Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Collaborative Governance dan Strategi Komunikasi Nilai-Nilai Organisasi dalam Membangun Landasan Kemitraan Ninik Sri Rejeki; Sherly Hindra Negoro
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 19 No. 1 (2022)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.058 KB) | DOI: 10.24002/jik.v19i1.4616

Abstract

Strategi komunikasi diperlukan dalam mengomunikasikan nilai-nilai organisasi kepada mitra untuk membentuk collaborative governance dalam suatu kemitraan. Artikel ini bertujuan menjelaskan realitas strategi komunikasi nilai-nilai organisasi dalam membangun landasan kemitraan antara Yayasan Tahija dengan Pusat Kedokteran Tropis UGM pada EDP Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi nilai-nilai organisasi Yayasan Tahija kepada mitra berupa visualisasi kehadiran dan adopsi budaya lokal Yogyakarta sebagai cara membangun kesamaan atau mengidentifikasi mitra kolaborasi. Strategi ini didukung oleh manajemen komunikasi dengan menggunakan values guardian dan values champion sebagai komunikator dan workshop quality improvement serta values improvement sebagai media komunikasi
PENERAPAN KOMUNIKASI RISIKO BENCANA PADA THE CANGKRINGAN JOGJA VILLAS & SPA Sherly Hindra Negoro
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 20, No. 2 December 2021
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v20i2.1677

Abstract

Natural disaster are one the form of crisis that comes from external organization. Natural disaster are unpredictable. For organization, risk communication is important as part of prevention or need anticipation effort. This research discusses risk communication in the context of disaster that implemented by hotels located in high risk disaster area especially Merapi eruption. Disaster areas can be a tourist attraction. On the other hand, the natural disaster can also decrease the number of tourist visit.  This research is a qualitative research  with case study method. The results showed that The Cangkringan Jogja Villas Spa carries out risk identification and analysis to prevent a bad situation for the public. Risk analysis is carried out with knowledge approach and cultural approach. The Cangkringan Jogja Villas Spa involves internal and external parties to communicate risk. In order to anticipate ambiguous information, The Cangkringan Jogja Villas Spa formed an Emergency Response Unit. They are responsible for carrying out the functions and roles based on Standard Operating Procedure (SOP). 
Pengembangan Manajemen Pengetahuan dan Komunikasi di Pusat Rehabilitasi YAKKUM Sherly Hindra Negoro; Gregoria Arum Yudarwati; Alexander Beny Pramudyanto
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v2i1.9286

Abstract

Pusat Rehabilitasi Yakkum sebagai (PRY) lembaga yang berfokus di penanganan dan dukungan pada penyandang disabilitas sejak 1982 menghadapi tantangan terkait pengelolaan pengetahuan, pengalaman dan beragam praktik baik dari lembaga. Manajemen pengetahuan (knowledge management) PRY diperlukan untuk mengeksplorasi dan mengelola hal tersebut menjadi sumber pengetahuan yang dapat diakses lembaga ataupun pemangku kepentingan terkait agar dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan lembaga. Penulis sebagai tim pengabdi menjalankan program pengabdian kepada masyarakat dengan melakukan pendampingan secara partisipatif pewujudan sistem manajemen pengetahuan di PRY dengan model tahapan dalam siklus Discovery- Capture-Process-Benefit & Share. Pada tahapan Discovery dan Capture, penulis bersama tim Knowledge Management PRY mengeksplorasi pengetahuan, pengalaman dan praktik baik dengan menggunakan pendekatan kontekstual What, Who, When, Where, Why, How yang dielaborasikan dengan pendekatan komunikasi Source, Message, Channel, Receiver, Effect. Hasil pendampingan partisipatif ini, tim Knowledge Management PRY berhasil merancang formula Discovery pengetahuan berbasis milestone dan aktivitas untuk dua program, yakni 1) Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi pada Kelompok Disabilitas, 2) Pengembangan Pendidikan Inklusi. Melalui program kolaboratif ini, PRY dapat secara mandiri melakukan manajemen pengetahuan sehingga tacit knowledge yang ada dapat menjadi explicit knowledge yang bermanfaat bagi pengembangan lembaga maupun pengembangan pengetahuan bagi publik.
Exploring millennials’ digital CSR communication expectations from Indonesian unicorn companies Sherly Hindra Negoro; Nobertus Santoso
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v8i1.7560

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) communication is a conduit for companies to engage with the public. This research delves into millennials’ digital CSR communication expectations from Indonesian unicorn companies. Digital CSR initiatives aim to bridge the gap between corporate needs and public expectations. Public expectations encompass beliefs, attitudes, and anticipations. The study focuses on five Indonesian unicorn companies—Gojek, Tokopedia, OVO, Traveloka, and Bukalapak. Data collection involved interviews with millennials who follow the Instagram accounts of unicorn companies. Findings reveal diverse millennial expectations generated through CSR communication on Instagram, spanning visual message representation, media utilisation, and prospective CSR programs. Storytelling emerges as a pivotal method for conveying expectations via Instagram accounts. Moreover, Instagram is not the sole medium utilised for CSR communication. Follower interest underscores the necessity for sustained, long-term CSR programs. Positive engagement, such as likes, shares, and comments, represents a tangible manifestation of the millennials’ positive response to the content shared by these companies.