Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENGEMBANGKAN ORGANISASI PEMBELAJAR (LEARNING ORGANISATION) DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KABUPATEN KUBU RAYA Setyopratiwi, Tanti Utami; Wahyudi, H.; Suib, Masluyah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 11 (2014): Nopember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study to obtain information about the headmaster's leadership in developing a learning organization (learning organization) in Madrasah Aliyah Kubu Raya district. While the technique of checking the validity of the data is that researchers use triangulation and member checks. The results of this study can be concluded: 1) head of the madrasa develop learning organization in District, among others: able to understand the duties, functions and responsibilities as a teacher. The principal way affects teachers and staff, among others: charisma, authority and friendly and have properties such as honest, assertive, disciplined, thoughtful and confident, the way the principal directs teachers and staff, among others: to involve teachers in training or training, coaching teaching organization, the principal way to motivate teachers and staff, among others: the physical environment of the school setting, the setting suasan work, discipline, respect and Learning Resources development (PSB) and the way teachers and principals to guide staff with supervision and 2) Achievement of organizational development results learners in Madrasah Aliyah Kubu Raya District, among others: many accomplishments earned both academic and non-academic and the establishment of infrastructure building and presentatif well-ordered, thereby increasing the motivation of students who go to MAN Kubu Raya from different regions around the Kubu Raya from different regions around the Rasau Jaya which annually increases and is transformed into a state of 27 madrasas in Kubu Raya. Keywords: Principal Leadership, Learning Organization Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan organisasi pembelajar (learning organization) di Madrasah Aliyah Negeri Kabupaten Kubu Raya. Hasil penelitian ini menunjukkan: Kepala madrasah mengembangkan organisasi pembelajar, antara lain: mampu memahami tugas, fungsi dan tanggungjawabnya sebagai guru. Cara kepala madrasah mempengaruhi guru dan staf antara lain: berkarismatik, penuh wibawa, ramah dan memiliki sifat seperti jujur, tegas, disiplin, bijaksana dan percaya diri, cara kepala madrasah mengarahkan guru dan staf antara lain: mengikut sertakan guru dalam pelatihan atau diklat, pembinaan organisasi pengajaran, cara kepala madrasah memotivasi guru dan staf antara lain: pengaturan lingkungan fisik madrasah, pengaturan suasana kerja, disiplin, penghargaan dan Pengembangan Sumber Belajar (PSB) dan cara kepala madrasah membimbing guru dan staf dengan melakukan supervisi dan pencapaian hasil pengembangan organisasi pembelajar, antara lain: banyaknya prestasi yang diperoleh baik bidang akademik maupun non akademik, dengan terbangunnya sarana dan prasarana gedung yang tertata baik dan refresentatif, sehingga menambah motivasi siswa yang masuk ke MAN Kubu Raya dari berbagai daerah di sekitar Rasau Jaya yang setiap tahunnya meningkat dan MAN Kubu Raya merupakan Madrasah Aliyah yang dinegerikan dari 27 madrasah yang ada di Kubu Raya. Kata Kunci: Kepemimpinan Kepala madrasah, Organisasi Pembelajar
IMPLEMENTASI PROGRAM TUNJANGAN KHUSUS GURU DAERAH TERPENCIL DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN F22210057, Agustin Hasdianty; Suib, Masluyah; Wahyudi, H.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 11 (2013): Nopember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Implementasi tunjangan khusus yang dilakukan SDN 20 Kendawangan dalam meningkatkan mutu pendidikan dimulai dengan menganalisa peningkatan mutu sekolahnya yang dilihat dari pendekatan sistem (input, proses, dan output). Dari input, penelitian ini mencoba melihat potensi atau modal dasar yang dimiliki SDN 20 Kendawangan yaitu visi dan misi ULTRA PRIMA (Unggul, Trampil dan berkripbadian Matang), tujuan dan sasaran, rencana stratejik (renstra), dan pengadaan siswa yang berkualitas. Hasil yang didapatkan adalah SDN 20 Kendawangan menyiapkan inovasi kurikulum dalam rangka upaya menghadapi laju perkembangan zaman yang tidak hanya menuntut manusia Indonesia khususnya memiliki ilmu pengetahuan, namun juga memiliki keahlian dan profesi agar para lulusannya mampu menghadapi hidup secara mandiri dan kompeten. Selanjutnya, mengadakan mata pelajaran tambahan khas (muatan lokal), yaitu, pengembangan penalaran dan minat baca, dan bahasa daerah kemudian membentuk 5 rumpun mata pelajaran. Mempunyai program olahraga intrakurikuler yang diarahkan menjadi olahraga prestasi. Berikutnya, pendidikan seni diorientasikan pada seni prestasi dengan tujuan sebagai sarana dakwah Islami dan menyiapkan sistem