Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI DENGAN EFIKASI DIRI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PERSADIA SALATIGA Henni Kusuma; Wahyu Hidayati
Jurnal Keperawatan Medikal Bedah Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Medikal Bedah
Publisher : Jurnal Keperawatan Medikal Bedah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.412 KB)

Abstract

Latar Belakang : Motivasi pasien DM tipe 2 dapat berfluktuasi disebabkan oleh perawatan yang lama dan  biaya  yang  besar  sehingga  dapat  menimbulkan  masalah  psikologis  seperti  frustasi,  cemas,  dan depresi. Masalah psikologis ini dapat mempengaruhi motivasi klien untuk melakukan perawatan diri. Tingkat  motivasi  klien  yang  rendah  dapat  mempengaruhi  efikasi  diri  klien,  sehingga  manajemen perawatan diri pasien DM tidak dapat berjalan dengan baik. Manajemen diri yang berjalan kurang baik akan berdampak pada keberhasilan penatalaksanaan pasien DM.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara motivasi dengan efikasi diri pasien DM tipe 2 di PERSADIA Salatiga.Metode: Desain dalam penelitian ini adalah analitik cross sectional dengan jumlah sampel 110 pasien DM tipe 2. Analisa data menggunakan Chi square, uji t independen, dan regresi logistik berganda. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa karakteristik responden tidak ada yang berhubungan dengan efikasi diri kecuali pekerjaan  (p value=0,000; α=0,05) dan pendidikan  (p value=0,049; α=0,05). Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan efikasi diri (p value=0,045; α=0,05), ada hubungan antara depresi dengan efikasi diri (p value 0,022; α: 0,05), dan motivasi berhubungan dengan efikasi diri (p value 0,000; α: 0,05). Responden yang memiliki motivasi baik berpeluang 4,315 kali untuk memiliki efikasi diri baik dibanding dengan responden yang memiliki motivasi kurang baik setelah dikontrol oleh pekerjaan, pendidikan, dukungan keluarga, dan depresi (OR 95% CI: 0,082-6,874).Kesimpulan: Diharapkan perawat dapat meningkatkan motivasi dan efikasi diri pasien DM tipe 2 dengan memberikan pendidikan kesehatan terstruktur dengan metode swabantu self help group, memfasilitasi pemberian dukungan sosial, dan memberikan intervensi untuk mencegah munculnya depresi.
PERBEDAAN KEJADIAN DEPRESI PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE ON HEMODIALISIS YANG DIPENGARUHI DUKUNGAN KELUARGA Yuliana Tina Mutiara; Wahyu Hidayati; ahmad asyrofi
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 1 No. 1 (2018): May 2018
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.006 KB) | DOI: 10.32584/jikj.v1i1.30

Abstract

EFFECT OF APPLICATION OF GENERALIST NURSING ACTION: ANSIETAS ON CHRONIC POSTED DISEASE PATIENTS  ABSTRACTUnhealthy lifestyle caused of chronic kidney disease. Urban communities are particularly vulnerable to unhealthy lifestyles, which can lead to chronic kidney disease. Chronic kidney disease is a condition which the kidney are permanently damaged and ultimately have an impact to the function of the kidney. Physical changes that occur in patients with chronic kidney disease associated with signs and symptom’s the severity of the disease. It will certainly affect the psychosocial condition of patients. Psychosocial problems that arise in hopitalized patients with chronic kidney is anxiety. This Scientific works aims to describe the nursing care of anxiety in patients with Chronic Kidney disease especially with relaxation techniques. Patients who are able to overcome their anxiety will improve the effectiveness of the physical treatments that are being undertaken. Thus, the nurse's role in providing psychosocial nursing care is necessary so that anxiety problems do not cause adverse impact to the patient. Keywords: Axiety, Chronic Kidney Disease, Relaxation technique
Studi Fenomenologi: Pengalaman Aktivitas Fisik Klien Yang Menjalani Hemodialisis Rosiah Rosiah; Shofa Chasani; Wahyu Hidayati
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.234 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v3i1.78

