Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengembangan dan peningkatan kualitas usaha kerajinan berbasis limbah kayu jati F. Deru Dewanti; Guniarti Guniarti; Agus Sulistyono; Yonny Koentjoro; Liliek Liliek
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v4i1.9108

Abstract

The problem is the abundance of untapped teak wood waste that has an impact on environmental pollution. The purpose of this community service activities is to develop an agro-industrial area and become a marketing platform for wood waste processing products. The service activities include: (1) programing preparation and socialization stage, (2) programing and to do exhibition assistance training, (3) monitoring and evaluation, (4) Marketing and promotion. The results obtained from processed teak waste are in the form of vehicle souvenirs such as cars, vespa, motorbikes, rickshaws, mineral water containers, fruit containers, and ashtrays which have been exhibited as superior products at the sub-district level. This program is implemented by UPN Veteran East Java together with Soerja Ngawi University and the Ngawi Food Security Agency. Activities carried out include comparative studies, mentoring, apprenticeship, procurement of tools and training for making souvenirs from waste, and marketing for groups of craftsmen. Waste processing is beneficial for the community in increasing knowledge and skills, increasing community income, and making the regional superior product of Ngawi Regency. Environmental pollution can be overcome by utilizing waste into superior products.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terong (Solanum melongena L.) terhadap Pemberian Paklobutrazol dan Pupuk Organik Cair Eceng Gondok Ikke Nurafifatur Rahmah; Agus Sulistyono; Makhziah Makhziah
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2021.006.2.8

Abstract

Terong (Solanum melongena L.) merupakan sayuran yang digemari masyarakat dan memiliki tingkat permintaan yang terus meningkat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi  paklobutrazol dan Pupuk Organik Cair (POC) eceng gondok terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong. Penelitian dilaksanakan bulan Desember 2020-Maret 2021 di Desa Cangaan-Kanor, Bojonegoro. Penelitian terdiri dari dua perlakuan yang disusun dalam Rancangan Petak Terbagi yang diulang tiga kali, dimana POC eceng gondok sebagai petak utama dan paklobutrazol sebagai anak petak. Paklobutrazol terdiri dari 4 taraf: 0 ppm, 125 ppm, 150 ppm dan 175 ppm. POC eceng gondok terdiri dari 4 taraf: 30 g/tanaman NPK sebagai kontrol, 200 ml/tanaman, 300 ml/tanaman dan 400 ml/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi nyata antara paklobutrazol dan POC eceng gondong terhadap jumlah buah/tanaman, berat buah/tanaman dan hasil terong/hektar, yaitu aplikasi paklobutrazol 150 ppm dan POC eceng gondok 300 ml/tanaman mempunyai jumlah buah/tanaman dan berat buah per tanaman dan per hektar paling besar. 
PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS BIO-SLURRY SEBAGAI PUPUK ORGANIK DAN PENJARANGAN BUAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN STROBERI Gabriella Nathalia; Agus Sulistyono; Djarwatiningsih Djarwatiningsih
AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Percetakan Umi Toaha Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/agrotek.v7i1.299

Abstract

The production of strawberry plants decreases every year because strawberry farmers do not optimize strawberry cultivation techniques. The purpose of this study was to determine the effect of bio-slurry dose and the number of fruit on the growth and yield of strawberry plants. This research was conducted in Ringin Agung, Medowo Village, Kandangan District, Kediri Regency, East Java from November 2021 – March 2022. The study used a two-factor Randomized Block Design (RBD) which was repeated three times. The first factor was the dose of bio-slurry which consisted of 9 levels: NPK (Control), 750 g, 1,000 g, 150 ml, 200 ml, 750 g + 150 ml, 750 g + 200 ml, 1,000 g + 150 ml, 1,000 g + 200 ml. The second factor is fruit thinning which consists of 2 levels: fruit thinning and without fruit thinning. Results showed that the treatment of organic bio-slurry fertilizer at a dose of 1000 g + 200 ml liquid was able to supply nutrients equivalent to NPK fertilizer. The dose of bio-slurry 1000 g + liquid 200 ml and fruit thinning improved the quality and production of strawberries.
Respon Hasil Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) terhadap Macam Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Buah Assa Najah Assadiyah; F. Deru Dewanti; Agus Sulistyono
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.967 KB) | DOI: 10.37637/ab.v6i1.1079

