Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Nafsu Makan pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tilango: The Influence of Giving Papaya on Increasing Infant’s Appetites at the work area of Tilango Health Centre of Gorontalo Mulyaningsih, Sri; Fifi Ishak; Zuriati Muhamad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.906 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2212

Abstract

Latar Belakang: Masa balita khususnya dibawah dua tahun merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang paling pesat dibandingkan dengan kelompok umur lainnya. Sifat perkembangan yang terbentuk ini dapat mempengaruhi pola makan anak, hal tersebut menyebabkan anak terkadang bersikap terlalu pemilih, misalnya cenderung menyukai makanan ringan sehingga menjadi kenyang dan menolak makan saat waktu jam makan. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Nafsu Makan pada Balita. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperiment menggunakan rancangan one group pre-post test design. Teknk pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Instrument yang digunakan berupa lembar observasi sedangkan untuk uji statistik menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil: Penelitian didapatkan nilai p-value = 0,000 (<0,05) dimana 0,000 lebih kecil dari 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian buah pepaya terhadap peningkatan nafsu makan balita maka H0 ditolak.
Pengaruh Audio Visual Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Asi Ekslusif di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo: Effect Audio Visual to Knowledge Npregnant Mothers About Exclusive Breast Milk at Talaga District, Regency Gorontalo Fifi Ishak; Dewi Kartika; Zuriati Muhamad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.039 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2213

Abstract

Latar Belakang: Salah satu permasalahan yang mengakibatkan masih rendahnya pemberian ASI eksklusif di Indonesia adalah kurangnya pengetahuan akan pentingnya ASI eksklusif. Pemberian pendidikan kesehatan pada ibu hamil tentang ASI eksklusif dapat meningkatkan pengetahuan ibu sejak masih dalam proses kehamilan, dimana hal ini merupakan salah satu faktor keberhasilan ASI eksklusif. Tujuan: Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audio visual terhadap pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di Puskesmas Telaga. Metode: Desain penelitian menggunakan Quasy eksperimen dengan rancangan one group pretest postest. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah Sampel 34 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon karena tidak berdistribusi normal. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media audio visual dengan nilai p value 0.000 (α : < 0.05). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang ASI ekslusif.
Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Alpukat Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tilango: The Effect of Giving Avocado Leaf Boiled Water on Lowering Blood Pressure in the Elderly with Hypertension in the Work Area Tilango Health Center Fifi Ishak; St. Surya Indah Nurdin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.818 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2403

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu keadaan tekanan darah seseorang berada pada tingkatan di atas normal, pengobatan hipertensi dapat dilakukan secara herbal yaitu menggunakan daun alpukat. Daun alpukat bisa menurunkan tekanan darah karena adanya kandungan zat aktif yaitu flavonoid dan quersetin. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Tilango. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode: Desain Penelitian ini menggunakan two group quasi eksperiment pre test - post test design. Sampel adalah lansia yang mengalami hipertensi yang berjumlah 130 orang dengan tekhnik purposive sampling. Instrumen penelitian ini mengunakan Kuesioner. Hasil: Uji statistik menggunakan T-Test terhadap tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi yang didapatkan nilai significancy 0,000 (p-value <0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang bermakna antara pemberian air rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tilango.
Pengaruh Kompres Jahe Hangat terhadap Nyeri Haid (Dysmenorrhea) pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Hubulo Gorontalo: The Effects of Warm Ginger Compress Against Menstrual Pain (Dysmenorrhea) in Adolescent Girls at MTS Pondok Pesantren, Hubulo Gorontalo Fifi Ishak; Zulaika F. Asikin; Fidyawati Aprianti A. Hiola
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.732 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2405

