Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN KATUP PADA PIPA GALVANIS DAN STAINLESS TERHADAP KERUGIAN HEAD Darmulia Darmulia; Fadhli Rahman; Ismail Ismail; Rizal Muhaimin Burhan
JURNAL ILTEK Vol 16, No 2 (2021): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.132 KB) | DOI: 10.47398/iltek.v16i2.627

Abstract

Kehilangan energy merupakan factor yang mempengaruhi kapasitas pipa sebagai sarana penghantar aliran, baik air maupun minyak.Kehilangan energy menyebabkan terjadinya pengurangan debit aliran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan besaran kerugian head (major losses) fluida galvanis dan stainless dan kerugian head (minor losses) fluida pada alat bantu sambungan galeu valve,sambungan tee dan lbow. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis data dilakukan dalam 2 tahap pengujian head losses, head mayor losses dan minor losses. pengujian dilakukan 3 variasi debit aliran yang nilainya di sesuaikan dengan bukaan katup. Hasil analisis head losses dari reservoir ke pipa distribusi di dapat kehilangan tekanan akibat pergeseran antara dinding pipa dengan fluida (mayor losses), untuk pipa galvanis dengan faktor gesekan dalam pipa dari pembukaan katub pertama (1.157) kedua (1.282) ketiga. Sedangkan untuk kerugian head pada alat bantu pipa (minor losses) galve valve,sambungan tee,dan lbow dengan faktor kerugian yang di hasilkan untuk paling besar terdapat pada sambungan tee dengan hasil setiap pembukaan katub pertama (75.91) kedua (71.17) ketiga (66.42) Dan faktor kerugian pada Galve valve menghasilkan dari pembukaan katub pertama (71.17) kedua (56.94) dan ketiga (42,69) dan paling terendah ada pada lbow dengan hasil nilai dari pembukaan katub pertama kedua (61.67) kedua (68.80) ketiga (75.91).Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa kerugian head (mayor losses) pada pipa galvanis dan stainless. untuk pipa galvanis lebih besar tingkat kerugiannya di banding pipa stainless.Sedangkan pada alat bantu pipa (minir losses) nilai kerugian terbesar pada sambungan tee,kemudian galeu valve dan yang paling kecil pada lbow.
Potensi Objek Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) di Desa Benteng Gajah Kabupaten Maros Ismail Ismail; Dea Ekaputri Andraini; Herawaty Herawaty; Najma Ilmiawati Asiz; Putri Alifiah; Muh Izzul Muslimin Syah
Jurnal Kehutanan dan Lingkungan Vol. 2 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ecoforest.v2i1.63

Abstract

Desa Benteng Gajah, yang terletak di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, merupakan salah satu desa yang telah ditetapkan sebagai desa wisata rintisan sejak tahun 2021. Desa ini memiliki kekayaan bentang alam seperti perbukitan, sungai, air terjun musiman, serta lahan pertanian dan perkebunan yang menyatu dengan permukiman warga. Namun demikian, potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal dalam pengembangan pariwisata berbasis alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi Objek Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) di Desa Benteng Gajah berdasarkan enam kriteria: daya tarik, aksesibilitas, kondisi sosial ekonomi sekitar kawasan, akomodasi, sarana dan prasarana, serta ketersediaan air bersih. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data primer melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta data sekunder melalui studi literatur. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan accidental sampling untuk responden wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Benteng Gajah memiliki dua site wisata utama yakni Bulu Saukang dan Wisata Alam Bukit Bahagia. Keduanya memiliki karakteristik lanskap dan daya tarik yang berbeda namun saling melengkapi Bulu Saukang unggul dalam aspek petualangan dan pemandangan perbukitan, sedangkan Bukit Bahagia lebih bersifat rekreatif untuk keluarga. Secara umum, Desa Benteng Gajah memiliki potensi wisata alam yang tinggi dan layak dikembangkan secara berkelanjutan. Pengembangan ini perlu dilakukan dengan pendekatan berbasis komunitas dan dukungan perencanaan terpadu dari berbagai pemangku kepentingan.