Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan penyusunan bahan ajar digital bagi guru-guru IPS SMP di Kabupaten Batang Sriyanto Sriyanto; Eva Banowati; Edi Kurniawan
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v1i2.1968

Abstract

Masa pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa pada semua sendi kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Guru dan siswa harus beradaptasi dengan tatanan baru pendidikan yaitu pembelajaran yang sebelumnya dilaksanakan secara luring/tatap muka berubah menjadi online. Bahan ajar yang sebelumnya berupa manual/cetak dituntut untuk diubah menjadi digital. Tujuan   dari   kegiatan   pengabdian   ini   adalah   untuk   meningkatkan   kualitas pembelajaran dan kompetensi guru melalui pengunaan bahan ajar digital pada sekolah mitra. Sasaran program kegiatan pengabdian ini adalah guru SMP IPS di Kabupaten Batang berjumlah 50 orang yang tergabung dalam MGMP IPS SMP Batang. Metode yang digunakan berupa metode ceramah, tanya jawab, dan simulasi. Sebanyak 47,1% peserta mengatakan bahwa media/bahan ajar yang mereka gunakan mengunduh dari internet, sementara jenis bahan ajar/media yang paling sering digunakan adalah powerpoint (66,7%). Ini menunjukkan bahwa para guru masih mengandalkan bahan ajar/media yang umum. Setelah guru yang tergabung dalam MGMP IPS Batang mengikuti dan melaksanakan pelatihan, menunjukkan progress yang sangat signifikan. Dari yang semula 66,7% mengandalkan powerpoint mengalami penurunan penggunaan powerpoint dan lebih banyak menggunakan bahan ajar digital seperti buku ajar pdf dan animasi, dimana yang sekarang banyak digunakan adalah video/animasi (56,8%) dan diktat (16,2%).  Para guru menghendaki diadakan kegiatan sejenis terutama lebih focus ke dalam pembuatan video pembelajaran.
Pelatihan penyusunan bahan ajar digital bagi guru-guru IPS SMP di Kabupaten Batang Sriyanto Sriyanto; Eva Banowati; Edi Kurniawan
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1 No 2 (2021): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v1i2.1968

Abstract

Masa pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa pada semua sendi kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Guru dan siswa harus beradaptasi dengan tatanan baru pendidikan yaitu pembelajaran yang sebelumnya dilaksanakan secara luring/tatap muka berubah menjadi online. Bahan ajar yang sebelumnya berupa manual/cetak dituntut untuk diubah menjadi digital. Tujuan   dari   kegiatan   pengabdian   ini   adalah   untuk   meningkatkan   kualitas pembelajaran dan kompetensi guru melalui pengunaan bahan ajar digital pada sekolah mitra. Sasaran program kegiatan pengabdian ini adalah guru SMP IPS di Kabupaten Batang berjumlah 50 orang yang tergabung dalam MGMP IPS SMP Batang. Metode yang digunakan berupa metode ceramah, tanya jawab, dan simulasi. Sebanyak 47,1% peserta mengatakan bahwa media/bahan ajar yang mereka gunakan mengunduh dari internet, sementara jenis bahan ajar/media yang paling sering digunakan adalah powerpoint (66,7%). Ini menunjukkan bahwa para guru masih mengandalkan bahan ajar/media yang umum. Setelah guru yang tergabung dalam MGMP IPS Batang mengikuti dan melaksanakan pelatihan, menunjukkan progress yang sangat signifikan. Dari yang semula 66,7% mengandalkan powerpoint mengalami penurunan penggunaan powerpoint dan lebih banyak menggunakan bahan ajar digital seperti buku ajar pdf dan animasi, dimana yang sekarang banyak digunakan adalah video/animasi (56,8%) dan diktat (16,2%).  Para guru menghendaki diadakan kegiatan sejenis terutama lebih focus ke dalam pembuatan video pembelajaran.
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM SOLVING DENGAN MEDIA AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR GEOGRAFI Ulfi Munasyaroh; Pradika Adi Wijayanto; Sriyanto Sriyanto; Andi Irwan Benardi
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 11 No 1 (2026): Volume 11 Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v11i1.2320

Abstract

Critical thinking skills are essential for students not only to understand the material but also to solve everyday problems based on their knowledge. These critical thinking skills can be further developed when teachers create a learning environment that supports students in honing their critical thinking abilities, especially in learning geography. Student self-motivation is also a crucial aspect of successful learning. The integration of digitalization in education should be maximally utilized to enhance students' motivation and interest in learning geography. Augmented reality (AR) is one of the alternative digital technologies that can be used as a learning media. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a pretest-posttest control group model. Data collection techniques included observation to assess the geography learning conditions at the research site, tests to measure students' critical thinking skills, questionnaires to determine students' motivation levels, and documentation. Data analysis techniques used were normality test, homogeneity test, N-Gain test, and descriptive percentage analysis. The results indicated that the model and media used were less effective in improving critical thinking skills, as evidenced by a low average N-Gain score of 0.0392 in the experimental class. Meanwhile, student learning motivation increased slightly by 0.33%, from 72.74% to 73.07%, which is categorized as high motivation.
Efektivitas Teknik Tracing Peta Berbasis Atlas terhadap Keterampilan Kartografi dalam Pembuatan Peta Administrasi Siswa Kelas X SMA Kesatrian 2 Semarang Cindya Fatiha Putri; Sriyanto Sriyanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.5015

Abstract

Keterampilan kartografi merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran geografi di SMA, namun dalam praktiknya masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan mengukur efektivitas penerapan teknik tracing peta berbasis atlas terhadap keterampilan kartografi siswa kelas X SMA Kesatrian 2 Semarang dalam pembuatan peta administrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa kelas X-1 terdiri atas 22 laki-laki dan 14 perempuan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes praktik pembuatan peta administrasi yang dinilai menggunakan rubrik keterampilan kartografi dengan aspek ketepatan bentuk wilayah, kelengkapan unsur peta, ketepatan simbol dan warna, kerapian, serta ketelitian. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk uji normalitas, uji Paired Sample T-Test untuk uji hipotesis, dan uji N-Gain untuk mengukur efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pretest dan posttest berdistribusi normal (Sig. > 0,05). Uji Paired Sample T-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan teknik tracing peta berbasis atlas terhadap keterampilan kartografi siswa. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,61 menunjukkan bahwa efektivitas teknik ini tergolong dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa teknik tracing peta berbasis atlas terbukti efektif dan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan keterampilan kartografi siswa kelas X SMA Kesatrian 2 Semarang. Penelitian ini merekomendasikan penerapan teknik tracing peta berbasis atlas sebagai alternatif metode pembelajaran kartografi yang aktif, kontekstual, dan berbasis pengalaman langsung di SMA.