Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aplikasi BETA (Belajar dari Peta): Media Edukasi Doa-Doa Harian Siswa SD Kelas Rendah Ani Nur Aeni; Tiara Erlina; Diana Puspita Dewi; Fakhri Luqman Hadi; Safitri Ramadhani
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1367.001 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v9i1.49203

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak yang ditimbulkan pada siswa dalam memanfaatkan Aplikasi BETA sebagai media edukasi belajar dan menghafal doa-doa harian Islam. Studi penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode penelitian DD. Sasaran dalam dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar kelas rendah. Subjek penelitian ini adalah guru kelas rendah guru PAI, dan siswa kelas rendah. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan data, reduksi data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hafalan doa-doa harian siswa meningkat dengan menggunakan. Dengan demikian, Aplikasi BETA berbasis android dapat menjadi alternatif belajar doa-doa harian siswa secara mandiri. Keuntungan yang diperoleh siswa dengan memanfaatkan Aplikasi BETA untuk belajar dan menghafal doa-doa harian yaitu: dapat dibawa ke mana saja karena terdapat di dalam gawai; dapat digunakan setiap saat dengan mudah; mengarahkan penggunaan gawai ke arah yang bermanfaat; lebih praktis dalam menemukan materi yang dibutuhkan secara cepat; meningkatkan motivasi belajar, menghafal, serta mengamalkan doa-doa harian karena dapat diakses dengan mudah; dapat mengefektifkan waktu; banyak warna dan gambar serta ikonnya menarik; hemat kuota internet dan hemat ruang penyimpanan pada perangkat (gawai). The purpose of this study was to examine the impact on students in utilizing the BETA application as an educational medium for learning and memorizing Islamic daily prayers. This research study is qualitative in nature using the DD research method. The target in this research is elementary school students of low grade. The subjects of this study were low grade PAI teachers, and low grade students. Data analysis techniques were carried out by collecting data, reducing data, and verifying data. The results showed that the memorization of students' daily prayers increased by using . Thus, the Android-based BETA application can be an alternative to learning students' daily prayers independently. The advantages that students get by using the BETA Application to learn and memorize daily prayers are: (1) it can be taken anywhere because it is in the device, (2) it can be used at any time easily, (3) directs the use of the device in the right direction. that are useful, (4) more practical in finding the required material quickly, and (5) increasing motivation to learn, memorize, and practice daily prayers because they can be accessed easily.  In addition, using the BETA Application can save time; lots of attractive colors and images and icons; save internet quota and save storage space on your device.
PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI PELATIHAN AHFIDZ AL-QURAN DAN DOA-DOA SEPUTAR IBADAH DENGAN METODE TIKRAR Ani Nur Aeni; Nurdinah Hanifah; Dadan Djuanda; Maulana Maulana; Rifki Febrian; Tiara Erlina
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1238

