Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Efektivitas Murrotal Al – Quran terhadap Durasi Tidur pada Bayi Usia 6-12 Bulan Sri Ayu Akuba; Fidya Hiola; Fifi Ishak; Sri Mulyaningsih
ProHealth Journal Vol 23 No 1 (2026): June
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59802/phj.2026231213

Abstract

Sleep duratio in toddlers is a factor that influences infant growth. To support good sleep duration, Murrotal Al-Quran treatment is necessary as a non-pharmacological therapy. This study aims to determine the effectiveness of Al-Quran murrotal therapy on sleep duration in infants aged 6-12 months in the Kabila Community Health Center Work Area. The research method used was a quasi-non-equivalent experiment with a control group pre-post test design approach. The study sample consisted of 32 individuals divided into two groups: an intervention group and a control group of 16 individuals each. Sleep duration was measured using an observation sheet. The results showed that only one participant met the required sleep duration during the pre-test intervention, and 12 participants met the required sleep duration during the post-test intervention. The statistical test showed a p-value of 0.001 (p<0.005), indicating the effectiveness of Quran recitation therapy on sleep duration in infants aged 6-12 months. The conclusion of this study is that Quran recitation therapy is effective on sleep duration in infants aged 6-12 months.
Pengaruh Pemberian Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Nafsu Makan pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tilango: The Influence of Giving Papaya on Increasing Infant’s Appetites at the work area of Tilango Health Centre of Gorontalo Sri Mulyaningsih; Fifi Ishak; Zuriati Muhamad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.906 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2212

Abstract

Latar Belakang: Masa balita khususnya dibawah dua tahun merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang paling pesat dibandingkan dengan kelompok umur lainnya. Sifat perkembangan yang terbentuk ini dapat mempengaruhi pola makan anak, hal tersebut menyebabkan anak terkadang bersikap terlalu pemilih, misalnya cenderung menyukai makanan ringan sehingga menjadi kenyang dan menolak makan saat waktu jam makan. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Nafsu Makan pada Balita. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperiment menggunakan rancangan one group pre-post test design. Teknk pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Instrument yang digunakan berupa lembar observasi sedangkan untuk uji statistik menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil: Penelitian didapatkan nilai p-value = 0,000 (<0,05) dimana 0,000 lebih kecil dari 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian buah pepaya terhadap peningkatan nafsu makan balita maka H0 ditolak.
Pengaruh Audio Visual Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Asi Ekslusif di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo: Effect Audio Visual to Knowledge Npregnant Mothers About Exclusive Breast Milk at Talaga District, Regency Gorontalo Fifi Ishak; Dewi Kartika; Zuriati Muhamad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.039 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2213

Abstract

Latar Belakang: Salah satu permasalahan yang mengakibatkan masih rendahnya pemberian ASI eksklusif di Indonesia adalah kurangnya pengetahuan akan pentingnya ASI eksklusif. Pemberian pendidikan kesehatan pada ibu hamil tentang ASI eksklusif dapat meningkatkan pengetahuan ibu sejak masih dalam proses kehamilan, dimana hal ini merupakan salah satu faktor keberhasilan ASI eksklusif. Tujuan: Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audio visual terhadap pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di Puskesmas Telaga. Metode: Desain penelitian menggunakan Quasy eksperimen dengan rancangan one group pretest postest. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah Sampel 34 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon karena tidak berdistribusi normal. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media audio visual dengan nilai p value 0.000 (α : < 0.05). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang ASI ekslusif.
Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Alpukat Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tilango: The Effect of Giving Avocado Leaf Boiled Water on Lowering Blood Pressure in the Elderly with Hypertension in the Work Area Tilango Health Center Fifi Ishak; St. Surya Indah Nurdin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.818 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2403

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu keadaan tekanan darah seseorang berada pada tingkatan di atas normal, pengobatan hipertensi dapat dilakukan secara herbal yaitu menggunakan daun alpukat. Daun alpukat bisa menurunkan tekanan darah karena adanya kandungan zat aktif yaitu flavonoid dan quersetin. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Tilango. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode: Desain Penelitian ini menggunakan two group quasi eksperiment pre test - post test design. Sampel adalah lansia yang mengalami hipertensi yang berjumlah 130 orang dengan tekhnik purposive sampling. Instrumen penelitian ini mengunakan Kuesioner. Hasil: Uji statistik menggunakan T-Test terhadap tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi yang didapatkan nilai significancy 0,000 (p-value <0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang bermakna antara pemberian air rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tilango.
Pengaruh Kompres Jahe Hangat terhadap Nyeri Haid (Dysmenorrhea) pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Hubulo Gorontalo: The Effects of Warm Ginger Compress Against Menstrual Pain (Dysmenorrhea) in Adolescent Girls at MTS Pondok Pesantren, Hubulo Gorontalo Fifi Ishak; Zulaika F. Asikin; Fidyawati Aprianti A. Hiola
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.732 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2405

