Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR LEMPAR CAKRAM DENGAN MODIFIKASI ALAT Lilis Utami; Usman Adam; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 2 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmemperbaikidan meningkatkan proses pembelajaran gerak dasar lempar cakram pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 23 Bandar Lampung tahun pelajaran 2011/2012, dengan menggunakan bantuan alat yang di modifikasi berupa selang yang dibentuk lingkaran dengan diameter 20 cm, piring plastik, dan cakram yang terbuat dari kayu/papan.Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) denganmenggunakantigasiklus. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII C yang berjumlah 36siswa, denganjumlah 18 laki-lakidan 18 perempuan. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan menggunakan instrumen penilaian tes gerak dasarlemparcakram.Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan hasil tes awal gerak dasar lempar cakram dengan rerata 45,9, sedangkan yang mendapatnilai di atas rerata kelas sebanyak 16 siswa atau 44,4% dan yang mendapat nilai di bawah rerata kelas sebanyak 20 siswa atau55,5%.Berdasarkan hasil penelitian, dapat penulis simpulkan bahwa dengan modifikasi alat berupa selang yang di bentuk lingkaran, piring plastik dan cakram yang terbuat dari papan/kayu dapat meningkatkan gerak dasar lempar cakram pada siswa kelas VIII C SMP N 23 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2011/2012.kata kunci : gerak dasar lempar cakram, modifikasi alat bantu
Kolaborasi Lembaga Pendamping dan Mahasiswa KKS Membantu Pengusaha Desa Pugung Raharjo Dalam Meningkatkan Kepatuhan Kepemilikan NIB dan Sertifikat Halal Ikhwannudin, Ikhwannudin; Prasetiawati, Eka; Supino, Andri; Nafsi, Anis Fadilatan; Ayu Sekar Wangi, Dyah; Wardani, Euis Naini Bintara; Firmansyah, Iqbal; Hanafi, Irsyad; Utami, Lilis; Yanti, Linda Nanda; Islami, M. Irvan; Astika, Yusni Dita; Novianto, Panca; Saputra, Rendi Okta; Kamila, Ulfa Zahrotul
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v3i1.83

Abstract

Pengusaha mikro di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, menghadapi masalah rendahnya kepatuhan terhadap legalitas usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Halal, yang menghambat perkembangan usaha dan daya saing produk lokal. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya informasi tentang regulasi dan prosedur pengurusan legalitas usaha. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Sosial (KKS) bekerja sama dengan lembaga pendamping. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman pengusaha mengenai pentingnya legalitas usaha dan membantu mereka memperoleh sertifikasi yang diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Pendekatan yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yang fokus pada pemberdayaan komunitas dengan memanfaatkan aset yang sudah ada. Mahasiswa KKS bekerja dengan pengusaha untuk memetakan potensi yang ada, seperti keterampilan pengolahan produk dan jaringan lokal. Mereka memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pengurusan NIB dan Sertifikat Halal, dengan langkah-langkah yang sesuai regulasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan ABCD membantu pengusaha memahami manfaat legalitas usaha, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, memperkuat daya saing produk lokal, dan membangun kepercayaan konsumen. Program ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas pengusaha desa dalam memenuhi kewajiban legalitas usaha, mendukung keberlanjutan, dan daya saing produk lokal di pasar.
Penerapan Media Sosial sebagai Strategi Promosi untuk Meningkatkan Impulse Buying dengan Metode Analisis SWOT dan Model Porter Five Forces pada Klinik Oriskin Cabang Bintaro di Tangerang Selatan Utami, Lilis; Kumara, Dedek; Widodo, Arif Siaha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media sosial digunakan sebagai strategi promosi untuk meningkatkan impulse buying pada Klinik Oriskin Cabang Bintaro. Impulse Buying didefinisikan sebagai tindakan membeli yang sebelumnya tidak diakui secara sadar sebagai suatu pertimbangan atau niat membeli yang dibentuk sebelum konsumen memasuki toko. Analisis Porter Five Forces menunjukkan bahwa persaingan antar klinik sangat ketat, daya tawar pembeli tinggi, dan pemasok memiliki pengaruh dalam kebijakan promosi. Oleh karena itu, Klinik Oriskin menerapkan strategi promosi impulsif seperti flash sale, diskon terbatas, dan kolaborasi dengan influencer untuk meningkatkan daya saing dan mendorong impulse buying. Jadi secara spontan, diiringi dengan munculnya keinginan yang mendadak untuk membeli produk-produk tertentu, dan dimanifestasikan dalam sebuah reaksi terhadap suatu stimulus. Dalam era digital saat ini, media sosial menjadi salah satu alat utama dalam pemasaran modern. Klinik Oriskin memanfaatkan platform seperti Instagram dan TikTok untuk menyampaikan promosi, testimoni, dan penawaran terbatas guna menarik perhatian calon konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis SWOT dan model Porter Five Forces untuk mengevaluasi posisi strategis klinik di tengah persaingan industri kecantikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang terencana dan kreatif dapat memengaruhi perilaku konsumen untuk melakukan pembelian secara impulsif, terutama dipengaruhi oleh faktor visual, testimoni, promosi terbatas, dan kecepatan akses informasi. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga mampu menciptakan keputusan pembelian secara langsung dan spontan. Studi ini memberikan wawasan praktis bagi pelaku industri kecantikan dalam mengoptimalkan strategi promosi digital mereka.