Abstract

Latar belakang: Dysmenorrhea adalah nyeri perut bagian bawah yang terjadi selama menstruasi sampai dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompres Jahe Hangat Terhadap Nyeri Haid (Dysmenorrhea) pada Remaja Putri di MTS Pondok Pesantren Hubulo Gorontalo. Metode: Desain Penelitian ini menggunakan Pre eksperimental one group pretest posttest. Sampel penelitian sebanyak 26 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil: Analisis data menggunakan tehnik analisis Wilcoxon Signed Rank Test menunjukan ada pengaruh kompres jahe hangat terhadap Nyeri haid (dysmenorrhea) dengan p value = 0.000 < α 0.05. Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompres jahe hangat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nyeri haid (dysmenorrhea) pada remaja putri di MTS pondok pesantren Hubulo Gorontalo.
The Relationship between the Level of Nurse Knowledge and the Accuracy of the Assessment of the Glasgow Coma Scale in Head Injury Patients in the Emergency Room of Prof. Dr. H. Aloei Saboe Hospital, Gorontalo City Lendy Kurniawan; Pipin Yunus; Fifi Ishak
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 2: April 2026 - In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i2.10489

Abstract

The Glasgow Coma Scale (GCS) is included in the primary survey carried out when a patient enters the emergency room which is usually assessed by the emergency room nurse and can prevent complications so that it requires a proper GCS examination. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge of nurses and the accuracy of the assessment of the Glasgow Coma Scale in patients with head injuries in the emergency room of Prof. Dr. H. Aloei Saboe Hospital, Gorontalo City. Quantitative research method with a cross sectional study approach, the population in this study was all implementing nurses in the emergency room of Prof. Dr. H. Aloei Saboe Hospital, Gorontalo City, a research sample of 29 nurses with a total sampling technique, research instruments using knowledge questionnaires and GCS assessment observation sheets, data were analyzed by Chi-square test. The results of the study obtained the level of knowledge of nurses about the GCS assessment which was good knowledge as many as 19 nurses (65.5%) and sufficient knowledge as many as 10 nurses (34.5%), then the accuracy of the right GCS assessment was 21 nurses (72.4%) and inappropriate as many as 8 nurses (27.6%), and a p-value of 0.000 (? ? 0.05) was obtained. It can be concluded that there is a relationship between the level of nurse knowledge and the accuracy of GCS assessment in head injury patients in the emergency room of Prof. Dr. H. Aloei Saboe Hospital, Gorontalo City.
Gambaran Tindakan Keperawatan Pada Pasien Serangan Jantung Akut (ACS) Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe: Overview of Nursing Actions for Patients with Acute Heart Attack (ACS) in the Emergency Room of Prof. Dr. Aloei Saboe Regional Hospital Nunu Novita Lanur; Pipin Yunus; Fifi Ishak
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10655

Abstract

Acute Coronary Syndrome (ACS) merupakan kegawatdaruratan kardiovaskular dengan risiko tinggi menyebabkan kematian. Penanganan cepat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sangat bergantung pada ketepatan tindakan keperawatan. Tujuan: Mengetahui gambaran tindakan keperawatan pada pasien ACS di IGD RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI). Sampel adalah seluruh perawat IGD yang menangani pasien ACS dengan teknik total sampling. Hasil: Pada manajemen nyeri, identifikasi lokasi, durasi, dan intensitas nyeri dilakukan (100%), pengkajian skala nyeri serta kolaborasi pemberian analgesik (96,6%), namun kontrol lingkungan (3,4%), dan fasilitasi istirahat (6,9%) masih rendah. Pada manajemen oksigen, auskultasi bunyi napas sering diabaikan tidak dilakukan 93,1% dan pemantauan saturasi oksigen tidak dilakukan 89,7%. Manajemen energi menunjukkan penyediaan lingkungan rendah stimulus sebesar 89,7%, namun strategi koping hanya 6,9%. Pada edukasi program pengobatan, keterlibatan keluarga tinggi (96,6%) dan pengobatan mandiri (72,4%), penjelasan manfaat dan efek samping obat masih rendah (27,6%). Pemantauan tekanan darah dan intake-output dilakukan (79,3%), sedangkan pemantauan aritmia (44,8%). Kesimpulan: Tindakan keperawatan pada pasien ACS di IGD RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe telah baik pada pemantauan dasar dan kolaborasi medis, namun perlu ditingkatkan pada aspek edukasi, dan pengkajian risiko komplikasi.