Karnoto Karnoto
Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Diponogoro

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

REDESAIN SISTEM PROTEKSI GEDUNG DEPARTEMEN TEKNIK PWK DAN TEKNIK ARSITEKTUR UNIVERSITAS DIPONEGORO Sri Bintang Sangga Islami; Karnoto Karnoto; Denis Denis
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i4.532-537

Abstract

Gedung Departemen Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota dibangun pada tahun 1992, dan gedung Departemen Teknik Arsitektur  dibangun sejak tahun 1962  merupakan salah satu tempat utama dalam kegiatan pembelajaran di Universitas Diponegoro. Seiring dengan keluarnya PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) 2011 maka diperlukannya evaluasi terhadap sistem kelistrikan gedung Departemen Teknik Kimia. Hal ini bertujuan agar keselamatan dan keamanan gedung sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, pada Penelitian ini dilakukan perancangan ulang sistem proteksi pada gedung Departemen Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota dan Departemen Teknik Arsitektur dengan menggunakan perangkat bantu ETAP 12.6.0. Penentuan arus nominal gawai proteksi rancangan sistem akan dibuat dengan mengacu pada standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011 sedangkan koordinasi gawai proteksi digunakan standar IEEE 242-2001. Pada hasil Penelitian ini terdapat penggantian unit gawai proteksi yang sesuai standar. Adapun koordinasi gawai proteksi sudah diatur sesuai karakteristik kurva, nilai, serta setting dari masing-masing gawai proteksi.
REDESAIN SISTEM INSTALASI LISTRIK GEDUNG RSUD MARGONO GERIATRI PURWOKERTO Naufal Asdicky Fasa; Karnoto Karnoto; Yosua Alvin A S
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i2.196-202

Abstract

RSUD Margono Geriatri Purwokerto dibangun pada tahun 1917. Gedung yang berumur lebih dari 10 tahun perlu dilakukan evaluasi instalasi listrik berdasarkan undang-undang nomor 30 tahun 2009. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kelistrikan sebuah gedung sesuai persyaratan teknik dan keselamatan berdasar standar PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) 2011. Kondisi eksisting pada gedung ini didapatkan jatuh tegangan terbesar pada penghantar Panel 3 fasa gedung B sebesar 2,338%. Selain itu pencahayaan ruangan gedung yang tidak sesuai dengan standar BPOM. Berdasarkan kondisi tersebut, penulis melakukan perancangan ulang instalasi listrik gedung dengan perangkat bantu ETAP 16.0 yang disesuaikan dengan standar. Hasil dari simulasi dan perhitungan, menunjukkan bahwa ukuran penghantar yang direkomendasikan minimal 4 mm2 dan maksimal 400 mm2. Jatuh tegangan terkecil berada pada penghantar SDP STK & LP GD.E sebesar 0,07 % dan jatuh tegangan terbesar berada pada penghantar Panel 3 fasa gedung B sebesar 2,338%.
REDESIGN PROTECTION SYSTEM OF MARGONO HOSPITAL BUILDING UNIT GERIATRI PURWOKERTO Saputra Wicaksana; Karnoto Karnoto; Yosua Alvin A S
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i2.283-288

Abstract

 RSUD Margono Unit Geriatri Purwokerto merupakan tempat pelayanan kesehatan sejak 1970, kehandalan dari sistem proteksi sangat diperlukan agar proses pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan optimal ketika terjadi gangguan / short circuit. Pada kondisi eksisting RSUD Margono terdapat gawai proteksi yang tidak sesuai dengan standar PUIL 2011. Oleh karena itu, pada Tugas Akhir ini dirancang sistem proteksi pada Gedung RSUD Margono Unit Geriatri Purwokerto, serta membandingkan kondisi eksisting dengan desain sistem proteksi yang baru menggunakan software ETAP 16.0. Untuk penentuan arus nominal gawai proteksi rancangan sistem akan dibuat dengan mengacu pada standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011 sedangkan untuk koordinasi gawai proteksi digunakan standar IEEE 242-2001. Pada hasil tugas akhir ini didapat 1 gawai proteksi yang memiliki nilai pengenal dibawah standar dan tidak adanya gawai proteksi pada beberapa saluran sudah di sesuaikan standar pada kondisi redesain. Adapun koordinasi gawai proteksi pada karakteristik kurva, nilai serta setting trip device masing-masing sudah disesuaikan standar IEEE 242-2001.
REDESAIN SISTEM PENERANGAN GEDUNG TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA DAN TEKNIK ARSITEKTUR UNIVERSITAS DIPONEGORO Nana Miradiantika; Karnoto Karnoto; Ajub Ajulian Zahra.M
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i4.538-546

