Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Identifikasi Keterpaparan Promosi Susu Formula Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Putri Yuliantie; Hairiana Kusvitasari; Frani Mariana
HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 1 (2023): Health Care : Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKes Payung Negeri Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36763/healthcare.v12i1.360

Abstract

Exclusive breastfeeding is one of the development programs globally. Achieving the target of the Indonesian government on exclusive breastfeeding means helping the world in the success of the goals of the SDGs. The goal that is most closely related to exclusive breastfeeding is SDGs goal number two, namely hunger. the failure of exclusive breastfeeding is influenced by various factors, one of which is by consuming formula milk. The rise of formula milk advertisements has caused many mothers to think that formula milk is not just food, but also medicine for children. This is believed by mothers who have less knowledge about breastfeeding who think that formula milk is better than breast milk because it is practical and contains important nutrients stated in formula milk advertisements.The aim of this study was to identify the exposure of formula milk promotion to exclusive breastfeeding. The research design is an analytic survey with a cross-sectional approach. The population in this study were 159 mothers whose babies were 6-12 months old in the working area of the Sleman Health Center. The results of the statistical test of bivariate analysis of education level p-value 0.808, employment status p-value 0.001 and exposure to formula milk promotion p-value 0.813.
Pemberian Topikal Asi Terhadap Pelepasan Tali Pusat Bayi Baru Lahir di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Kasarangan Nabella Faizah, Muthia; Elvine Ivana Kabuhung; Frani Mariana
USADA NUSANTARA : Jurnal Kesehatan Tradisional Vol. 2 No. 1 (2024): Januari: USADA NUSANTARA
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/usd.v2i1.645

Abstract

 Umbilical cord care is the act of treating and tying the umbilical cord of a newborn baby, to avoid infection. One method of umbilical cord care uses breast milk. Topical breast milk treatment is very efficient because it does not require costs, is easy to apply and is a non-invasive technique, so it is safe to do. This study aims to determine the effect of topical breastfeeding on the release of the umbilical cord of newborn babies in the PMB working area of the Kasarangan Community Health Center. This research used quasi experimental with a posttest only with control group approach. The total sample was 20 respondents divided into 2 groups, namely 10 respondents in the intervention group and 10 respondents in the control group used consecutive sampling technique. The research instruments were respondent characteristics and observation sheets. Data analysis used the Mann Whitney test with a confidence level of 95%. The duration of umbilical cord removal for newborns in the intervention group in the fast category was 7 babies (70%) and in the control group in the normal category was 8 babies (80%). There was an effect of topical breastfeeding on the release of the umbilical cord of newborn babies in the PMB working area of the Kasarangan Community Health Center (p=0,028 <0,05). Routine topical administration of breast milk (2x a day) can speed up the release of a newborn's umbilical cord compared to non-routine (<2x a day).
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin Melta Bertiani; Novalia Widiya Ningrum; Frani Mariana; Ika Avrillina Haryono
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.267

Abstract

Anemia dalam kehamilan berdampak pada ibu seperti abortus, partus prematurus, partus lama, infeksi, perdarahan dan lainnya. Data dari Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin, didapatkan data bahwa kejadian anemia pada tahun 2022 ada sebanyak 8 kasus, meningkat menjadi 31 kasus di tahun 2023 dan 47 kasus di tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan case control. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang tercatat di Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin dari Bulan Januari – Mei 2024 sejumlah 32 orang. Sampel sebanyak 60 orang yang diambil menggunakan teknik simple random sampling kemudian dibagi menjadi 30 orang sampel kasus dan 30 orang sampel kontrol. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat (chi square). Hasil uji statistik menggunakan chi square menunjukkan bahwa usia (p value 0,531; OR 1,818) dan LILA (p value 0,119; OR 0,382) pada penelitian ini tidak berpengaruh terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin dikarenakan adanya faktor lain yang tidak diteliti seperti kepatuhan konsumsi tablet Fe, kunjungan kehamilan dan lainnya. Faktor paritas berpengaruh terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin (p value 0,015; OR 0,080)
Gambaran Pengetahuan Remaja Terhadap Penanganan Nyeri Saat Menstruasi Di SMK Bina Banua Banjarmasin Hapizah Amalia; Ika Avrilina Haryono; Frani Mariana; Fadhiyah Noor Anisa
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.289