Abstract

Latar belakang: Dysmenorrhea adalah nyeri perut bagian bawah yang terjadi selama menstruasi sampai dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompres Jahe Hangat Terhadap Nyeri Haid (Dysmenorrhea) pada Remaja Putri di MTS Pondok Pesantren Hubulo Gorontalo. Metode: Desain Penelitian ini menggunakan Pre eksperimental one group pretest posttest. Sampel penelitian sebanyak 26 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil: Analisis data menggunakan tehnik analisis Wilcoxon Signed Rank Test menunjukan ada pengaruh kompres jahe hangat terhadap Nyeri haid (dysmenorrhea) dengan p value = 0.000 < α 0.05. Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompres jahe hangat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nyeri haid (dysmenorrhea) pada remaja putri di MTS pondok pesantren Hubulo Gorontalo.
Effects of Pursed-Lips Breathing and Semi-Fowler Position on Oxygen Saturation in Pulmonary Tuberculosis Patients: A Quasi-Experimental Study Fifi Ishak; Lisdayanti Usman
An Idea Health Journal Vol 6 No 03 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v6i03.711

Abstract

Pulmonary tuberculosis (TB) is an infectious disease affecting the respiratory system. Non-pharmacological interventions such as the Pursed-Lips Breathing (PLB) technique and the therapeutic Semi-Fowler position are used to improve ventilation and enhance oxygen saturation, but evidence regarding the effectiveness of these interventions remains limited. Therefore, this study aimed to analyze and compare the effectiveness of PLB, Semi-Fowler position, and their combination in improving oxygen saturation among pulmonary TB patients. This quasi-experimental study was conducted with four groups: PLB, Semi-Fowler, Combination, and Control, each consisting of 45 participants (total N = 180). Oxygen saturation levels were measured before (pretest) and after intervention (post-test). Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test to assess pretest – post-test changes within each group and the Kruskal Wallis test to compare differences between groups. Results: Significant increases in oxygen saturation were observed in the PLB group, Semi-Fowler group, and the Combination group (p < 0.001), whereas no significant change in the Control group (p = 0.097). The greatest improvement occurred in the Combination group, with a mean post-test oxygen saturation of 96.04%, followed by the PLB group (95.62%) and the Semi-Fowler group (95.49%). There were significant differences among the four groups (p < 0.001). The highest proportion of patients achieving normal oxygen saturation was observed in the Combination group (88.9%). Conclusion: PLB, the Semi-Fowler position, and their combination therapy are effective in improving oxygen saturation among pulmonary TB patients, with the combined intervention yields the most optimal outcome
Hubungan Manajemen Stres Terhadap Kondisi Psikologis Perawat Di RSUD Toto Kabila Mohamad Rifki; Hartati Inaku; Fifi Ishak
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1379

Abstract

Perkenalan : Kondisi psikologis perawat merupakan aspek penting yang memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Tingginya beban kerja, tuntutan profesional, serta tekanan lingkungan kerja dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan depresi pada perawat. Manajemen stres yang baik diperlukan untuk membantu perawat mengendalikan tekanan kerja sehingga kondisi psikologis tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan manajemen stres dengan kondisi psikologis perawat di RSUD Toto Kabila Gorontalo. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 perawat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data manajemen stres diukur menggunakan kuesioner berdasarkan teori Lazarus dan Folkman, sedangkan kondisi psikologis diukur menggunakan instrumen DASS-21. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil Dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki manajemen stres kategori baik sebanyak 19 orang (47,5%), sedangkan kondisi psikologis sebagian besar berada pada kategori ringan sebanyak 19 orang (47,5%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,039 (p<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan signifikan antara manajemen stres dan kondisi psikologis perawat. Perawat dengan manajemen stres yang baik cenderung memiliki kondisi psikologis yang lebih baik dibandingkan perawat dengan manajemen stres yang kurang. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan manajemen stres dapat mendukung kesejahteraan psikologis dan meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di rumah sakit.
Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Peningkatan Kemampuan Activity Daily Of Living Pada Pasien Pasca Operasi Fraktur Ekstremitas Bawah Di Ruang Bedah RSUD Aloei Saboe Kota Gorontalo Windiawati Limonu; Fifi Ishak; Fadli Syamsuddin
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1290

Abstract

Fraktur menimbulkan masalah kesehatan yang signifikan dengan konsekuensi yang parah,termasuk kematian dini. Mobilisasi dini merupakan intervensi nonfarmakologi yang dapatmeningkatkan aktivitas fisik pada pasien fraktur. Tujuan : penelitian ini yaitu untuk mengetahuipengaruh mobilisasi dini terhadap peningkatan kemampuan activity daily of living pada pasienpasca operasi fraktur ekstremitas bawah di Ruang Bedah Rsud Aloei Saboe Kota Gorontalo.Metode : penelitian ini termasuk Pre Eksperimen dengan design pretest and posttest design. ciridesain ini tidak menggunakan kelompok control, menggunakan satu kelompok intervensi denganpemberian mobilisasi dini selama 3 hari berturut-turut. Sampel pada penelitian ini 20 respondendengang menggunakan tekhnik purposive sampling instrument penelitian berupa lembarpengkajian indeks barthel dan SOP mobilisasi dini dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil :penelitian menunjukan bahwa ADL sebelum mobilisasi dini terdapat 14 responden ketergantungantotal (70%) dan 6 responden ketergantungan berat (30%). Setelah diberikan mobilisasi dinimenjadi 9 responden ketergantungan sedang (45%), 7 responden ketergantungan ringan (35%) dan4 responden mandiri (20%). Uji Wilcoxon menunjukan nilai p&lt;0.000, menandakan adanyapengaruh signifikan mobilisasi dini terhadapa activity daily of living. Kesimpulan : ada pengaruhmobilisasi dini terhadap peningkatan kemampuan activity daily of living pada pasien pasca operasifraktur ekstremitas bawah di Rsud Aloei Saboe Kota Gorontalo.