Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Madaniya

Speak Up Confidently: Pelatihan English Public Speaking Bagi Siswa-Siswi English Club SMAN 1 Kotagajah E. Ngestirosa Endang Woro Kasih; Suprayogi Suprayogi; Dian Puspita; Rindi Nur Oktavia; Dimas Ardian
Madaniya Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.189

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan siswa merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan hard skill dan soft skill siswa. Akan tetapi, semenjak masa COVID-19, siswa memiliki keterbatasan dalam melakukan kegiatan pelatihan, terutama bagi siswa baru. Hal ini yang melatarbelakangi perlunya pelatihan ekstrakurikuler kembali untuk siswa English Club SMAN 1 Kotagajah. Pada era normal, sekolah ini seringkali mengikuti berbagai perlombaan Bahasa Inggris oleh siswa mereka. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian dilakukan dengan beberapa aktivitas; pelatihan speech, pelatihan storytelling, pelatihan newscasting. Berdasarkan kuesioner yang diberikan pada tiap divisi pelatihan, terlihat bahwa rerata pengetahuan dan kemampuan siswa meningkat setelah mengikuti pelatihan. Sebagai rekomendasi, kegiatan serupa dapat dilakukan secara mandiri dengan lebih intensif untuk memperoleh hasil lebih maksimah dengan poin kunci bahwa siswa memiliki tujuan latihan yang sama, kemandirian dalam belajar, dan keterbukaan terhadap masukan.
Alternatif Pengelolaan Pembelajaran Dalam Jaringan: Google Sites Afrianto Afrianto; Parjito Parjito; Elisabeth Ngestirosa Endang Woro Kasih; Reksha Ramdanni Azahra; Sahat P. Prantinus Kaban
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.280

Abstract

Guru sebagai garda terdepan dalam pendidikan dituntut untuk bisa mengelola pembelajaran yang efektif dan efisien dan tuntutan ini berlanjut ke arah pembelajaran dalam jaringan (daring) ketika masa pandemi melanda. Di lain pihak, tidak semua sekolah memiliki infrastruktur jaringan komputer dan internet yang memadai sehingga ini menjadi kendala untuk penyelenggaraan pembelajaran daring. Terkait dengan hal tersebut, tim dosen Universitas Teknokrat Indonesia berupaya memberikan solusi, yaitu dengan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pengelolaan dan pengaturan Google sites. Hal ini dikarenakan aplikasi Google sites bersifat fleksible dan dapat digunakan dengan mudah serta tidak membutuhkan infrastruktur jaringan komputer dan internet yang mahal. Adapun pelaksanaan pelatihan ini menyasar pada guru SMAN 1 Kotagajah. Penentuan ini didasarkan pada need analysis survey. Kemudian pelaksanaan pelatihan terdiri dari tiga tahap, yaitu pengenalan, demonstrasi, dan praktik. Ketiga tahap tersebut berjalan dengan lancar dan dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan guru dalam pengelolaan dan pengaturan kegiatan belajar mengajar daring melalui aplikasi Google sites meningkat dan mampu memadukannya dengan aplikasi Google yang lain. Kepala sekolah dan guru merespon positif kegiatan pelatihan ini dan diharapkan dapat berlanjut pada kegiatan-kegiatan teaching refreshment lain. Lebih jauh, pengaplikasian teknologi pada pembelajaran sangat membantu apalagi jika pembelajaran dilaksanakan secara daring.