Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Statistika

Penentuan Waktu Perawatan Optimal untuk Waktu Kerusakan Berdistribusi Weibull 2 Parameter Lisnur Wachidah; R. Dachlan Muchlis
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 2, No 1 (2002)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v2i1.491

Abstract

Makalah ini berusaha untuk memperkenalkan salah satu metoda penentuan waktuperawatan optimal apabila waktu antar kegagalan diketahui berdistribusi Weibull 2 parameter.Penentuan waktu perawatan optimal diperoleh dengan kriteria model perawatan ditetapkanberdasarkan usia. Dalam makalah ini akan dibahas perilaku parameter distribusi Weibull dan biayaperawatan, terhadap waktu perawatan optimal. Biaya yang dipertimbangkan dalam pembentukanmodel terdiri dari dua komponen biaya yaitu, ongkos perawatan pencegahan dan ongkos perawatanperbaikan.
Uji Keberartian Koefisien Raw Agreement MEGA ANISA RACHIM; TETI SOFIA YANTI; LISNUR WACHIDAH
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 9, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v9i2.997

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari seringkali terjadi dua penilai atau dua alat ukur dihadapkan padasuatu permasalahan untuk menyelesaikan, menentukan, mengukur dan mendiagnosis satu ataubeberapa objek penilaian atau pengukuran ke dalam satu kategori dari beberapa kategori yangmungkin. Dari dua penilai atau dua alat ukur dapat diketahui tingkat kesesuaian antara dua penilaiatau dua alat ukur tersebut. Dalam penulisan ini akan dikemukakan koefisien kesesuaian rawagreement beserta pengujiannya menggunakan dua metode yaitu menggunakan statistik Stouffer’s Zdan Binomial eksak. Raw Agreement dapat mengukur kesesuaian antara dua penilai atau dua alatukur dengan dua atau lebih kategori yang dinilai atau diukur. Sebagai aplikasi penulismenggunakan data dua alat diagnosis Appendisitis atau radang usus buntu pada pasien penderitanyeri perut kanan bawah di Bagian Bedah Unit Gawat Darurat di Rumah Sakit Hasan SadikinBandung pada tahun 2008, penelitian Dr. Dono Pranoto,2008. Setelah diuji, ternyata dua metodetersebut menghasilkan kesimpulan yang berbeda. Berdasarkan pengujian Stouffer’s Z didapat hasilyaitu tidak ada kesesuaian yang signifikan antara dua alat diagnosis Appendisitis dan berdasarkanpengujian Binomial eksak untuk keberartian koefisien ra ada kesesuaian antara dua alat diagnosisAppendisitis.
TEKNIK KORELASI UNTUK UJI ASOSIASI ANTARA DUA FAKTOR DENGAN MENGGUNAKAN PERINGKAT KENDALL t Lisnur Wachidah
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v4i2.889

Abstract

Teknik korelasi untuk uji asosiasi antara dua faktor dapat menggunakan uji asosiasi peringkat Kendall t. Koefisien korelasiadalah suatu ukuran yang digunakan untuk mengetahui derajat hubungan pada data kuantitatif. Koefisien korelasi peringkatKendall t, data dapat berbentuk kuantitatif ataupun kualitatif. Perhitungan pada koefisien korelasi peringkat Kendall t,perhitungannya tidak langsung menggunakan data asli, tetapi menggunakan peringkat yang diberikan kepada data aslitersebut. Uji asosiasi peringkat Kendall t antara dua faktor adalah untuk mengetahui apakah kedua faktor berasosiasipositif ataukah berasosiasi negatif, bergantung terhadap arah asosiasi yang diharapkan. Untuk N ñ 10, statistik uji yangdigunakan adalah b b b z t t =t - m s . Kriteria ujinya adalah tolak H0, jika nilai peluang dari z á a yang ditentukan.
Pemodelan Data Besar Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor Menggunakan Distribusi Mixture Erlang Indah Permatasari; Aceng Komarudin Mutaqin; Lisnur Wachidah
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v17i1.2714

