Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI BIDAN TENTANG KONTRASEPSI IUD PASCA PLASENTA DI RUANG BERSALIN RSUD DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN Lisdha Yantie
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v12i2.730

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang. Program KB yang paling diutamakan pemerintah adalah metode KB dengan MKJP seperti Implan, MOP, MOW, dan IUD. Metode IUD pasca plasenta mulai diterapkan karena dianggap lebih efektif dan bisa meningkatkan cakupan KB. Salah satu Rumah Sakit yang telah menjalankan Program ini secara gratis adalah di RSUD dr.H.Moch. Ansari Saleh, dimana pelaksana secara langsung adalah bidan, yang berhubungan langsung dengan pasien, dan pihak yang melakukan pemasangan IUD pasca plasenta.Tujuan Penelitian. Mengetahui persepsi bidan tentang kontrasepsi IUD pasca plasenta di ruang bersalin RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin.Metode Penelitian. Studi Kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data primer dengan indepth interview kepada 4 orang informan utama, yaitu Bidan di Ruang Bersalin RSUD Ansari Saleh, 3 orang informan triangulasi yaitu Kepala Ruang Bersalin dan ibu post partum di ruang bersalin. Analisis data hasil wawancara melalui beberapa tahap reduksi data reduction, data display, dan conclusion drawing.Hasil. Aspek pandangan teoritis, pengetahuan bidan tentang IUD pasca plasenta cukup baik, sumber perolehan pengetahuan yaitu pengalaman, guru, orang tua, teman, buku dan media masa. Aspek pemberian kesan, kesan tentang IUD pasca plasenta adalah positif, seperti sangat bagus karena jangka waktu yang lama, gratis, dapat sepaket dengan program jampersal, memiliki banyak keuntungan, dapat menurunkan angka kelahiran dan angka kematian bayi, serta baik untuk kesejahteraan keluarga. Aspek pendapat, pendapat bidan sangat positif tentang IUD pasca plasenta. Kendalanya, inform consent masih susah, dan stok IUD masih terbatas.Simpulan. Bidan di RSUD dr. H.Moch. Ansari Saleh memiiki persepsi yang positif dan baik terhadap penerapan IUD pasca plasenta.ABSTRACTBackground. The family planning program that is most prioritized by the government is the KB method with MKJP such as Implants, MOP, MOW, and IUDs. The post-placental IUD method has been applied because it is considered more effective and can increase family planning coverage. One of the hospitals that has run this program for free is at RSUD dr.H.Moch. Ansari Saleh, where the direct executor is the midwife, who deals directly with the patient, and the party who installs the post-placental IUD. Research Objectives. Knowing the perception of midwives about post-placental IUD contraception in the delivery room at RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Research methods. Case Study with a qualitative approach. Primary data collection by in- depth interviews with 4 main informants, namely Midwives in the Maternity Room of Ansari Saleh Hospital, 3 triangulation informants, namely the Head of the Maternity Room and post partum mothers in the delivery room. Analysis of interview data through several stages of data reduction , data display , and conclusion drawing.    Results. Aspects of the theoretical view, the midwife's knowledge of the post-placental IUD is quite good, the sources of knowledge acquisition are experience, teachers, parents, friends, books and mass media. Aspects of giving an impression, the impression about the post-placental IUD is positive, such as very good because it has a long period of time, is free, can be bundled with the Jampersal program, has many advantages, can reduce birth rates and infant mortality rates, and is good for family welfare. Aspects of opinion, the midwife's opinion is very positive about the post-placental IUD. The problem is that informed consent is still difficult, and the stock of IUDs is still limited.  Conclusion. Midwives at RSUD dr. H.Moch. Ansari Saleh has a positive and good perception of the post-placental IUD application. 
Pengaruh Edukasi Gizi Seimbang Menggunakan Media Buku Saku Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pencegahan Kekurangan Energi Kronis Ni Made Windi Sartika Dewi; Frani Mariana; Lisdha Yantie; Ika Avrilina Haryono
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.510

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil ditandai dengan LILA < 23,5 cm dan IMT < 18,5. Berdasarkan SKI 2023, prevalensi KEK mencapai 16,9%. Jika tidak ditangani, KEK dapat menimbulkan dampak negatif bagi ibu (anemia, perdarahan) dan janin (BBLR, prematur, stunting). Oleh karena itu, edukasi yang tepat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam upaya pencegahan KEK. Bertujuan mengetahui pengaruh edukasi gizi seimbang menggunakan media buku saku terhadap pemahaman ibu hamil mengenai pencegahan kekurangan energi kronis di Puskesmas Kuin Raya. Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen, yaitu One GroupPretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 33 ibu hamil, dengan teknik pengambilan sampel yang dilakukan melalui Purposive Sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Marginal Homogeneity. Hasil pengetahuan responden sebelum mendapatkan edukasi melalui media buku saku menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang, yaitu sebesar 36,4%. Sementara itu, setelah mendapatkan edukasi dengan media yang sama, mayoritas responden menunjukkan pengetahuan yang baik, mencapai 48,5%. Hasil uji Marginal Homogeneity yang dilakukan untuk membandingkan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,05. Segingga diharapkan ibu hamil yang telah menerima edukasi dapat menyampaikan informasi tentang risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) kepada masyarakat, terutama kepada ibu hamil lainnya. Penggunaan media buku saku dalam proses edukasi berpengaruh positif terhadap pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Kuin Raya.