Abstract

 Pengabdian ini merupakan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis kepakaran bidang ilmu (PkM Bidang Ilmu) yang bertujuan untuk menguatkan karakter religus melalui pelatihan Tahfidz Al-Quran dan doa-doa seputar ibadah dengan Metode Tikrar. Pengabdian ini berbentuk pelatihan yang dilaksanakan secara luring kepada kelompok masyarakat di wilayah kelurahan Pasawahan, Kec. Dayeuhkolot, Kab. Bandung, persisnya adalah Ibu-ibu Jama’ah Mesjid Al-Ikhlas di Citepus Kulon Kelurahan Pasawahan Kec. Dayeuhkolot. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 10 orang dengan 1 orang instruktur yang berlangsung selama 20 jam dalam 5 kali pertemuan. Pelaksanaannya setiap hari Selasa dan Jumat, pada tanggal 16 sampai dengan 30 Agustus 2022. Satu pertemuan berjumlah 4 jam pelatihan, dan 1 jamnya adalah 45 menit, sehingga setiap pertemuan berlangsung dalam 180 menit (3 jam). Materi yang diberikan dalam pelatihan dengan Metode Tikrar ini adalah: 1) Tahfidz Al-Quran, 2) Tahfidz Doa-doa seputar ibadah. Target pelatihan ini adalah ibu-ibu jamaah mesjid Al-Ikhlas dapat: 1) Melafalkan hafalan surat An-Naba ayat 1-40 dengan bacaan yang benar, 2) Melafalkan hafalan doa-doa seputar ibadah, yaitu doa memohon dilapangkan dan dimudahkan segala urusan; doa syukur nikmat usia 40 tahun; doa shalat mayit; doa saat masuk rumah; doa menempati tempat baru; doa keselamatan; doa kemashlahatan dunia dan akhirat. Dari hasil pelatihan ini 90% target tercapai. Dengan adanya pelatihan ini peserta mendapatkan manfaat dan berharap kegiatannya dapat dilaksanakan secara kontinyu.  Abstract. This service is a Community Service based on expertise in the field of science (PkM in the Field of Science) which aims to strengthen religious character through Tahfidz Al-Quran training and prayers around worship with the Tikrar Method. This service is in the form of training which is carried out offline to community groups in the Pasawahan village area, Dayeuhkolot District, Bandung Regency, precisely the mothers of the Al-Ikhlas Mosque Jama'ah in Citepus Kulon, Pasawahan Village, Dayeuhkolot. The number of participants in this activity was 10 people with 1 instructor which lasted for 20 hours in 5 meetings. The implementation is every Tuesday and Friday, from 16 to 30 August 2022. One meeting amounts to 4 hours of training, and 1 hour is 45 minutes, so each meeting takes place in 180 minutes (3 hours). The materials given in this training with the Tikrar Method are: 1) Tahfidz Al-Quran, 2) Tahfidz Prayers around worship. The target of this training is that the mothers of the pilgrims of the Al-Ikhlas mosque can: 1) Recite the memorization of the letter An-Naba verses 1-40 with correct reading, 2) Recite the memorization of prayers around worship, that is, prayers begging to be explained and facilitated all affairs; the prayer of thanksgiving of the 40-year-old; prayers; prayers upon entering the house; prayer occupies a new place; prayers of salvation; prayers of the goodness of the world and ahirat. From the results of this training, 90% of the target was achieved. With this training, participants get benefits and hope that their activities can be carried out continuously.
DISEMINASI MEDIA PEMBELAJARAN PAI SD BERBASIS APLIKASI ANDROIDSEBAGAI PRODUK HASIL PENELITIAN DI BIDANG PENDIDIKAN Ani Nur Aeni; Nurdinah Hanifah; Dadan Djuanda; Maulana; Tiara Erlina; Diana Puspita Dewi; Fakhri Lukman Hadi; Safitri Ramadhani
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 5 No 1 (2023): SNPPM 5 Universitas Muhammadiyah Metro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh terdorongnya tim peneliti untuk menyebarluaskan hasil penelitian kepadapublik, berupa produk media pembelajaran dalam bentuk aplikasi android bernama BETA (Belajar dari Peta) dandidorong dengan rasa tanggung jawab untuk membantu meningkatkan kompetensi professional guru dalammembuat media pembelajaran, mengingat masih banyak guru yang belum terbiasa dan belum bisa membuat mediapembelajaran sendiri dikarenakan keterbasan kemampuan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalahpelatihan kepada 15 orang guruSD yang dilaksanakan di SDN Sukamaju Kecamatan Sumedang Utara KabupatenSumedang Provinsi Jawa Barat Pada bulan Juli 2023 yang berlangsung selama 3 hari. Materi pelatihan meliputi 3hal, yaitu materi untuk mengupgrade kemampuan IT guru, praktik pembuatan media aplikasi android dan latihanmandiri untuk pembuatan aplikasi. Hasil yang diperoleh setelah mengikuti pelatihan: 1) Peserta dapat membuatmedia pembelajaran berupa aplikasi android, dengan dibimbing oleh instruktur dan dipandu dengan modulpelatihan, 2) Respon peserta sangat positif terhadap pelakanaan pelatihan, dan harapannya pelatihan dapat terusberlanjut untuk jenis pelatihan media lainnya. Perubahan yang terjadi setelah mengikuti pelatihan adalahkemampuan IT guru-guru meningkat.
Meningkatkan Keterampilan Abad 21 Guru SD Melalui Pelatihan Convert Powerpoint Menjadi Media Pembelajaran Aplikasi Android Ani Nur Aeni; Nurdinah Hanifah; Dadan Djuanda; Maulana Maulana; Tiara Erlina; Diana Puspita Dewi; Fakhri Luqman Hadi; Safitri Ramadhani
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2656

Abstract

Pembelajaran di Abad 21 menuntut para guru menguasai kerampilan abad 21, salah satunya adalah keterampilan creative thinking. Keterampilan berfikir kreatif ini sangat penting agar guru dapat berinovasi dalam pembelajaran, salah satunya dalam membuat media pembelajaran yang lebih kreatif dan berbasis digital. Keterampilan ini dapat diperoleh guru melalui pelatihan. Metode dalam pengabdian ini adalah pelatihan kepada 15 guru SD yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2023 di SDN Sukamaju Sumedang Utara Jawa Barat. Hasil yang diperoleh adalah 1) guru-guru dapat memahami perangkat, program komputer, dan aplikasi yang dibutuhkan untuk membuat media powerpoint menjadi aplikasi Android, yaitu komputer atau laptop berbasis microsoft powerpoint bukan laptop berbasis chromebook, microsoft office windows 10 atau di atasnya, gawai Android versi 9 (Pie) atau di atasnya, aplikasi Canva, microsoft word, microsoft powerpoint, ispring Suite Suite, aplikasi editing video di laptop atau gawai dan website pengunduh audio atau lagu, 2) Guru-guru dapat mengikuti langkah-langkah untuk convert powerpoint menjadi aplikasi Android dengan aplikasi utama yang dibutuhkan adalah aplikasi web2apk dan menu ispring Suite yang sudah terintegrasi pada microsoft  powerpoint.  Perubahan yang terjadi setelah megikuti pelatihan ini adalah guru-guru dapat membuat media pembelajaran berupa powerpoint yang diubah menjadi aplikasi Android. Aplikasi ini dapat diakses oleh siswa melalui gawai Android.