Abstract

Sistem penerangan yang terdapat pada Gedung Teknik PWK dan Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro memiliki pencahayaan yang belum sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh SNI 03-6575-2001. Sesuai fungsi Gedung Teknik PWK dan Gedung Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro sebagai gedung perkuliahan dan administrasi bagi para mahasiswa dan dosen, ketersediaan penerangan berguna untuk pelaksanaan perkuliahan sehingga dapat berlangsung dengan optimal. Namun, ketika dilaksanakan audit sistem penerangan, Gedung Teknik PWK dan Gedung Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro tidak memiliki standar penerangan yang sesuai. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan perancangan sistem pencahayaan buatan pada Gedung Teknik PWK yang terdiri dari 2 gedung utama dan Gedung Teknik Arsitektur yang terdiri dari 4 gedung utama dengan menggunakan software Dialux Evo 8.1, mengacu pada SNI 03-6575-2001 tentang tata cara perancangan sistem pencahayaan buatan pada bangunan gedung untuk iluminasi. Berdasarkan Hasil simulasi dengan menggunakan  manufaktur lampu yaitu Philips Lighting didapatkan bahwa secara keseluruhan, desain sistem penerangan buatan Gedung Teknik PWK dan Gedung Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro telah sesuai dengan standar yang ditentukan
REDESAIN SISTEM PENERANGAN PADA RSUD MARGONO GERIATRI PURWOKERTO MENGGUNAKAN SOFTWARE DIALUX EVO 8.0 Arya Sinduadi; Karnoto Karnoto; Yosua Alvin Adi Soetrisno
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i2.203-209

Abstract

Area Paviliun Rumah Sakit Umum Daerah Margono Geriatri Purowkerto terdiri dari 7 gedung utama yang berfungsi dalam proses pelayanan kesehatan, ketersediaan penerangan berguna untuk memberikan kenyamanan serta nilai estetika. Setelah dilaksanakan audit sistem penerangan didapatkan jika seluruh gedung tidak memiliki standar pencahayaan yang sesuai. Oleh karna itu, pada tugas akhir ini dilakukan perancangan sistem pencahayaan buatan pada area Paviliun Rumah Sakit Umum Daerah Margono Geriatri Purwokerto menggunakan software Dialux Evo 8.0, mengacu pada standar Pedoman Pencahayaan di Rumah Sakit Departemen Kesehatan RI tahun 1992, Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1204/MENKES/SK/X/2004, dan SNI 03-6575-2001 untuk iluminasi dan tingkat silau. Hasil dari simulasi dengan menggunakan manufaktur lampu Philips, Panasonic, dan Opple Lighting didapatkan bahwa jumlah iluminasi setiap ruang yang memiliki standar pencahayaan 100 – 200 lux, dihasilkan nilai iluminasi 102 – 195 lux. Ruang yang memiliki standar pencahayaan 100 lux, dihasilkan nilai iluminasi 127 lux dan ruang yang memiliki standar pencahayaan 200 – 500 lux, dihasilkan nilai iluminasi 329 – 466 lux. Secara keseluruhan, desain sistem pencahayaan buatan area Paviliun Rumah Sakit Umum Daerah Margono Geriatri telah sesuai dengan standar yang ditentukan.
STUDI INSTALASI FOTOVOLTAIK SEBAGAI PENUNJANG CATU DAYA LISTRIK DI GEDUNG TEKNIK SIPIL DAN GEDUNG TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO MENGGUNAKAN SOFTWARE PVSYST 6.81 Muta Ali; Karnoto Karnoto; Nugroho Agus Darmanto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i2.210-215