Abstract

Nyeri saat menstruasi normalnya terjadi pada hari 1-3 saat menstruasi. WHO 2013 kejadian disminorea sebanyak 1.769.425 jiwa, di Indonesia menurut Kemenkes RI 2016 64,26%, di Kalimantan Selatan 70,9%. Dari hasil studi pendahuluan  10 responden di SMK Bina Banua Banjarmasin 8 mengalami dismenorea. Dampak yang dapat terjadi terganggunya kosentrasi dalam belajar. Penanganan nyeri saat menstruasi dapat dilakukan dengan cara farmakologi menggunakan obat analgetik dan non farmakologi menggunakan kompres air hangat, posisi knee chest, Teknik relaksasi. Mengetahui gambaran pengetahuan remaja terhadap penanganan nyeri saat menstruasi Metode deskritif analitik dengan rancangan coss sectional dengan sampel 67 responden menggunakan total sampling, jenis data primer dan sekunder. Penelitian dengan 67 responden didapatkan pengetahuan terhadap penanganan nyeri saat menstruasi kurang sebanyak 28 responden (42%). Karakteristik umur remaja pertengahan sebanyak 53 responden (79%), karakteristik menarche normal sebanyak 67 (100%) responden dan karakteristik nyeri saat menstruasi sebanyak 64 responden (95%) yang mengalami nyeri saat menstruasi. Pengetahuan tentang penanganan dismenorea sangat berpengaruh terhadap penanganan pertama saat dismenorea. Diharapkan pihak sekolah SMK Bina Banua Banjarmasin meningkatkan pengetahuan siswi dengan memberikan informasi tentang menstruasi tentunya pada penanganan nyeri saat menstruasi bagi remaja putri misalnya melalui majalah dinding, buku-buku, atau majalah Kesehatan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Peran Suami dalam Mengikuti Kegiatan Kelas Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Giri Mulya Mariana; Susanti Suhartati; Noval; Frani Mariana
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya peran suami dalam mengikuti kegiatan kelas ibu hamil dapat bervariasi, diantaranya ketersediaan waktu, pandangan budaya, tingkat pendidikan, dan dukungan sosial. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peran suami dalam mengikuti kegiatan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Giri Mulya. Metode: Rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional, dan teknik yang digunakan adalah purposive sampling sebanyak 44 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang pengetahuan, sikap, dan dukungan tenaga kesehatan dengan analisis uji chi square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas suami tidak berperan dalam kegiatan kelas ibu sebanyak 28 responden (63,6%), pengetahuan suami kurang sebanyak 20 responden (45,5%), sikap suami kurang sebanyak 29 responden (65,9%), dan mendukungnya tenaga kesehatan dalam kelas ibu hamil sebanyak 27 responden (61,4%). Ada hubungan pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,010), dan dukungan tenaga kesehatan (p=0,000) dengan peran suami dalam mengikuti kegiatan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Giri Mulya. Simpulan: Suami memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan ibu dan bayi selama kehamilan, persalinan, dan nifas. Salah satu cara untuk mendukung peran suami adalah dengan mengikutsertakan mereka dalam kelas ibu hamil. Dukungan dari tenaga kesehatan juga sangat penting untuk meningkatkan partisipasi suami dalam kelas ibu hamil.
FAKTOR – FAKTOR BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH PUSKESMAS TAMPANG TUMBANG ANJIR Lina Juliana Sitinjak; Lisda Handayani; Fadhiyah Noor Anisa; Frani Mariana
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i1.2522

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi yang terpenting dan sangat dibutuhkan oleh bayi selama 6 bulan. Faktor yang dapat mempengaruhi kegagalan dalam pemberian ASI Eksklusif seperti pengetahuan ibu dan sikap serta promosi susu formula sebagai pengganti ASI. berdasarkan hasil wawancara dari 15 Ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan hanya 2 orang ibu yang memberikan ASI Eksklusif, 13 orang ibu lainnya sudah memberikan susu formula. Menganalisis Faktor-faktor berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi di Wilayah Puskesmas Tampang Tumbang Anjir. Penelitian ini menggunakan survey analitik, dengan pendekatan cross sectional. dengan menggunakan Total sampling yaitu sebanyak 45 ibu yang mepunyai anak usia 7-12 bulan. penelitian diketahui bahwa pengetahuan, dukungan keluarga serta promosi susu formula berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif. Pengetahuan didapatkan p value 0,001, dukungan keluarga p-value 0,004 sedangkan promosi susu formula didapatkan p value 0,004. Ada hubungan pengetahuan, dukungan keluarga dan promosi susu formula terhadap pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Tampang Tumbang Anjir. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Pengetahuan, pemberian ASI Eksklusif, Promosi susu formula
Pengaruh Penyuluhan Gizi dengan Media Leaflet terhadap Pengetahuan Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Stunting Aminatul Muthia Ahla; Frani Mariana; Dwi Rahmawati; Nurul Hidayah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.478

Abstract

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia menunjukkan bahwa Provinsi Kalimantan Selatan berada pada posisi ke-6 (30%) dengan kejadian stunting tertinggi di Indonesia. Di Kota Banjarmasin, Puskesmas Alalak Selatan pada tahun 2023 menunjukkan peningkatan kasus stunting menjadi 246 balita. Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Alalak Selatan yang mengalami stunting pada tahun 2021 sebanyak 43 orang, tahun 2022 sebanyak 48 orang dan tahun 2023 sebanyak 210 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan gizi dengan media leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting di Puskesmas Alalak Selatan. Penelitian ini menggunakan pre-eksperimetal design dengan rancangan pretest-posttest. Sampel penelitian adalah ibu hamil yang berada Puskesmas Alalak Selatan sebanyak 54 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Marginal Homogeneity. Hasil menunjukkan sebelum diberikan penyuluhan kesehatan gizi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup yaitu sebanyak 35 orang (64,8%), kurang sebanyak 16 orang (29,6%) dan baik sebanyak 3 orang (5,6%). Setelah diberikan penyuluhan kesehatan gizi sebagian besar memiliki pengetahuan baik sebanyak 51 orang (94,4%), cukup sebanyak 2 orang (3,7%) dan kurang 1 orang (1,9%). Hasil uji marginal homogeinity didapatkan nilai p sebesar 0,0001 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh penyuluhan kesehatan gizi dengan media leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting di Puskesmas Alalak Selatan.
Pengaruh Edukasi Gizi Seimbang Menggunakan Media Buku Saku Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pencegahan Kekurangan Energi Kronis Ni Made Windi Sartika Dewi; Frani Mariana; Lisdha Yantie; Ika Avrilina Haryono
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.510