atau pola pembinaan dan pendampingan siswa. Menyiapkan sarana dan fasilitas sekolah yang menunjang secara bertahap serta menciptakan suasana sekolah yang kondusif. Dan selanjutnya meningkatkan sumber pembiayaan program Sekolah serta menciptakan budaya unggul dan berprestasi pada siswa, kepemimpinan dan kultur, manajemen serta sumber daya guru. Kata Kunci : Implementasi, Tunjangan Khusus, Peningkatan Mutu. Abstract: Implementation of specific tunjangan conducted SDN 20 Kendawangan in improving the quality of education begins with analyzing the quality of school improvement is seen from a systems approach (input, process, and output). Of input, the study sought to look at the potential or resource endowment of SDN 20 Kendawangan the vision and mission of the ULTRA PRIMA (Superior, Skilled and personality Matang), goals and objectives, strategic plan (strategic plan), and the provision of qualified students. The results obtained are SDN 20 Kendawangan prepare curriculum innovation in order to attempt to deal with the pace of the times are not only demanding the Indonesian people have a particular science, but also has the expertise and profession so that the graduates are able to cope with living independently and competently. Furthermore, conduct additional subjects typical (local charge), namely, the development of reasoning and reading, and Regional language and then forming clumps 5 subjects. Having intra-curricular sports program geared to sports performance. Next, art education oriented towards the achievement of the purpose of art as a means Islamic proselytizing. And further, set up a system or pattern of coaching and mentoring students, prepare facilities and school facilities that support gradually, create an atmosphere conducive school, improve financing sources Schools program, the creation of a culture of excellence and achievement in students, leadership and culture, management and teacher resources.Keywords: Implementation, Special Benefit, Quality Improvement
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ELEKTRONIKA BERBASIS MULTIMEDIA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN KETENAGALISTRIKAN F.25111031, Waloyo; Aunnurrahman, H.; Wahyudi, H.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 9 (2014): September 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi pembelajaran elektronika berbasis multimedia. Penelitian ini dilatar belakangi adanya pengunaan multimedia dalam pembelajaran elektronika di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sintang, yang memerlukan analisis mendalam tentang strategi implementasinya di sekolah. Faktor-foktor yang mempengaruhi Implementasi pembelajaran elektronika berbasis multimedia, meliputi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor Internal yaitu guru dan siswa faktor eksternal yaitu fasilitas. Implementasi pembelajaran elektronika berbasis multimedia di lakukan dengan prosedur yang komperhensif yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan menggunakan model evaluasi pembelajaran yang berorientasi pada pencapaian kompetensi dalam bentuk unjuk kerja dan produk pada diri siswa terhadap pengusaan elektronika. Berdasarkan hasil analisa dapat diketahui bahwa pembelajaran elektronika menggunakan multimedia dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kegiatan belajar dengan melakukan pengulangan-pengulangan dan pembelajaran individual memang sangat efektif untuk mata pelajaran elektronika, hal ini ditandai dengan terjadinya peningkatan yang signifikan pada aspek kemampuan siswa dalam membaca gambar atau symbol Kata Kunci      : Implementasi, Pembelajaran Elektronika, Multimedia   Abstract: Problem discusses  in this study is the implementation of multimedia-based learning on electronic subject. The background is the use of multimedia in learning electronics subject at SMK Negeri (Public Vocational High School) 1 Sintang, which requires a thorough analysis for strategy implementation in schools. Affecting factors on implementation of multimedia-based electronic learning, including internal factors and external factors. Internal factors is teachers and students while external factors such as facility. Implementation of multimedia-based electronic learning is done with a comprehensive procedures including: planning, implementation, and the use of learning evaluation model which oriented to achievement of competence in work performance and product on students to procurement of electronic. From the results of the analysis can be seen that electronic learning using multimedia can improve student learning outcomes. Learning activities with repetitions and the individual learning is highly effective for electronics subjects. It is characterized by the occurrence of a significant increase in the aspect of students' ability to read pictures or symbols. Keywords: Implementation, Learning Electronics, Multimedia