Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGENALAN ASEAN TERHADAP SISWA TINGKAT SD-SMP MELALUI GAME Ananda Dewin Ikhtiarin; Yeyen Subandi; Diansari Solihah Amini; Tanti Nurgiyanti; Bagus Subekti Nuswantoro; Harits Dwi Wiratma
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i2.80

Abstract

Pengenalan ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara dalam studi Hubungan Internasional bisa dikatakan dalam studi kawasan. Pengenalan ASEAN terhadap Siswa Tingkat SD-SMP merupakan kegiatan edukasi yang mendidik, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui “game” atau permainan. Kegiatan ini berfokus pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang disesuaikan dengan persoalan yang ada yaitu kurang dimanfaatkannya dengan baik mengenai waktu luang yang dimiliki oleh anak-anak di Padukuhan Plesedan, Kalurahan Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Kegiatan dilakukan dengan metode observasi dan praktik lapangan. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat “Pengenalan ASEAN terhadap Siswa Tingkat SD-SMP melalui Game” berjalan dengan lancar dengan kerjasama dari pihak karang taruna.
EFEKTIVITAS REZIM COMFORT WOMEN AGREEMENT ANTARA JEPANG DAN REPUBLIC OF KOREA (ROK) DALAM PENYELESAIAN MASALAH JUGUN IANFU DI REPUBLIC OF KOREA (ROK) Firda Ainun Ula; Yeyen Subandi; Diansari Solihah Amini; Tanti Nurgiyanti; Bagus Subekti Nuswantoro; Harits Dwi Wiratma
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 2 No. 2 (2023): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, April 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v2i2.413

Abstract

The Comfort Women incident that occurred during World War II is a historical issue that continues to overshadow the relationship between the two countries between the Republic of Korea (RoK) and Japan. On December 28, 2015 RoK and Japan carried out reconciliation which officially agreed on the Comfort Women Agreement as a resolution that was 'Finaland Irreversible'. However, disappointment arose after the Comfort Women Agreement was agreed upon by the Jugun Ianfu, even though the Japanese side greatly appreciated and supported the reconciliation efforts. This study aims to analyze how the effectiveness of the regime after the Comfort Women Agreement was officially agreed upon in resolving the problems of comfort women by using the analytical framework of Arild Underdal's theory about regime effectiveness. The research was conducted using qualitative methods and analyzed the responses from the RoK countries and Japan after the Comfort Women Agreement was agreed in an effort to resolve the problems of comfort women through Output, Outcome, and Impact. This study found that there were differences in response in efforts to resolve the comfort women's problem between RoK and Japan after the Comfort Women Agreement was agreed. The survivors of Jugun Ianfu with an alliance of civil society rejected the outcome of the Comfort Women Agreement.
UPAYA SEKOLAH EKSPOR DALAM MENINGKATKAN EKSPOR INDONESIA MELALUI PEMBERDAYAAN UMKM TAHUN 2022 Adrianus Juan Sebastio; Tanti Nurgiyanti; Bagus Subekti Nuswantoro; Yeyen Subandi; Diansari Solihah Amini; Harits Dwi Wiratma
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 2 No. 3 (2023): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Juni 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v2i3.516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai upaya yang dilakukan oleh Sekolah Ekspor dalam meningkatkan ekspor Indonesia melalui pemberdayaan UMKM pada tahun 2022. Dalam menganalisis kajian pada tulisan ini, penelitian secara teoritis dibangun dengan menggunakan perspektif liberalisme ekonomi dan konsep pemberdayaan masyarakat (community empowerment). Sebagai lembaga pelatihan ekspor, Sekolah Ekspor yang merupakan mitra program Kampus Merdeka, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, memiliki relasi dan juga kolaborasi bersama dengan berbagai stakeholder seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Negeri, ITPC, para Diaspora diluar negeri, dan pelaku usaha dari Sabang sampai Merauke. Berdasarkan pada hasil temuan, penulis melihat bahwa Sekolah Ekspor telah berupaya untuk meningkatkan kinerja ekspor tanah air melalui pemberdayaan UMKM. Pemberdayaan tersebut diwujudkan pada agenda Kuliah Ekspor Nasional dan Kegiatan Pelatihan APINDO Series. Penulis melihat bahwa dengan upaya yang dilakukan oleh Sekolah Ekspor, terdapat tujuan untuk mewujudkan harapan bersama dari program yang diinisiasi oleh pemerintah dalam memajukan kegiatan ekspor Indonesia dengan program kolaborasi akselerasi mencetak 500.000 eksportir baru di tahun 2030.
PERAN JESUIT REFUGEE SERVICE (JRS) INDONESIA DALAM PENANGANAN PENGUNGSI AFGANISTAN DI BOGOR TAHUN 2020 Sepry Bertus Wahyu Rahaldy; Bagus Subekti Nuswantoro; Diansari Solihah Amini; Yeyen Subandi
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 2 No. 3 (2023): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Juni 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v2i3.545

