Devira Nabila Yumanda
Departemen Administrasi Publik

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS INOVASI PELAYANAN KESEHATAN CAGEUR JASA (COLABORASI KUNJUNGAN RUMAH TERINTEGRASI KELUARGA SEHAT) OLEH DINAS KESEHATAN KOTA TANGERANG Devira Nabila Yumanda; Hardi Warsono; Dyah Hariani
Journal of Public Policy and Management Review Vol 11, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v11i3.34741

Abstract

Inovasi Pelayanan Kesehatan Cageur Jasa dilatarbelakangi oleh adanya permasalahanpermasalahan pada sektor kesehatan yang membuat Dinas Kesehatan Kota Tangerang meluncurkan suatu inovasi yaitu inovasi Cageur Jasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses inovasi, manfaat inovasi, faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan inovasi. Tipe penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan proses pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap informan, studi pustaka, dokumentasi dan observasi. Penelitian menggunakan teori proses keputusan inovasi dari Everett Rogers, teori manfaat inovasi dari Richard, teori faktor pendukung dari Clark dan faktor penghambat dari Albury. Hasil penelitian menunjukkan proses inovasi yaitu pada tahap keputusan, implementasi dan konfirmasi belum sesuai dengan tahapan proses inovasi yang seharusnya dipenuhi dan masih terdapat permasalahan dalam pelaksanaannya. Kemanfaatan Cageur Jasa belum maksimal dalam pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi untuk masyarakat. Faktor pendukung yaitu dorongan politik dan tekanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Faktor-faktor penghambat yaitu dalam pelaksanannya ada pada keengganan menutup program gagal, ketergantungan berlebih terhadap high performer, teknologi ada, terhambat budaya dan penataan organisasi, tidak ada penghargaan dan insentif, dan tekanan atau hambatan administratif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah proses inovasi belum ideal, belum optimal dalam memberikan manfaat dan terdapat faktor pendukung serta penghambat yang mempengaruhi pelaksanaan inovasi.