Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Sustainable Infrastructure

Nilai Intrinsik Limbah Cair Pemotongan Ayam Studi Kasus: RPA Chicken Muscle, Cipulir Mega Mutiara Sari; Safitri Puji Lestari; Vionna Chantika Salsabilla
Journal of Sustainable Infrastructure Vol. 1 No. 1 (2022): Future Sustainable Development
Publisher : Fakultas Perencanaan Infrastruktur, Universitas Pertamina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61078/jsi.v1i1.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengolahan yang tepat untuk limbah cair RPA menjadi suatu produk serta mengetahui nilai valuasi ekonomi lingkungan dari hasil produk pengolahan limbah cair RPA. Metode yang digunakan untuk pemilihan alternatif produk adalah metode Analythic Hierarcy Process dan berdasarkan nilai ekonomis masing-masing alternatif produk. Produk yang tepat dalam pengolahan limbah cair RPA Chicken Muscle adalah pupuk cair organik dengan nilai pakai tertinggi sebesar 0,128 dan dapat mengurangi pengeluaran petani sebesar Rp 1.171.058 per tahun.
Analisa Perbedaan Kualiatas Udara berdasarkan Parameter Nitrogen Dioksida dan Sulfur Dioksida Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 di Kota Surakarta, Indonesia Sapta Suhardono; Iva Yenis Septiariva; Mega Mutiara Sari
Journal of Sustainable Infrastructure Vol. 1 No. 2 (2022): Environmental Impact of COVID-19 Pandemic
Publisher : Fakultas Perencanaan Infrastruktur, Universitas Pertamina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61078/jsi.v1i2.8

Abstract

Pandemi COVID-19 secara tidak langsung merubah mobilisasi masyarkat di perkotaan. Salah satu kota yang mengalami perubahan tersebut adalah Kota Surakarta. Mobilisasi kendaraan merupakan hal yang dapat dilevaluasi, salahs satu cara mengevaluasi hal tersebut adalah dengan melihat kualitas udara. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat perbedaan kualitas udara sebelum dan saat pandemi COVID-19 di Kota Surakarta. Adapun metode yang digunakan adalah dengan mengalisa secara kuantitatif dengan analisa varian (ANOVA). Parameter kualitas udara yang dilihat dalam studi ini adalah Nitrogen dioksida dan Sulfur dioksida. Berdasarkan analisa data di tiga ruas jalan Nitrogen dioksida cenderung meningkat pada dua ruas jalan di Kota Surakarta. Sedangkan konsentrasi Sulfur dioksida cenderung menurun dari tahun 2019 ke tahun 2020. Analisa ANOVA memperlihatkan ada perbedaan yang signifikan (sig<0.05) konsentrasi parameter udara tahun 2019 ke tahun 2020.  
Current Situation of Solid Waste Management to Archive Sustainability in Klungkung Regency, Bali Sapta Suhardono; Iva Yenis Septiariva; Wisnu Prayogo; I Wayan Koko Suryawan; Mega Mutiara Sari
Journal of Sustainable Infrastructure Vol. 2 No. 1 (2023): Environmental Protection
Publisher : Fakultas Perencanaan Infrastruktur, Universitas Pertamina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61078/jsi.v2i1.14

Abstract

Most of the area in Klungkung Regency has a waste management system that needs to meet technical requirements regarding the compartment, sorting, collecting, transporting, and processing. Coverage of handling urban waste is still far from the target of 80% in 2019 (46% in 2013), and the amount of waste generation that is still recycled is still minimal (4.95 m3 in 2017). This research aims to make a master plan or strategy implemented to improve service coverage and the quality of solid waste management in the future. This research was conducted by conducting a direct survey and secondary data collection. The strategy adopted is to increase the utilization of waste infrastructure and facilities; increasing the capacity of solid waste facilities according to service targets; improving the quality of landfill management in the direction of sanitary landfills; developing regional final processing site management, and applying waste handling technology that is appropriate and environmentally friendly. The Millennium Development Goals (MDGs) contain the seriousness of improving sanitation conditions, which require increased public access to sanitation facilities in half of the population without access to sanitation. Increased population access to proper sanitation (domestic wastewater, solid waste and environmental drainage) to 100% at the level of basic needs.