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan komoditas hortikultura yang kebutuhannya meningkat setiap tahunnya. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tomat yang optimal dapat dilakukan dengan cara menggunakan media tanam organik dan pupuk organik cair limbah buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi media tanam organik dan konsentrasi pupuk organik cair limbah buah yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah komposisi media tanam (M) yang terdiri dari 4 taraf yaitu M0 : Tanah, M1 : Tanah : arang sekam dengan perbandingan 1:1/polybag, M2 : Tanah : pupuk kandang sapi dengan perbandingan 1:1/polybag, M3 : Tanah : arang sekam : pupuk kandang sapi dengan perbandingan 1:1:1/polybag dan konsentrasi pupuk organik cair limbah buah (P) sebagai faktor kedua yang terdiri dari 4 taraf yaitu P0 : 200 ml/l, P1 : 250 ml/l, P2 : 300 ml/l, P3 : 350 ml/l, sehingga didapatkan 16 kombinasi yang masing-masing diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi macam media tanam dan konsentrasi pupuk organik cair limbah buah memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah buah per tanaman, jumlah buah total per tanaman, bobot buah per periode panen, bobot buah total per tanaman, dan persentase fruit set. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan media tanam tanah : sekam : pupuk kandang sapi 1:1:1 dan konsentrasi pupuk organik cair limbah buah 300 ml/l.
PENGARUH KONSENTRASI DAN INTERVAL WAKTU PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum L.) Ahmad Khafid Afianto; Djarwatiningsih Djarwatiningsih; Agus Sulistyono
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 8 No. 2 (2020): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : Agrotechnology Study Program, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum L.) memiliki prospek permintaan pasar yang tinggi. Produksi tanaman tomat yang rendah dapat disebabkan oleh pemberian unsur hara yang tidak optimal bagi tanaman. Pertumbuhan dan produksi tanaman tomat dapat dioptimalkan dengan memberikan berbagai perlakuan, diantaranya adalah dengan pemberian nutrisi yang tepat dan seimbang menggunakan pupuk organik cair (POC) (NASA) serta interval waktu pemberian yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi POC NASA dan interval waktu pemberian terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat yang dilakukan di UPT 3 Dinas Pertanian Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada bulan Desember 2019 – Maret 2020. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor yang diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama adalah konsentrasi POC (NASA), terdiri dari empat taraf yaitu tanpa pemberian POC NASA (kontrol) (P0), 1 ml/l air (P1), 2 ml/l air (P2), dan 3 ml/l air (P3). Faktor kedua adalah interval waktu pemberian yang terdiri dari tiga taraf yaitu 1 minggu sekali (V1), 2 minggu sekali (V2), dan 3 minggu sekali (V3). Terjadi interaksi yang sangat nyata pada perlakuan kombinasi P3V2 terhadap tinggi tanaman tomat pada umur 40 hst (68,06), 50 hst (80,56), 60 hst (86,06), dan jumlah daun pada umur 40 hst (20,11), 50 hst (26,56), 60 hst (35,11).
PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PAKLOBUTRAZOL DAN DOSIS PUPUK NPK 16-16-16 DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) Firda Rohatul Widad; Agus Sulistyono; Djarwatiningsih Djarwatiningsih
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 9 No. 2 (2021): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : Agrotechnology Study Program, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu tanaman yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia. Produksi cabai rawit meningkat namun belum mampu memenuhi kebutuhan cabai rawit nasional sehingga pemerintah masih harus melakukan impor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemberian paklobutrazol dan dosis pupuk NPK 16-16-16 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian dilaksanakan di Gresik pada bulan November 2020 sd Maret 2021. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Petak Terbagi (RPT) terdiri dari dua faktor yaitu frekuensi pemberian paklobutrazol (P) dan dosis pupuk NPK (N) dan diulang sebanyak tiga kali. Perlakuan kombinasi antara frekuensi pemberian paklobutrazol dan dosis pupuk NPK memberikan pengaruh yang nyata terhadap semua parameter kecuali umur muncul bunga dan umur masak buah. Kombinasi perlakuan tanpa aplikasi paklobutrazol + 24 g/tanaman pupuk NPK 16-16-16 meningkatkan tinggi tanaman sebesar 18% dan jumlah daun sebesar 48% dibandingkan dengan kontrol. Hasil terbaik yaitu kombinasi perlakuan dua kali aplikasi paklobutrazol + 24 g/tanaman pada parameter jumlah bunga, Persentase bunga jadi buah (fruitset), jumlah buah total per tanaman, dan bobot buah total per tanaman. Hasil terbaik pada dosis NPK 24 g/tanaman mampu mempercepat umur muncul bunga (43,79) hari dan umur masak buah (86,04) hari.
PENGARUH UMUR PINDAH TANAM DAN JENIS PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERONG (Solanum melongena L.) Fitriany Primawati; Djarwatiningsih P. Soejarwo; Agus Sulistyono
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 10 No. 1 (2022): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : Agrotechnology Study Program, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terong (Solanum melongena L.) merupakan sayuran yang dibudidayakan untuk dimanfaatkan buahnya dalam segi gizi dan harga buah terong menjadi komoditas yang mengalami peningkatan permintaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan umur pindah tanam dan jenis pupuk organik cair yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-April 2021 di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor yaitu umur pindah tanam dan jenis pupuk organik cair dengan 16 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali. Faktor pertama yaitu umur pindah tanam dengan 4 taraf yaitu umur bibit 10 hari, 20 hari, 30 hari, dan 40 hari. Sedangkan faktor kedua yaitu jenis pupuk organik cair dengan 4 taraf yaitu pupuk NPK 20 gram/tanaman, bonggol pisang 150 ml/tanaman, Super Aci 3 ml/liter, dan Nasa 150 ml/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan umur pindah tanam dan jenis pupuk organik cair menunjukkan interaksi pada parameter pengamatan jumlah daun dan diameter batang. Umur pindah tanam 10 hari dan jenis pupuk NPK 20 gram/tanaman menunjukkan hasil tertinggi pada parameter pengamatan jumlah daun dan diameter batang.
PENGARUH KONSENTRASI PACLOBUTRAZOL DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum) Nella Oktavianty Sugiharto; Agus Sulistyono; Nora Augustien Kusumaningrum
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 10 No. 1 (2022): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : Agrotechnology Study Program, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat merupakan jenis komoditi hortikultura yang cukup banyak diminati oleh masyarakat Indonesia karena kandungan gizi yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi paclobutrazol dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur pada bulan Desember 2020 – April 2021 dengan menggunakan polybag. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari dua faktor, faktor pertama yaitu konsentrasi paclobutrazol (P) terdiri dari: P0 = 0 ppm (kontrol), P1 = 150 ppm, P2 = 300 ppm, P3 = 450 ppm dan faktor kedua dosis pupuk NPK terdiri dari: N0 = 25 g/tanaman (kontrol), N1 = 12,5 g/tanaman, N2 = 20 g/tanaman, N3 = 27,5 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi 150 ppm paclobutrazol + 27,5 g/tanaman pupuk NPK meningkatkan jumlah bunga, jumlah buah total per tanaman, bobot buah total per tanaman, fruitset, dan kandungan Vitamin C.
Fruit Set dan Daya Simpan Buah Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Akibat Pemberian Paklobutrazol dan Pupuk Organik Cair Buah Pisang : Fruit Set and Fruit Shelf Life of Cayenne Pepper (Capsicum frutescens L.) Due to of Paclobutrazol and Banana Liquid Organic Fertilizer Nova Triani; Agus Sulistyono
Agrocentrum Vol. 1 No. 1 (2023): Agrocentrum
Publisher : Agriculture Faculty - UPN "Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrocentrum.v1i1.3

