p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AL KAUNIYAH ENVIAGRO
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN AMFIBI (ORDO ANURA) DI TAMAN WISATA ALAM JERING MENDUYUNG, BANGKA BARAT Novita Sari; Budi Afriansyah; Amir Hamidy
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 15, No 1 (2022): AL-KAUNIYAH: JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v15i1.14171

Abstract

AbstrakTaman Wisata Alam (TWA) Jering Menduyung merupakan salah satu kawasan hutan konservasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendata dan membandingkan keanekaragaman jenis amfibi (Anura) berdasarkan tipe habitat berbeda di Taman Wisata Alam Jering Menduyung, Bangka Barat. Pengamatan dilakukan di empat tipe habitat berbeda, yaitu hutan dataran rendah, rawa, perkebunan, dan mangrove. Metode pengambilan data yang digunakan adalah kombinasi Visual Encounter Survey dengan Purposive Sampling serta Line Transect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tipe habitat memiliki komposisi Anura yang berbeda-beda. Jumlah total Anura yang ditemukan adalah 11 jenis dari 5 famili dengan jumlah sebanyak 169 individu. Indeks keanekaragaman jenis Shannon-Wiener dan kemerataan jenis tertinggi terdapat di habitat rawa dengan nilai H’= 1,48 dan E= 0,76. Indeks kekayaan jenis Margalef tertinggi terdapat di habitat hutan dataran rendah (DMg= 1,48). Kesamaan komunitas tertinggi ditemukan pada habitat rawa dengan perkebunan (IS= 71,47%). Kondisi ini menjelaskan bahwa pada Agustus-September 2019 saat penelitian dilakukan, habitat di TWA Jering Menduyung saat ini masih menjamin pertumbuhan dan perkembangbiakan Anura.Abstract Jering Menduyung Nature Tourism Park (NTP) is one of the conservation forest areas in the Bangka Belitung Islands. The purpose of this study was to record and compare the diversity of Amphibians (Anura) according to their habitat types in Jering Menduyung Nature Tourism Park, West Bangka Regency. The observations were taken in four different habitat types, which were lowland forests, swamps, mixplantations, and mangroves. The method used was Visual Encounter Survey combined with purposive sampling and line transect. The results showed that each habitat type has a different composition of Anura. The total number of Anura found was 11 species of 5 families, with a total of 169 individuals. Diversity index and evenness index (E) were highest in the swamp habitat with H'= 1.48 and E= 0.76. Species richness (DMg) was highest in the lowland forest habitat (DMg= 1.69). The highest community similarity was found in the swamps and plantations (IS= 71.47%). This condition explains that in August-September 2019 when the research was conducted, the habitat in TWA Jering Menduyung currently still guaranteed the growth and breeding of Anura.
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT LADA DENGAN PERLAKUAN BERBAGAI KONSENTRASI BA (Benzyl Adenine): Growth Response of Pepper Seedlings to Various Concentrations of BA (Benzyl Adenine) Maera Zasari; Muniroh Muniroh; Andika Gus Manto Gus Manto; Aril Kurnata; Rina Tiwariska; Diana Chawla; Novita Sari; Jumita Jumita; Paskah Putra Pangihutan Hutasoit; Sarina Patima Patima; Sitti Nurul Aini
Enviagro: Jurnal Pertanian dan Lingkungan Vol 11 No 2 (2025): Enviagro
Publisher : Program Studi S2 Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ywgxef80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit lada (Piper nigrum L.) terhadap berbagai konsentrasi Benzyl Adenine (BA). Percobaan dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor, yaitu konsentrasi BA, yang terdiri atas beberapa taraf perlakuan dan diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi lebar daun, jumlah tunas, jumlah daun, dan tinggi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi BA berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif bibit lada. Konsentrasi BA 200 ppm menghasilkan pertumbuhan terbaik pada seluruh parameter, yaitu lebar daun tertinggi (±7–8 cm), jumlah tunas (±4–5 tunas), jumlah daun (±9–10 helai), dan tinggi tanaman (±15–17 cm). Hal ini menunjukkan bahwa BA pada konsentrasi optimal mampu merangsang pembelahan sel, pembentukan tunas lateral, dan pemanjangan batang tanpa menimbulkan efek toksik. Dengan demikian, konsentrasi BA 200 ppm direkomendasikan sebagai perlakuan paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan vegetatif bibit lada pada tahap pembibitan.