Abstract

Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik(RUPTL) selama tahun 2018-2027 oleh PLN, proyeksi rata-rata pertumbuhan kebutuhan listrik meningkat 6,86% per tahun.  Konsumsi energi listrik ini akan terus meningkat sejalan dengan kemajuan teknologi, pertumbuhan ekonomi dan bertambahnya jumlah penduduk serta besarnya tuntutan untuk melakukan segala sesuatu yang lebih mudah dan efisien. Untuk itu penyediaan energi listrik harus terus dikembangkan dengan menerapkan energi terbarukan karena penggunaan bahan bakar fosil terbatas ketersediaannya. Penelitian ini membahas tentang Studi Instalasi Fotovoltaik atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya(PLTS) yang memanfaatkan dan mengoptimalkan penggunaan atap gedung pada Teknik Sipil dan Teknik Geologi menggunakan software PVSyst 6.81 sebagai suplai penunjang beban daya listrik AC(Air Conditioner). Energi listrik yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ini sebesar 184,275 MWh setiap tahunnya. Energi ini terbagi menjadi dua yaitu sebagai penyuplai beban dan sebagai  cadangan pada baterai. Berdasarkan simulasi PVSyst total daya beban tiap tahunnya adalah 109,5 MWh, sehingga daya yang tidak digunakan sebesar 74,648 MWh. Daya yang tidak digunakan ini akan tersimpan dibaterai karena suatu ketentuan yang membatasi tingkat kedalaman pengosongan maksimum diberlakukan untuk baterai. Pada perancangan ini depth of discharege(DOD) yang dihasilkan sebesar 40,5%, yanag artinya dua kali lebih besar dari DOD standar sehingga bisa dipastikan life time battery bisa bertahan lama sesuai spesifikasi komponen yang digunakan.
REDESAIN SISTEM INSTALASI LISTRIK GEDUNG TEKNIK PWK DAN TEKNIK ARSITEKTUR UNIVERSITAS DIPONEGORO Very V. P. Panjaitan; Karnoto Karnoto; Denis Denis
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i4.518-525

Abstract

Gedung Teknik Arsitektur dan Teknik PWK dibangun pada tahun 1962 dan 1992, untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan perlu dilakukan evaluasi sistem instalasi listirk berdasarkan undang-undang nomor 30 tahun 2009 dan  persyaratan teknik dan keselamatan berdasar standar PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) 2011. Pada kondisi eksisting didapatkan jatuh tegangan terbesar pada penghantar Stop Kontak C303 sebesar 5,63%. Selain itu pencahayaan ruangan gedung yang tidak sesuai dengan standar SNI. Berdasarkan kondisi tersebut, maka pada tugas akhir ini dilakukan perancangan ulang instalasi listrik gedung dengan software ETAP 12.6 yang disesuaikan dengan standar. Hasil dari simulasi dan perhitungan, menunjukkan bahwa ukuran penghantar yang direkomendasikan minimal 1,5 mm2 dan maksimal 240 mm2. Jatuh tegangan terkecil berada pada penghantar SDP B1 sebesar 0,01% dan jatuh tegangan terbesar berada pada penghantar AC Standing sebesar 2,28%. Kapasitor bank yang diperlukan sebesar 74 kVAR pada LVMDP.
STUDI SISTEM INSTALASI LISTRIK DI TEKNIK SIPIL DAN GEOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Rio Pangestu; Karnoto Karnoto; Nugroho Agus Darmanto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i2.216-221

