Abd. Wahed
Jurusan Syari‟ah dan Ekonomi STAIN Pamekasan, Jln. Pahlawan KM. 04 Pamekasan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

AKTUALISASI HUKUM ISLAM TERHADAP MASALAH-MASALAH KONTEMPORER Wahed, Abd.
The Indonesian Journal of Islamic Family Law Vol 3 No 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.425 KB)

Abstract

Abstraks: Keluwesan dan kedinamisan  hukum Islam harus diimbangi kreatifitas yang tinggi para pemikir kaum muslimin supaya aktualisasi hukum Islam dalam era modern ini berjalan semestinya sehingga hukum Islam mampu menjadi pioner dalam mengarahkan kehidupan umat manusia khususnya kaum muslimin menuju keridlaan Allah swt. Aktualisasi hukum Islam dalam era modern ini adalah usaha menjadikan hukum Islam sebagai barometer aktifitas hukum  dalam masyarakat Islam, khususnya masyarakat Islam Indonesia. Aktualisasi ini dimaksudkan sebagai pencerahan dari ketidakberdayaan system yang lain mengantarkan manusia kepada kesejahteraan. Aktualisasi hukum Islam terhadap masalah-masalah kontemporer adalah rangkaian kegiatan untuk meng‟ekstrak‟ unsur-unsur masalah kontemporer tersebut kemudian dicarikan solusi supaya sesuai dengan ideal moral syari‟ah melalui metodemetode penetapan hukum yang telah ditetapkan oleh imam-imam mazhab fiqh klasik. Terdapat dua bentuk usaha untuk aktualisasi hukum Islam di dalam NKRI, pertama, menjadikan hukum Islam sebagai hukum voluntir ( voluntary law ) yaitu pelaksanaan hukum Islam oleh individu dan masyarakat dalam rangka civil society yang relatif independen daripada pelaksanaa hukum Islam oleh negara. Kedua, formalisasi syariat Islam menjadi hukum positif, sebagai jalan pintas. Kedua pola usaha ini yang sebenarnya sudah berjalan di Indonesia, tanpa formalisasi Piagam Jakarta. Jadi, walaupun terdapat dualisme pelaksanaan hukum di Indonesia, aktualisasi hukum Islam tetap bisa diupayakan dan dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab moral cendikiawan kaum muslimin.Kata Kunci:  Aktualisasi, Hukum Islam, Masalah-Masalah Kontemporer 
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING DALAM PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS SISWA SMP RAUDLATUL ULUM JANGKAR TANAH MERAH BANGKALAN Wahed, Abd.
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v4i1 Januari.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi model pembelajaran cooperative learning dalam konteks penguatan karakter religius siswa di SMP Raudlatul Ulum Jangkar Tanah Merah Bangkalan. Pembahasan mencakup konsep dasar karakter religius, penggunaan model pembelajaran cooperative learning dalam pendidikan, implementasi konkret di SMP Raudlatul Ulum, serta implikasi dari penggunaan model cooperative learning terhadap penguatan karakter religius siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran cooperative learning di SMP Raudlatul Ulum Jangkar Tanah Merah Bangkalan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam memperkuat karakter religius siswa. Dengan fokus pada konsep dasar karakter religius, seperti moralitas, spiritualitas, dan nilai-nilai keagamaan, serta penggunaan model cooperative learning yang mendorong interaksi sosial, kerjasama tim, dan tanggung jawab bersama, penelitian ini menghasilkan implikasi positif. Implementasi praktisnya di sekolah ini melalui aktivitas seperti diskusi kelompok dan pemecahan masalah bersama telah terbukti memperkuat nilai-nilai keagamaan siswa, seperti kesabaran, kejujuran, dan sikap peduli terhadap sesama, menjadikannya pendekatan yang relevan dan berdaya guna dalam konteks pendidikan karakter religius di lingkungan sekolah tersebut.
Aktualisasi Hukum Islam Terhadap Masalah-Masalah Kontemporer Wahed, Abd.
Al-Hukama': The Indonesian Journal of Islamic Family Law Vol. 3 No. 2 (2013): Desember
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/al-hukama.2013.3.2.148-164

Abstract

Keluwesan dan kedinamisan  hukum Islam harus diimbangi kreatifitas yang tinggi para pemikir kaum muslimin supaya aktualisasi hukum Islam dalam era modern ini berjalan semestinya sehingga hukum Islam mampu menjadi pioner dalam mengarahkan kehidupan umat manusia khususnya kaum muslimin menuju keridlaan Allah swt. Aktualisasi hukum Islam dalam era modern ini adalah usaha menjadikan hukum Islam sebagai barometer aktifitas hukum  dalam masyarakat Islam, khususnya masyarakat Islam Indonesia. Aktualisasi ini dimaksudkan sebagai pencerahan dari ketidakberdayaan system yang lain mengantarkan manusia kepada kesejahteraan. Aktualisasi hukum Islam terhadap masalah-masalah kontemporer adalah rangkaian kegiatan untuk meng‟ekstrak‟ unsur-unsur masalah kontemporer tersebut kemudian dicarikan solusi supaya sesuai dengan ideal moral syari‟ah melalui metodemetode penetapan hukum yang telah ditetapkan oleh imam-imam mazhab fiqh klasik. Terdapat dua bentuk usaha untuk aktualisasi hukum Islam di dalam NKRI, pertama, menjadikan hukum Islam sebagai hukum voluntir ( voluntary law ) yaitu pelaksanaan hukum Islam oleh individu dan masyarakat dalam rangka civil society yang relatif independen daripada pelaksanaa hukum Islam oleh negara. Kedua, formalisasi syariat Islam menjadi hukum positif, sebagai jalan pintas. Kedua pola usaha ini yang sebenarnya sudah berjalan di Indonesia, tanpa formalisasi Piagam Jakarta. Jadi, walaupun terdapat dualisme pelaksanaan hukum di Indonesia, aktualisasi hukum Islam tetap bisa diupayakan dan dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab moral cendikiawan kaum muslimin.  
The Environmental Practices of Coastal Muslim Families from the Perspective of Fiqh al-Bi’ah El Amin, Faris; Jalil, Abdul; Fauzi, Achmad; Wahed, Abd.; Furqoni, Aminullah
Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/al-manhaj.v7i1.19998

Abstract

Muslim families in coastal areas face complex ecological challenges stemming from marine resource exploitation, pollution, and limited environmental awareness. This study employs a qualitative empirical approach, with data collected through observation, interviews, and documentation of Muslim households in coastal communities. Data were analyzed using a descriptive-analytical method and interpreted within the framework of fiqh al-bi’ah (Islamic environmental jurisprudence). The findings reveal that while positive practices—such as the provision of household waste bins—are already in place, unsustainable behaviors persist, including open burning and sea dumping once bins are full. The availability of household waste bins serves as the primary supporting factor for pro-environmental behavior, whereas the absence of village-level Temporary Disposal Sites (TPS) and limited ecological awareness among coastal families act as major constraints. From the perspective of fiqh al-bi’ah, practices such as burning and sea dumping constitute ḍarar (harm), as they generate social problems, degrade marine ecosystems, and threaten both biodiversity and human health. This study highlights the urgent need to strengthen environmental awareness among coastal Muslim families through religious-ethical frameworks to ensure ecological sustainability.