Daniel Aritonang
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keterampilan Guru Dalam Mengelola Kelas Di TK ABA 18 Sukarame Kota Medan Wan Nova Listia; Daniel Aritonang; Nurhaliza Nurhaliza; Putri Sembiring
Jurnal Usia Dini Vol 8, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jud.v8i1.36189

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penguasaan guru dalam menguasai kerampilan mengajar guru, dengan titik fokus keterampilan pengelolaan kelas. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, serta yang menjadi subjek dari penelitian ini ialah Guru Kelas, yaitu kelas mawar dan melati di TK Aba 18 Sukarame. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru masih kurang, hal ini ditunjang oleh faktor keadaan dan situasi kelas, tetapi di balik itu semua dalam sistem pembuatan model pembelajaran, guru sudah benar dalam pembuatan model kelompok dengan membuat sudut pengaman.
Pengaruh Latihan Plyometrik dan Fleksibilitas terhadap Kinerja Smash pada Atlet Sepak Takraw Dicky Daulay; Daniel Aritonang; Egusti Pelawi; Balintang Sihombing; Ahmad Ginting; Yoga Pratama; Ade Manullang
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 6 No 3 (2026): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v6i3.5071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh latihan plyometric dan fleksibilitas terhadap kinerja smash pada atlet sepak takraw. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan model faktorial 2×2 (jenis latihan × tingkat fleksibilitas). Sebanyak 40 atlet sepak takraw (usia 17–22 tahun) dibagi menjadi 4 kelompok. Intervensi berlangsung selama 8 minggu, tiga kali seminggu. Variabel dependen meliputi kekuatan smash (kecepatan dan ketinggian), serta teknik smash yang dievaluasi menggunakan tes smash kedeng. Hasil menunjukkan: (a) latihan plyometrik secara signifikan meningkatkan kinerja smash dibandingkan dengan latihan beban; (b) atlet dengan fleksibilitas tinggi memperoleh manfaat lebih besar dari latihan plyometrik; (c) pada tingkat fleksibilitas yang lebih rendah, latihan beban memberikan perbaikan yang sedikit lebih baik dalam aspek teknis; (d) interaksi yang signifikan antara jenis latihan dan fleksibilitas ditemukan. Pelatih disarankan untuk mengintegrasikan latihan plyometrik bersama program fleksibilitas khusus dalam pengembangan atlet. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan menggabungkan aspek fisik (fleksibilitas) dan metode latihan dalam peningkatan kinerja sepak takraw.