Abstract

Gedung Teknik Sipil Universitas Diponegoro dibangun pada tahun 1979, perlu dilakukan evaluasi instalasi listrik berdasarkan undang-undang nomor 30 tahun 2009. Catu daya gedung Teknik Geologi diambil dari Teknik Sipil menyebabkan Teknik Geologi juga perlu dilakukan evaluasi instalsi listrik. Evaluasi bertujuan untuk mengetahui kondisi kelistrikan sudah sesuai dengan persyaratan teknik dan keselamatan berdasar standar PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) 2011 atau belum. Kondisi Eksisting pada gedung ini didapatkan kapasitas traformator terpasang sebesar 400kVA sedangkan kebutuhan beban maksimal adalah 580kVA. Berdasarkan kondisi tersebut, maka pada tugas akhir ini dilakukan perancangan ulang instalasi listrik gedung dengan perangkat bantu Ecodial 4.8. Hasil dari simulasi dan perhitungan, menunjukkan bahwa ukuran penghantar yang direkomendasikan minimal 1,5 mm2 dan maksimal 300 mm2. Jatuh tegangan terkecil berada pada penghantar ke SPD AC S-B1 sebesar 1,138% dan jatuh tegangan terbesar berada pada penghantar LP G2 sebesar 2,541%. Kapasitor bank yang diperlukan sebesar 180 kVAR.
ANALISA HARMONISA TEGANGAN DAN HARMONISA ARUS PADA SISTEM ELEKTRIKAL GEDUNG TEKNIK PWK DAN TEKNIK ARSITEKTUR UNIVERSITAS DIPONEGORO Ayun Brilian Sharizky Futri; Karnoto Karnoto; Ajub Ajulian Zahra
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i4.526-531

Abstract

Gedung Teknik PWK dan Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro merupakan gedung perkuliahan yang mana di dalamnya terdapat beban non linier yang merupakan sumber utama harmonisa pada sistem kelistrikan berupa peralatan elektronik seperti komputer, AC, dan lighting. Berdasarkan IEEE Std. 519-2014, batas nilai THDv untuk tegangan di bawah 1 kV adalah 8%, dan batas nilai THDi disesuaikan dengan nilai ISC/IL. penulis melakukan kajian studi analisis harmonisa menggunakan pemodelan Single Line Diagram dengan software ETAP 12.6. Simulasi kondisi eksisting menunjukkan bus masing-masing SMDP memiliki nilai THDv dan THDi yang sudah sesuai dengan standar. Kemudian penulis melakukan simulasi harmonisa kembali setelah dilakukan redesain sistem penerangan dan sistem instalasi listrik, didapatkan nilai THDv tereduksi ±59,73% dan THDi tereduksi ±56,53% dari nilai eksistingnya. Dengan nilai THD yang menurun, sistem kelistrikan mengalami peningkatan kualitas daya, tegangan, dan efisiensi. Faktor daya bus trafo dapat mencapai 95,1%, arus menurun ±12 A, tegangan stabil 102-103%, daya reaktif turun hingga 109 kVAR, serta untuk daya aktif dan daya semu cenderung konstan.
STUDI SISTEM PENCAHAYAAN DI TEKNIK SIPIL DAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO DENGAN MENGGUNAKAN DIALUX EVO 8.2 Jhohan Hardiman; Karnoto Karnoto; Nugroho Agus Darmanto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i2.222-233

Abstract

Universitas Diponegoro merupakan sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang berlokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Sebagai Universitas ternama yang memiliki banyak gedung dengan umur cukup tua, pastilah diperlukan sebuah evaluasi dalam hal keamanan dan kesehatan kerja (K3), khususnya Gedung Teknik Sipil dan Teknik Geologi Universitas Diponegoro. Evaluasi ini dilakukan untuk menjamin agar gedung yang digunakan masih layak untuk digunakan . Sistem pencahayaann merupakan salah satu bagian yang perlu di evaluasi agar tingkat kenyamanan dalam pelaksanaan kegiatan dapat dijamin, Evaluasi pada Gedung Teknik Sipil dan Teknik Geologi UNDIP dilakukan dengan mengacu pada standar SNI 03-6575-2001 dan SNI 7391:2008.  Metode lumen digunakan untuk memperbaiki pencahayaan yang tidak sesuai dengan standar yang digunakan. Selanjutnya, metode lumen ini akan disimulasikan menggunakan Dialux Evo 8.2 dimana lampu yang digunakan merupakan manufaktor Philips Lighting. Hasil dari simulasi  menunjukkan tingkat iluminasi yang telah memenuhi standar untuk tiap ruangannya, sperti laboratorium yang memiliki nilai iluminasi diatas 500 lux. Secara keseluruhan, desain sistem pencahayaan buatan Gedung Teknik Sipil dan Teknik Geologi telah sesuai dengan standar yang ditentukan.