Keterampilan kartografi merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran geografi di SMA, namun dalam praktiknya masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan mengukur efektivitas penerapan teknik tracing peta berbasis atlas terhadap keterampilan kartografi siswa kelas X SMA Kesatrian 2 Semarang dalam pembuatan peta administrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa kelas X-1 terdiri atas 22 laki-laki dan 14 perempuan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes praktik pembuatan peta administrasi yang dinilai menggunakan rubrik keterampilan kartografi dengan aspek ketepatan bentuk wilayah, kelengkapan unsur peta, ketepatan simbol dan warna, kerapian, serta ketelitian. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk uji normalitas, uji Paired Sample T-Test untuk uji hipotesis, dan uji N-Gain untuk mengukur efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pretest dan posttest berdistribusi normal (Sig. > 0,05). Uji Paired Sample T-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan teknik tracing peta berbasis atlas terhadap keterampilan kartografi siswa. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,61 menunjukkan bahwa efektivitas teknik ini tergolong dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa teknik tracing peta berbasis atlas terbukti efektif dan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan keterampilan kartografi siswa kelas X SMA Kesatrian 2 Semarang. Penelitian ini merekomendasikan penerapan teknik tracing peta berbasis atlas sebagai alternatif metode pembelajaran kartografi yang aktif, kontekstual, dan berbasis pengalaman langsung di SMA.
Copyrights © 2026