Abstract

Distribusi mixture Erlang dengan parameter skala yang sama merupakan salah satu distribusi yangdapat digunakan untuk memodelkan data yang mempunyai karakteristik bermodus banyak (lebihdari satu). Penaksiran parameter distribusi mixture Erlang dengan parameter skala yang samamenggunakan algoritme Expectation-Maximization (EM), sedangkan uji kecocokan modeldistribusinya akan digunakan uji kecocokan Anderson-Darling. Sebagai bahan aplikasi akandigunakan data besar klaim asuransi kendaraan bermotor di Indonesia yang bersumber dari instansipemerintah XYZ. Hasil pemodelannya menunjukkan bahwa data besar klaim asuransi kendaraanbermotor Kategori 1 dan 2 Wilayah 1 di Indonesia berdistribusi mixture Erlang dengan parameterskala yang sama dan distribusi Erlang yang dilibatkan sebanyak 2. Dari distribusi mixture Erlangdengan parameter skala yang sama diperoleh nilai taksiran parameter bentuk 45 ; ; taksiranparameter bobot ̂ ; ̂ ; dan taksiran parameter skala ̂
Kajian Pendekatan F(t) untuk Menaksir Parameter Distribusi Weibull Melalui Metoda Rank Regresi R. Dachlan Muchlis; Lisnur Wachidah
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 3, No 2 (2003)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v3i2.574

Abstract

Penaksiran parameter distribusi Weibull melalui Metoda Kemungkinan menghasilkan solusiyang tidak unik, sehingga dikembangkan metoda pendekatan melalui regresi (K.C. Kapur & L. R.Lamberson, 1977) dengan melalui tranformasi x = ln(t) dan y = ln[ln{1–F(ti)}-1], dalam beberapaliteratur dikemukakan bentuk pendekatan untuk F(t) diantaranya yang dikemukanan Charles E.Ebeling dalam bukunya Reliability and Maintainability Engineering (1977) dan K.C. Kapur & L. R.Lamberson (1977) dalam bukunya Reliability in Engineering Design, Patric D. T O’Connorr (1991)dalam bukunya Practical Reliability Engineering. Dimitri Kececioglu (1991) dalam bukunya ReliabilityEngineering Handbook serta Linda C. Wolstenholme (1999) dalam bukunya Reliability Modelling,tetapi dari literatur yang ada hanya menawarkan pilihan pendekatan tanpa merekomendasikanpendekatan mana yang memberikan hasil paling akurat.Dalam makalah ini akan dicoba mengkaji pendekatan mana yang memberikan penaksir yangpaling baik, analisis dilakukan melalui simulasi dengan membangkitkan data berdistribusi Weibull 2parameter selanjutnya dengan memilih bentuk pendekatan F(t) ditaksir kembali parameternya.
Koefisien Korelasi Peringkat Spearman untuk Uji Asosiasi antara NilaiMatakuliahMetode Statistika I dan II Lisnur Wachidah
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v4i1.807

Abstract

Koefisien korelasi adalah suatu ukuran yang digunakan untuk mengetahui derajat hubungan pada data kuantitatif. Teknik korelasi untuk uji asosiasi data kuantitatif antara dua peubah dapatmenggunakan uji asosiasi peringkat Spearman, perhitungannya tidak langsung menggunakan data asli, tetapi menggunakan peringkat yang diberikan kepada data asli tersebut. Uji asosiasi peringkat Spearman antara dua peubah adalah untuk mengetahui apakah kedua peubah berasosiasi positif ataukah berasosiasi negatif.
Kecocokan Distribusi Normal Menggunakan Plot Persentil-Persentil yang Distandarisasi Lisnur Wachidah
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v9i1.991

Abstract

Dalam penelitian, peneliti tidak terlepas dengan data. Untuk keperluan analisis, ada ketentuanbahwa asumsi dari data yang dipergunakan haruslah mengikuti distribusi normal. Salah satumetode untuk kecocokan distribusi normal, dapat menggunakan Plot Persentil-Persentil atau P-PPlots yang distandarisasi (F.F. Gan, Kennet J. Koehler and John C. Thompsons; 1991). Sebagaiaplikasi digunakan data tentang kekuatan tarik benang jenis Cotton Ne. 21’s produksi PT WistexBandung.