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil ditandai dengan LILA < 23,5 cm dan IMT < 18,5. Berdasarkan SKI 2023, prevalensi KEK mencapai 16,9%. Jika tidak ditangani, KEK dapat menimbulkan dampak negatif bagi ibu (anemia, perdarahan) dan janin (BBLR, prematur, stunting). Oleh karena itu, edukasi yang tepat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam upaya pencegahan KEK. Bertujuan mengetahui pengaruh edukasi gizi seimbang menggunakan media buku saku terhadap pemahaman ibu hamil mengenai pencegahan kekurangan energi kronis di Puskesmas Kuin Raya. Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen, yaitu One GroupPretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 33 ibu hamil, dengan teknik pengambilan sampel yang dilakukan melalui Purposive Sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Marginal Homogeneity. Hasil pengetahuan responden sebelum mendapatkan edukasi melalui media buku saku menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang, yaitu sebesar 36,4%. Sementara itu, setelah mendapatkan edukasi dengan media yang sama, mayoritas responden menunjukkan pengetahuan yang baik, mencapai 48,5%. Hasil uji Marginal Homogeneity yang dilakukan untuk membandingkan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,05. Segingga diharapkan ibu hamil yang telah menerima edukasi dapat menyampaikan informasi tentang risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) kepada masyarakat, terutama kepada ibu hamil lainnya. Penggunaan media buku saku dalam proses edukasi berpengaruh positif terhadap pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Kuin Raya.
Pengurangan Intensitas Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester 3 Di Puskesmas Beruntung Raya Izzatul Afifah; Meldawati; Putri Vidiasari Darsono; Frani Mariana
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.568

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung pada ibu hamil trimester 3 merupakan keluhan umum akibat perubahan postur tubuh. Relaksasi napas dalam adalah salah satu asuhan kebidanan di mana bidan mengajarkan teknik menarik napas perlahan, menahan inspirasi, lalu menghembuskan secara pelan. Teknik ini dapat meningkatkan oksigenasi, melancarkan sirkulasi darah, mengurangi ketegangan otot, menurunkan aktivitas saraf simpatis, dan meningkatkan endorfin sebagai analgesik alami. Jika tidak ditangani, nyeri punggung dapat berdampak pada mobilitas, aktivitas sehari-hari, dan perawatan anak. Tujuan: Mengetahui pengaruh relaksasi napas terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester 3. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Sampel 20 responden dipilih dengan teknik quota sampling. Analisis menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil: Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri sedang (4–6) sebanyak 11 orang (55%). Setelah intervensi, mayoritas mengalami nyeri ringan (1–3) sebanyak 10 orang (50%), dan nyeri sedang (4–6) sebanyak 10 orang (50%). Uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (<0,05), yang artinya ada pengaruh relaksasi napas dalam terhadap pengurangan intensitas nyeri punggung. Kesimpulan: Relaksasi napas berpengaruh signifikan dalam mengurangi intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester 3. Disarankan semua tenaga medis menerapkan teknik ini sebagai intervensi nonfarmakologis.
Pengaruh Edukasi Media Booklet terhadap Pengetahuan Ibu tentang Pemilihan Kontrasepsi Pada Ibu Nifas di RSUD Muara Teweh: Penelitian Yustika Kinasih; Novalia Widiya Ningrum; Frani Mariana; Putri Yuliantie
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2171

Abstract

The government continues to strive to suppress the population growth rate, one of which is through family planning programs. At Muara Teweh Regional Hospital, the coverage of postpartum family planning services from December 2024 to January 2025, out of 155 postpartum mothers, recorded 2 using IUDs and 17 using MOW. This study aims to determine the effect of booklet media education on postpartum mothers' knowledge about contraceptive selection. The design used was a Quasi Experimental Design with one group pre-test post-test on 15 postpartum mothers on days 1–3. The Shapiro-Wilk normality test showed that the data was not normal (p = 0.000), so the analysis was continued with the Wilcoxon test. The results, before education, 11 people (73.3%) had low knowledge and 4 people (26.7%) had high knowledge, while after education, only 2 people (13.3%) had low knowledge and 13 people (86.7%) had high knowledge. The Wilcoxon test showed p = 0.03 < 0.05, so that booklet education had a significant effect on increasing postpartum mothers' knowledge regarding contraceptive selection.