Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI DUPONT SYSTEM DENGAN TIME SERIES APPROARCH (TSA) DAN CROSS SECTIONAL APPROACH (CSA) DALAM PENILAIAN KINERJA KEUANGAN SEKTOR FMCG sri wahyuti; M. Astri Yulidar abbas; Siti Rohmah; Agus Riyanto; Rio Chandra; Yohanes Christian J.
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 15 No. 1 (2026): Maret (In Press)
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v15i1.3557

Abstract

This study implements the DuPont System with Time Series Approach (TSA) and Cross-Sectional Approach (CSA) to assess the financial performance of Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2020 to 2024. The objective is to evaluate financial performance using the DuPont System under both TSA and CSA frameworks. This research adopts a qualitative descriptive approach, collecting and analyzing company data to provide a comprehensive overview of the subject. Unlike hypothesis-driven studies, descriptive research focuses on presenting variables, phenomena, or conditions as they exist. Data was gathered through secondary sources, primarily from IDX publications, using documentation and literature review methods. Analytical techniques included statistical analysis and hypothesis testing. The analysis results show that PT. Mayora recorded the best performance with an ROE of 104.98% in 2024, supported by the highest TATO (1.62) and moderate leverage increase (EM 2.17). PT. Unilever achieved the highest ROE (155.88%) but with extreme leverage (EM 7.47). Meanwhile, PT. Indofood and PT. Sukses Makmur demonstrated stability with a conservative approach (EM < 2) and low TATO (< 0.6) to enhance ROE. PT. Kalbe Farma experienced performance volatility, with profit surges in 2022 and 2024 but a sharp decline in 2023.
STUDI KOMPARATIF KINERJA WIRAUSAHA/PELAKU ‎UMKM DALAM ‎PERSFEKTIF GENDER PADA INDUSTRI ‎KREATIF DI KOTA SAMARINDA Erni Setiawati; Rudy Syafariansyah; Siti Rohmah; Agus Riyanto; Linda Memi Zhara; Chrisna Monica Asa
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 15 No. 1 (2026): Maret (In Press)
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v15i1.3912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja wirausaha/pelaku UMKM ‎perempuan ‎dan ‎laki-laki dalam industri kreatif. Melalui pendekatan kuantitatif, ‎penelitian ini akan ‎menganalisis ‎perbedaan kinerja yang signifikan antara kedua ‎kelompok. Subjek penelitian ‎adalah para ‎‎wirausaha/pelaku UMKM yang bergerak ‎di sektor industri kreatif yang ada di 10 ‎‎Kecamatan di ‎Kota Samarinda. ‎Penentuan jumlah sampel secara proporsional, sehingga ‎terdapat minimal 100 ‎‎hingga maksimal 150 orang responden. ‎Sumber data penelitian ini ‎menggunakan ‎sumber data ‎primer yang dikumpulkan secara langsung dari para ‎‎wirausaha/pelaku ‎UMKM di Kota ‎Samarinda. Instrumen pengumpulan data menggunakan ‎‎kuisioner. Untuk variabel dependen ‎‎(kelompok yang ingin diprediksi) bersifat ‎kategorik ‎‎(skala ‎nominal atau ordinal) dan variabel ‎independen (variabel prediktor) ‎‎bersifat numerik (skala ‎interval atau rasio). Untuk ‎pertanyaan ‎terbuka memberikan ‎ruang bagi responden untuk ‎memberikan ‎jawaban yang lebih bebas dan ‎rinci. ‎Penelitian ini menggunakan ‎Analisis ‎Komparatif Deskriptif dan Analisis ‎Komparatif ‎Inferensial, menggunakan uji statistik Uji-t ‎‎Independen (Independent ‎Samples t-Test) dan Uji ‎Mann-Whitney U‎. Variabel-variabel