Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Ruqyah Syar'iyah Method as an Alternative to Maintaining Family Harmony Zakman, Arief; Kamaruddin, Kamaruddin; Usman, Ermawati
INTERNATIONAL JOURNAL OF CONTEMPORARY ISLAMIC LAW AND SOCIETY Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : State Islamic University Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ijcils.Vol5.Iss2.73

Abstract

Ruqyah therapy is a sunnah recommended by the Prophet Muhammad. Likewise, in the life of the Prophet Muhammad, doing ruqyah (prayer) for his grandchildren Hasan and Husain was commonplace. The objective of this study is to discuss the Ruqyah method as alternative to mantain families harmony. This study was conducted using qualitative method and the data was gathered through observation, in-depth interview, and written document analysis. The findings of this study show that the Ruqyah Syar'iyyah method applied by the Indonesian Ruqyah Syar'iyyah Association in Palu has met standard operational procedures. The method has three stages: pre-ruqyah, during the ruqyah action, and post-ruqyah. The technique applied by the Ruqyah Syar'iyyah Association in Palu City is following Islamic law or guidance in the Islamic religion. This is seen based on the absence of elements of shirk and haraam in the stages of the process carried out and is seen as very helpful to the community in resolving health problems and household disputes that create disharmony in the family.
Enhancing Employee Performance in Islamic Banking: The Moderating Role of Religiosity Yasir, Yasir; Bachmid, Sofyan; Ermawati, Ermawati; Noval, Noval; Nurwanita, Nurwanita
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/share.v13i2.24078

Abstract

Organizational culture, happiness at work, and leadership have been widely studied, yet the complex interactions among these factors and the role of religiosity in employee performance remain poorly understood, especially in the context of Islamic banking. This study investigates these relationships and their impact on the employee performance of Bank Muamalat Indonesia (BMI) in the Palu Branch, with religiosity as the moderating variable. Data were collected using closed questionnaires from all employees at the branch and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that organizational culture and happiness at work significantly enhance employee performance, while leadership does not have a significant impact. Notably, religiosity strengthens the positive effect of organizational culture on employee performance, indicating that religious values can deepen employee commitment and productivity by providing greater meaning and purpose in their work. The study highlights the importance of incorporating religiosity to foster an inclusive and productive work environment in Islamic banking. Future research with a more comprehensive design and a more diverse sample is recommended to further explore these relationships.========================================================================================================ABSTRAK – Meningkatkan Kinerja Karyawan Perbankan Syariah: Peran Moderasi Religiositas. Meskipun budaya organisasi, kebahagiaan di tempat kerja, dan kepemimpinan telah banyak diteliti, kompleksitas hubungan di antara faktor-faktor tersebut dan peran religiositas terhadap kinerja karyawan masih belum terpahami dengan baik, terutama dalam konteks perbankan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan tersebut dan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan Bank Muamalat Indonesia (BMI) Cabang Palu dengan religiositas sebagai variabel moderasi. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan BMI di cabang tersebut yang kemudian dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kebahagiaan di tempat kerja secara signifikan meningkatkan kinerja karyawan, sementara kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan. Menariknya, religiositas memperkuat dampak positif budaya organisasi terhadap kinerja karyawan yang mengindikasikan bahwa nilai-nilai keagamaan dapat memperdalam komitmen dan produktivitas karyawan dengan memberikan makna dan tujuan yang lebih besar dalam pekerjaan mereka. Studi ini menekankan pentingnya integrasi aspek religiositas untuk membangun lingkungan kerja yang inklusif dan produktif di perbankan syariah. Penelitian lanjutan dengan desain yang lebih komprehensif dan sampel yang lebih beragam masih diperlukan untuk memvalidasi dan memperluas hubungan ini.
ETIKA KONSUMSI ISLAM DALAM IMPULSIVE BUYING Ermawati Usman
Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Vol. 15 No. 1 (2021): BILANCIA
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/blc.v15i1.709

Abstract

Impulsive Buying merupakan pola perilaku konsumen dalam membeli dimana konsumen melakukan pembelian secara spontan tanpa adanya perencanaan terjadi dengan tiba-tiba dan keinginan yang kuat untuk membeli sesuatu dengan segera tanpa adanya suatu pertimbangan untuk konsekuensi yang akan dihadapi. Perilaku ini timbul dipengaruhi oleh rasa penasaran, suasana hati, lingkungan toko, display dan promosi yang ditawarkan. Etika konsumsi merupakan aturan tentang baik dan buruk dalam pemanfaatan barang atau jasa. Islam menganjurkan untuk mengikuti prinsip-prinsip pemenuhan kebutuhan secara tidak berlebih-lebihan, sebagai bentuk ketaatan pada Allah swt., memenuhi tanggung jawab keluarga, memiliki skala prioritas, persediaan untuk keturunan dan juga untuk sosial melalui pemenuhan kewajiban zakat, sedekah dan infaq. Dengan maraknya fenomena impulsive buying maka diperlukan sosialisasi tentang pandangan etika konsumsi Islam dalam berbelanja tanpa terencana. Tulisan ini akan menyorot gaya belanja impulsif menurut etika konsumsi Islam.