material experts 2 get a score percentage of 94.23% with a very valid assessment. 3) Media Expert 1 obtains a score percentage of 84.37% with a valid assessment. 4) Media Expert 2 obtains a score percentage of 79.68% with a valid assessment. Assessment of the validity of the media from students obtained through product trials in small groups, namely obtaining a score percentage of 73.88% with valid assessment criteria and use trials in large groups obtained a score percentage of 88.05% with very valid assessment criteria, then the increase obtained was 14.17%. Key Words: Development, Learning Media, Video Animation AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keefektifan perkembangan siswa belajar dasar-dasar listrik dan elektronika tanpa menggunakan media pembelajaran animasi berbasis Adobe Flash Animate dengan siswa yang belajar dasar-dasar listrik dan elektronika menggunakan media pembelajaran animasi berbasis Adobe Flash Animate pada siswa kelas X TITL SMK Dwiwarna Medan. Penelitian dilakukan pada siswa kelas X TITL SMK Dwiwarna Medan. Fokus penelitian ini adalah pada anak kelas X TITL dengan populasi siswa sebanyak 10 siswa. Penelitian ini merupakan model penelitian dan pengembangan (Research and Development). Hasil dari penelitian Media Pembelajaran Animasi berbasis Adobe Flash Animate dengan menggunakan pengembangan Four-D dinyatakan valid. Tingkat kevalidan media pembelajaran animasi sebagai media pembelajaran dasar-dasar listrik dan elektronika berdasarkan penilaian: 1) Ahli materi 1 memperoleh persentasi skor sebesar 78% dengan penilaian valid. 2) Ahli materi 2 memperoleh persetasi skor sebesar 94,23% dengan penilaian sangat valid. 3) Ahli Media 1 memperoleh persetasi skor sebesar 84,37% dengan penilaian valid. 4) Ahli Media 2 memperoleh persetasi skor sebesar 79,68% dengan penilaian valid. Penilaian kevalidan media dari peserta didik yang didapatkan melalui uji coba produk pada kelompok kecil yaitu diperoleh persentase skor sebesar 73,88% dengan kriteriaa penilaian valid dan uji coba pemakaian pada kelompok besar diperoleh persentase skor sebesar 88,05% dengan kriteria penilaian sangat valid, maka kenaikan yang diperoleh sebesar 14,17%. Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Video Animasi
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Computer Based Instruction (CBI) Menggunakan Adobe Flash Di SMK Negeri 10 Medan Anjelina Taripar Nainggolan; Baharuddin Baharuddin
INCODING: Journal of Informatics and Computer Science Engineering Vol 3, No 2 (2023): INCODING OKTOBER
Publisher : Mahesa Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/incoding.v3i2.411

Abstract

The development of Computer Based Instruction (CBI) Interactive Learning Multimedia using the Adobe Flash application aims to determine the feasibility of this media as learning that is applied to Multimedia subjects for class XI SMK Negeri 10 Medan. This research is a type of development research (RD) using the ADDIE development model which has Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation stages. The feasibility test that will be carried out involves 2 media validators, 2 material validators and all class XI students of SMK Negeri 10 Medan. The feasibility validation instrument to be used in this study was adapted from Sriadhi's research instrument which consisted of 3 validation instruments, namely: material instruments, media instruments, and user instruments. Based on the results of the due diligence study obtained from media experts of 4.15 "decent", material experts 4.33 "very feasible", users (students) 4.21 "very feasible" this indicates that the development of Computer Based Instruction-based learning media ( CBI) using the Adobe Flash application is very feasible to apply to Multimedia subjects in class XI at SMK Negeri 10 Medan.