Abstract

Isu pengungsi merupakan isu kemanusiaan yang hingga kini masih belum dapat diatasi, karena berbagai macam konflik yang memaksa seorang untuk meninggalkan rumah mereka dan menetap ke negara lain. Negara Indonesia belum meratifikasi Konvensi 1951 tentang Status Pengungsi namun ternyata tetap menjadi rumah bagi sekitar 13,745 pengungsi di tahun 2020, pengungsi terbanyak berasal dari Afganistan dengan total persentase sebesar 7.602 (55%). Penelitian ini menyoroti peran dan kontribusi aktor non-pemerintah (INGO) yaitu Jesuit Refugee Service (JRS) Indonesia dalam upaya mendukung penanganan pengungsi Afganistan di Bogor tahun 2020. Penelitian ini menggunakan Metode kualitatif, dan konsep International Non-Governmental Organizations serta konsep Refugee. Penulis menggunakan studi kasus untuk mendeskripsikan  masalah. Hasil penelitian ini menemukan JRS sebagai (INGO) dan mitra dari Organisasi Internasional dan pemerintah berperan dalam mendukung penanganan pengungsi Afganistan di Indonesia dengan merealisasikan hak-hak dasar pengungsi. Penulis memfokuskan pada penyediaan kebutuhan pokok, serta program pendampingan hak dasar pengungsi yang diberikan oleh JRS Indonesia.
PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI DUSUN BANYAKAN II – BANTUL MELALUI EDUKASI PENGENALAN 20 BENDERA NEGARA DENGAN BAHASA INGGRIS KEPADA ANAK USIA DINI, TK, DAN KELAS III SD Maria Veri Diana Baun Yuel; Yeyen Subandi; Diansari Solihah Amini; Tanti Nurgiyanti; Bagus Subekti Nuswantoro; Harits Dwi Wiratma
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i2.294

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu bagian Tri Darma Perguruan Tinggi. Pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilakukan adalah pembelajaran dan pengenalan 20 bendera Negara dengan menggunakan bahasa Inggris di Dusun Banyakan II, Piyungan, Bantul terhadap tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK) sampai Kelas III Sekolah Dasar (SD) merupakan upaya salah satu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kepada anak-anak. Metode yang digunakan adalah survey dan mengedarkan kuesioner terhadap warga Dusun Banyakan II, Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang kemudian dianalisa dengan menggunakan metode analisa statistik SPSS (Statistical Program for Social Science). Adapun hasil atau temuan dari edukasi yang telah diberikan menunjukan bahwa terjadinya perubahan dan peningkatan yang signifikan terlihat dari hasil survey dan kuesioner yang telah disebarkan kepada target dengan hasil sebelum dilakukan edukasi 20.47±209 dan sesudah 25.71± 225.
PENGENALAN NEGARA-NEGARA KEPADA SISWA (KELAS 4 SD-SMP) DI RUMAH BACA “NGUDI KAWRUH” DUSUN ONGGOPATRAN BANTUL Viola Marsela Agustin; Yeyen Subandi; Diansari Solihah Amini; Tanti Nurgiyanti; Bagus Subekti Nuswantoro; Harits Dwi Wiratma
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i11.1010

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilakukan untuk menumbuhkan minat membaca dan belajar dengan kegiatan “Pengenalan Negara-Negara Kepada Siswa (Kelas 4 SD-SMP) di Rumah Baca “Ngudi Kawruh” Dusun Onggopatran”. Pengabdian yang sudah dilaksanakan fokus dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilatarbelakangi oleh minimnya pengetahuan siswa rumah baca “Ngudi Kawruh” di Onggopatran terhadap Negara-negara di dunia. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan turun lapangan dengan menggunakan kajian pustaka dari jurnal dan website resmi. Hasil dari pengabdian yang sudah dilakukan menunjukkan dengan bertambahnya pengetahuan siswa di rumah baca serta meningkatkan minat siswa untuk belajar mengenai Negara-negara.
Pelatihan Pengembangan Bisnis Melalui Metode Diversifikasi Produk Bagi UMKM Bagus Subekti Nuswantoro; Khaula Lutfiati Rohmah; Dian Rhesa Rahmawati; Yanus Purwansyah; Fatika Sinta Rizka Aisya
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v3i1.1133

Abstract

Berdasarkan kajian yang telah dilakukan sebelumnya oleh tim bersama dengan pengelola Rumah Kreatif Sleman (RKS), dirumuskan permasalah mitra adalah kurangnya wawasan mitra dalam pengembangan bisnis terutama untuk mengembangkan produk dalam hal diversifikasi jenis produk. Diversifikasi produk sangat diperlukan untuk mempertahankan penjualan dan memitigasi risiko akibat penurunan volume penjualan produk utama. Hal ini juga secara langsung menjadi strategi bisnis untuk menjaga sustainabilitas bisnis di masa yang akan datang. Wawasan pemiliki atau pengelola UMKM binaan RKS perlu untuk ditingkatkan agar dapat menerapkan strategi diversifikasi produk untuk mempertahankan dan mengembangkan bisnisnya. Berdasarkan analisis situasi yang telah dijabarkan sebelumnya, maka tim melaksanakan kegiatan PkM di RKS melalui kegiatan pelatihan dengan tema Pengembangan Bisnis melalui Metode Diversifikasi Produk Bagi UMKM. Hasil kegiatan PkM adalah peserta pelatihan mendapat wawasan pengembangan bisnis dengan strategi diversifikasi produk dan bagaimana menganalisis peluang pengembangan produk baru.