Abstract

Hemodialisis merupakan salah satu terapi yang dilaksanakan oleh klien dengan penyakit ginjal kronis stadium akhir. Berbagai perubahan fisik dan psikologis klien yang menjalani hemodialisi berpengaruh pada kemampuan klien dalam melakukan aktivitas fisik. Pengalaman klien yang menjalani hemodialisis dalam melakukan aktivitas fisik merupakan hal penting untuk diketahui agar dapat menjadi dasar pengembangan program intervensi untuk mengurangi resiko komplikasi penyakit jantung yang menjadi penyebab utama kematian penyakit ini.Tujuan penelitian ini yaitu mengeksplorasi secara mendalam pengalaman pemenuhan kebutuhan aktivitas fisik klien yang menjalani hemodialisis.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui in-depth interview kepada 8 (delapan) orang klien yang menjalani hemodialisis.  Keabsahan data meliputi credibility, dependability, confirmability, transferability. Teknik analisis data menggunakan metode Collaizi.Hasil penelitian didapatkan 4 (empat) tema yaitu:  (1) Perubahan pemenuhan kebutuhan aktivitas selama menjalani hemodialisis; (2) Mempertahankan kemampuan perawatan diri selama menjalani hemodialisis (3) Perencanaan dalam upaya mempertahankan kemampuan aktivitas fisik; (4)  Harapan terhadap pelayanan terkait dengan intervensi keperawatanHasil penelitian pengalaman aktivitas fisik klien yang menjalani hemodialis dapat dijadikan dasar pengembangan program pelayanan keperawatan yang lebih bermutu untuk dapat meningkatkan produktifitas klien sehingga kualitas hidup klien hemodialisis menjadi lebih baik.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENANGANI PENYEBARAN COVID-19 PADA LANSIA (LANJUT USIA) DI DESA CEMARA JAYA KECAMATAN WASILE KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Wahyu Hidayati; Evelin J. R. Kawung; Cornelius Paat
HOLISTIK, Journal of Social and Culture Vol. 14 No. 3 / Juli - September 2021
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Since the first case of Covid-19 was announced on March 2, 2020, the number of cases in Indonesia continues to increase and the Coronavirus or COVID-19 is very easy to spread. The elderly group is often associated with a group that is susceptible to various diseases because its physiological will gradually decrease including the body's immune system. The risk of complications from COVID-19 is higher. Cemara Jaya Village Government in handling the spread of COVID-19 in the elderly is to carry out social restrictions and lock down border areas and spray in every house and community environment. The Government of Cemara Jaya Village also provides education to the elderly regarding the dangers of COVID-19 in the elderly and applies the rules of wearing masks, sticking hands with soap, and keeping a distance.The Village Government also enforces a rule for violators of the rule, namely for all people who violate the rules of not wearing masks while traveling will be sanctioned in the form of self-isolation in their homes. During the COVID-19 pandemic, the Government of Cemara Jaya Village provided social assistance to the elderly in the form of rice, eggs, instant noodles, sugar and masks. The Village Government also provided cash assistance in the form of Rp 500,000, to eligible people such as the elderly, widowed mothers, and orphans during the COVID-19 pandemic.Keywords: elderly, pandemic, Covid-19
Pelatihan pembuatan pembersih lantai berbahan minyak jelantah bagi anak usia sekolah di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al-Ma’un Muhammadiyah Matraman Jakarta Fitri Yuniarti; Fitriani Fitriani; Wahyu Hidayati; Muhamad Afif Muzafar; Revika Putri Herlin; Hanifah Rahmi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39054

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan atas kerjasama tim pengabdian masyarakat yang merupakan dosen program studi farmasi FFS UHAMKA dengan mitra yaitu Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al-Ma’un, Muhammadiyah Matraman, Jakarta. Tujuan dari pengabdian ini adalah pemberian edukasi dan pelatihan dalam pemanfaatan teknologi tepat guna untuk pengolahan limbah minyak goreng bekas menjadi produk yang bermanfaat. Selain itu juga mengedukasi anak-anak di LKSA untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dengan memanfaatkan minyak goreng bekas yang sudah dimurnikan menjadi bahan dasar dalam pembuatan pembersih lantai, juga memberikan penjelasan bagaimana pengemasan yang benar sehingga produk sabun yang dihasilkan mempunyai nilai jual. Kegiatan pengabdian ini diikuti 20 orang anak LKSA yang diawali dengan pemaparan materi mengenai pemurnian limbah minyak goreng bekas dan dilanjutkan pembuatan pasta biang sabun yang nantinya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan sabun pembersih lantai. Luaran utama dari pengabdian ini yaitu menghasilkan produk rumah tangga berupa pembersih lantai, dan jasa yaitu keterampilan peserta untuk melakukan pengolahan limbah minyak goreng bekas, pembuatan produk sabun pembersih lantai, serta cara pengemasan dan pemasarannya. Kata kunci: minyak jelantah; pelatihan; pembersih lantai; LKSA Al-Ma’un; Muhammadiyah Matraman. Abstract This community service activity was carried out through a collaboration between the community service team—comprising faculty members from the Pharmacy Program at FFS UHAMKA—and their partner, the Al-Ma’un Child Welfare Institution (LKSA), Muhammadiyah Matraman, Jakarta. The objective of this initiative is to provide education and training on the use of appropriate technology to process used cooking oil into useful products. Additionally, it aimed to educate the children at LKSA to foster an entrepreneurial spirit by utilizing purified used cooking oil as a base material for making floor cleaners, as well as explaining proper packaging methods so that the resulting soap products have market value. This community service activity was attended by 20 children from the LKSA, beginning with a presentation on the purification of used cooking oil waste, followed by the production of soap base paste, which will later be used as the raw material for making floor cleaner soap. The primary outcomes of this community service initiative were the production of a household product—a floor cleaner—and the development of participants’ skills in processing used cooking oil, manufacturing floor cleaner soap, as well as proper packaging and marketing techniques. Keywords: used cooking oil; training; floor cleaner; LKSA Al-Ma’un; Muhammadiyah Matraman.