Abstract

Increasing the productivity of cayenne pepper (Capsicum frutescens L.) can be done through the use of growth regulators, namely paclobutrazol and liquid organic fertilizer. Treatment of paclobutrazol concentrations and doses of liquid organic fertilizer derived from banana fruit waste is expected to increase the fruit set and storability of the resulting cayenne pepper. The purpose of this study was to determine the best concentration of paclobutrazol and POC banana fruit to increase the fruit set of cayenne pepper, and to determine the best concentration of paclobutrazol to produce cayenne pepper with a more resistant shelf life. The research method used was using a Split Plot Design with the main plot being the dosage of liquid organic fertilizer for bananas, which consisted of NPK 40 g/plant (control), 300 ml/plant POC banana, 400 ml/plant and 500 ml/plant POC bananas. While the concentration of paclobutrazol as a sub-plot, which consisted of 0 ppm/without paclobutrazol (control), 100, 150 and 200 ppm. The results showed that there was a significant interaction between the combination treatment concentrations of paclobutrazol and the dosage of liquid organic fertilizer for bananas in the observed parameter of fruit set percentage. A higher percentage of fruit set was obtained from the combination treatment of 150 ppm paclobutrazol concentration with a dose of 300 ml/plant of banana liquid organic fertilizer. The concentration of paclobutrazol had a significant effect on the storability of cayenne pepper. Cayenne pepper that more resistant to storage were obtained from treatment with a concentration of 150 ppm paclobutrazol.
Effect of Liquid Organic Fertilizer Type and Concentration on the Growth and Production of Purple Eggplant (Solanum melongena L.) Agus Sulistyono; Kiki Adelia Putri; Djarwatiningsih Pongki S.
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 12, No 4 (2023): December 2023
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v12i4.997-1009

Abstract

The productivity of purple eggplant has decreased and consumption continues to increase, it is necessary to increase the productivity of purple eggplant. Increasing productivity can be done by applying liquid organic fertilizer (LOF) derived from organic waste such as banana peels and fish waste. The purpose of this study was to determine the type and concentration of LOF that can help the growth and yield of purple eggplant. This research was conducted on the land of the Faculty of Agriculture, University of National Development (UPN) "Veteran" East Java in March to July 2022. The study used a factorial Randomized Block Design (RBD) consisting of 2 factors. The first factor was the LOF of banana peels and LOF of fish waste. The second factor is the LOF concentration level, namely 10%, 15%, 20%, 25% and 30%. The results showed that the treatment combination of fish waste LOF with a concentration of 30% gave plant with a biggest stem diameter of 1.01 cm. While the treatment combination of fish waste LOF with a concentration of 25% gave results with a total of 16.78 flowers and a total fruit weight of 1435.61 g/plant. Keywords:   Banana peels, Concentration, Eggplant, Fish waste, Yield