Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MENGUPAS FILOSOFI PETIK LAUT SEBAGAI STRATEGI KONSERVASI LAUT BERBASIS ADAT Reni Latifa; Fikky Dian Roqobih; Ahmad Qosyim; Dyah Astriani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4619

Abstract

Penelitian ini mengkaji filosofi tradisi Petik Laut sebagai strategi konservasi berbasis adat di Indonesia. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui studi literatur dalam 8 tahun terakhir (2017-2025), penelitian ini mengeksplorasi makna spiritual, sosial dan ekologis dari tradisi Petik Laut yang dilakukan oleh masyarakat pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Petik Laut memiliki peran signifikan dalam pelestarian lingkungan laut yang mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Ritual ini tidak hanya sekedar ungkapan syukur, tetapi juga mengandung filosofi konservasi yang mendalam yaitu meliputi larangan penangkapan ikan berlebihan, penghormatan terhadap ekosistem laut, dan pemberdayaan pengetahuan lokal. Penelitian ini mengungkapkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam upaya konservasi modern yang menunjukkan pentingnya mengintegrasikan tradisi budaya dengan pendekatan ilmiah dalam pengelolaan sumber daya laut. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan baru tentang potensi kearifan lokal dalam mendukung keberlanjutan ekosistem laut dan menawarkan perspektif alternatif dalam strategi konservasi global
CELL HEALTH LEARNING BASED ON DZIKRULLOH SPIRITUAL PRACTICE œHE NING CIPTO METAPHYSICS MEDITATION, TO BUILD A STRONG BODY IMMUNITY SYSTEM Ahmad Qosyim; Erman Erman; Laily Rosdiana; Enny Susiyawati
JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA) Vol. 6 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya in collaboration with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v6n1.p17-24

Abstract

This study aimed to describe the implementation of the Spiritual Practice-Based Learning Approach to Metaphysics Meditation "He Ning Cipto" in the Cell-Level Life course to build the student's immune system during the covid-19 pandemic. This study involved three classes of 2018 class students with a total of 90 people. This quasi-experimental research uses a "one shot case study" as a research design where there is only a treatment class without control.   Data collection methods in this study include observation, tests and surveys in order to obtain data on the implementation of learning, mastery of concepts, meditation skills, and mental health. The results showed that the implementation of the learning carried out had fulfilled the syntax and obtained the dominant learning management assessment score mode of 4 from the total existing meetings. The learning outcomes test from 3 classes with 4 study topics (Cell Structure and Function, Cell Health Concepts, Body Immune System, Cipto Silent Meditation) in 7 meetings showed that students' mastery of concepts could be achieved maximally both individually and classically with a percentage of completeness of 95, 56%. Based on rewriting data and diaries, Cipto's Silent Meditation skills can be practiced well according to the recommended instructions and procedures. Students' rewriting scores ranged from 78 to 100, while for student diaries they received a minimum score of 80 and a maximum of 100. The questionnaire responses given showed high Mental Attitude Health (KSM) results of 96%, High Cell/Body Health (KST) of 86% and the Happiness Scale Index is in the high category (above 34, 4) with A level between 46-50 at 29%, Level B between 40-45 at 66% and C between 34-39 at 6%. Overall, it can be concluded that this research has helped students in learning and gaining an understanding of the concept of cell health and the immune system, as well as developing silent meditation skills, to build a strong immune system for students and actors in achieving a level of mental health and mental attitude. good dohir cells/body, and pure soul happiness is born as a result of a sense of faith, and evidence of obedience and gratitude to Allah SWT for all His blessings, then the practice of meditation has an impact as a form of self-protection from various kinds of diseases including the Covid-19 virus.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Outdoor Class terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Pencemaran Lingkungan Nur Indah Fitriani; Ahmad Qosyim
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4176

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi IPA, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mendorong pengalaman langsung. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, peningkatan hasil belajar, respons siswa, serta menguji pengaruh model discovery learning berbasis outdoor class. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi experimental (non-equivalent control group pretest–posttest). Subjek terdiri dari dua kelas, masing-masing 33 siswa, dipilih secara purposive sampling. Hasil menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran sangat baik (90,72% dan 91,66%). Data berdistribusi normal dan homogen. Uji independent t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,70 (tinggi) dan kontrol 0,32 (sedang). Respons siswa mencapai 80% (sangat tinggi). Efektivitas model ini disebabkan oleh keterlibatan aktif siswa melalui observasi, eksplorasi, dan penemuan konsep di lingkungan nyata. Hal ini membantu siswa memahami materi secara mandiri dan kontekstual. Dengan demikian, discovery learning berbasis outdoor class efektif meningkatkan hasil belajar pada materi pencemaran lingkungan.
Inovasi minyak jelantah dan sereh (cymbopogon citratus) sebagai bahan pembuatan eco-friendly antibacterial soap Muhamad Ridjal Firdaus; Roviana Ayu Ramadhanti; Rizky Amelia Wardana; Putri Alifiyah Sabilatuzzahra; Fikky Dian Roqobih; Hasan Subekti; Ahmad Qosyim
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v5i2.512

Abstract

Pembuangan minyak jelantah sebagai limbah rumah tangga berpotensi mencemari lingkungan apabila dibuang sembarangan, sehingga diperlukan inovasi dalam pemanfaatan limbah menjadi produk yang lebih bernilai guna dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas, manfaat, kelemahan serta potensi inovasi dari pembuatan sabun ramah lingkungan berbahan dasar minyak jelantah dan ekstrak sereh (Cymbopogon citratus) sebagai zat aktif antibakteri alami. Metode yang digunakan adalah metode kajian literatur untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber ilmiah buku, prosiding seminar, dan artikel ilmiah tahun 2015-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa sabun memiliki pH yang aman, mampu menghambat pertumbuhan bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, serta karakteristik sensorik yang diterima baik oleh pengguna. Namun, kualitas sabun sangat bergantung pada proses pemurnian minyak yang tepat untuk menghindari sisa senyawa berbahaya. Berbagai inovasi, seperti penggunaan adsorben alami dan penambahan eco enzyme, dapat meningkatkan mutu dan keamanan sabun. Dengan demikian, pemanfaatan minyak jelantah dan sereh dalam pembuatan sabun merupakan langkah inovatif yang mendukung pengurangan limbah, peningkatan kesehatan masyarakat, dan penerapan prinsip keberlanjutan lingkungan
Experiential learning integrated peer instruction: An innovative learning model to improve students’ science inquiry skills Catur Surya Saputra; Ahmad Qosyim; Muhamad Arif Mahdiannur; Ary Norsaputra
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 7, No 2 (2024): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v7i2.22068

Abstract

To learn about nature and phenomena, science inquiry skills require a mix of science content knowledge, science process skills, creativity, and critical thinking. Acquiring these skills is typically a goal in fundamental science education because they are required for conducting scientific research. The principal objective of this study was to look for ways in which the use of an experiential learning model combined with peer education can improve students’ science inquiry skills. This intervention study involved 30 eighth grade students in a public Junior High School in Surabaya city. The instruments used were science inquiry skills test and student response questionnaire. The collected data were analyzed using normalized change (<c>), scatterplot visualization, and percentage of response questionnaire. All the instruments used in this study had high internal consistency, as indicated by the Cronbach’s alpha and McDonald’s omega values that were above the threshold of 0.70. This study revealed that the student who have low pretest score, could reach 4c region, this illustrates that the experiential learning model integrated with peer instruction intervention can and has the potential to have a positive impact on students’ science inquiry skills. It can also show that the experiential learning model integrated with peer instruction can provide student learning satisfaction, so that it can have a positive impact on science inquiry skills.