dalam ‎penelitian ini ‎adalah variabel dependen yaitu ‎kinerja ‎wirausaha UMKM sebagai variabel ‎‎dependen kategorikal dengan pengelompokan Group 1 ‎‎adalah wirausaha laki-laki ‎dan Group 2 ‎adalah wirausaha perempuan. Untuk ‎variabel ‎independen Usia (X1), ‎Pendidikan ‎‎(X2), ‎Frekuensi Pelatihan (X3), Skala Usaha (X4), Lama ‎Usaha (X5), ‎Jumlah ‎Tenaga Kerja (X6), ‎Omset Usaha (X7). ‎ Penelitian ini melibatkan 150 ‎‎responden pelaku UMKM industri kreatif ‎di ‎Kota Samarinda, terdiri dari 68 ‎wirausaha laki-laki ‎‎(45,3%) dan 82 ‎wirausaha perempuan ‎‎(54,7%). Industri kreatif ‎yang mendominasi adalah ‎‎kuliner (35%), fashion (30%), kerajinan ‎tangan (20%), ‎dan jasa digital (15%). ‎Berdasarkan hasil ‎uji statistik Uji-t ‎Independen dan Uji ‎‎Mann-Whitney U‎; Usia (X1); secara rata-rata dan standar ‎deviasinya, wirausaha ‎laki-laki ‎memiliki usia ‎sedikit lebih tua (34,5 ± 7,2 tahun) dibandingkan ‎wirausaha ‎perempuan ‎‎(32,1 ± ‎‎6,8 tahun). Pendidikan (X2);‎ tingkat pendidikan formal ‎wirausaha ‎laki-laki secara rata-rata ‎sedikit ‎lebih tinggi (3,8 ± 0,9 D3/S1) ‎dibandingkan wirausaha ‎perempuan (3,5 ± 0,8 SMA/D3). ‎‎Frekuensi Pelatihan ‎‎(X3)‎; wirausaha perempuan rata-rata ‎mengikuti lebih banyak ‎pelatihan ‎‎(5,3 ± 2,1 ‎kali) dibandingkan wirausaha laki-laki (4,1 ± 1,8 ‎‎kali). Skala Usaha (X4);‎ wirausaha ‎laki-laki memiliki skala ‎usaha yang sedikit lebih besar (2,9 ± ‎‎0,7 rata-‎rata mendekati usaha ‎‎menengah) dibandingkan wirausaha perempuan (2,5 ± 0,6 ‎rata-rata ‎‎mendekati usaha kecil). ‎Lama Usaha (X5); wirausaha laki-laki memiliki ‎rata-rata lama usaha (6,2 ‎‎± 3,1 ‎tahun), ‎sedangkan wirausaha perempuan (5,8 ± 2,9 ‎tahun). Jumlah Tenaga Kerja (X6); ‎wirausaha ‎laki-‎laki mempekerjakan rata-rata ‎‎(7,8 ± 4,3 orang), sedangkan wirausaha ‎perempuan ‎‎mempekerjakan rata-rata (5,1 ± ‎‎3,2 orang). Omset Usaha (X7); omset usaha bulanan ‎wirausaha ‎‎laki-laki secara rata-‎rata lebih tinggi (35,2 ± 18,5 juta Rupiah) ‎dibandingkan wirausaha ‎‎perempuan ‎‎(28,7 ± 15,9 juta Rupiah).‎
PROFITABILITAS MEMODERASI HUBUNGAN GREEN ACCOUNTING DAN KINERJA LINGKUNGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Siti Rohmah; Erni Setiawati; Agus Riyanto; Umar Hi Salim; Jily Endang
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 15 No. 1 (2026): Maret (In Press)
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v15i1.3939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh green accounting kinerja lingkungan terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi studi kasus perusahaan pertambangan periode tahun 2020-2023. Penelitian ini merupakan kuantitatif, populasi pada penelitian ini yaitu perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI dengan pengambilan sampel teknik Purposive Sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 10 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi moderasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwasanya green accounting berpengaruh terhadap nilai perusahaan sedangkan kinerja lingkungan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Secara simultan green accounting, kinerja lingkungan dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Analisis moderasi variabel profitabilitas tidak mampu memoderasi hubungan green accounting terhadap nilai perusahaan dan variabel profitabilitas tidak mampu memoderasi hubungan kinerja lingkungan terhadap nilai perusahaan.