Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemahaman Proses Sekuel V-A-K Melalui Komunikasi Intrapersonal dalam Meningkatkan Kemampuan Diri Dayana Dayana; Emilia Ramadhani; Safrin Safrin
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 8, No 1 (2022): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbolika.v8i1.6881

Abstract

Gaya belajar individu tidak dapat kita tentukan dari salah satu tipe yang dominan yaitu visual, auditori dan kinestetik (V-A-K) seperti pemahaman pada umumnya. Ada proses yang terjadi dalam diri individu dalam menerima informasi baik itu secara eksternal maupun internal. Informasi yang kita ketahui selama ini sering mengkategorikan apakah seseorang termasuk tipe visual, auditori atau kinestetik. Hal ini sebenarnya hanya sebagai pemicu awal sesorang untuk bereaksi terhadap sebuah informasi. Reaksi berikutnya (proses sekuel) yang tidak lagi diamati oleh para ahli sehingga sering mengkategorikan seseorang dominan pada salah satu tipe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses sekuel V-A-K pada Komunikasi Intrapersonal yang terjadi dalam diri Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) dalam memahami situasi yang dapat memotivasi diri untuk belajar. Informan pada penelitian ini terdiri dari mahasiswa USU yang berjumlah 108 orang yang bersedia untuk mengungkap proses sekuel V-A-K yang terjadi dalam dirinya melalui metode pendampingan. Hasil penelitian menemukan bahwa semakin mampu sesorang berkomunikasi dengan dirinya, terutama yang berkaitan dengan pengalaman-pengalaman masa lalu saat termotivasi untuk menguasai suatu pembelajaran atau keahlian tertentu dan kemudian mampu mengingat dan merasakan prosesnya maka semakin mudah ia untuk menguasai suatu ilmu atau keahlian baru.
Pemahaman Proses Sekuel V-A-K Melalui Komunikasi Intrapersonal dalam Meningkatkan Kemampuan Diri Dayana Dayana; Emilia Ramadhani; Safrin Safrin
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbolika.v8i1.6881

Abstract

Gaya belajar individu tidak dapat kita tentukan dari salah satu tipe yang dominan yaitu visual, auditori dan kinestetik (V-A-K) seperti pemahaman pada umumnya. Ada proses yang terjadi dalam diri individu dalam menerima informasi baik itu secara eksternal maupun internal. Informasi yang kita ketahui selama ini sering mengkategorikan apakah seseorang termasuk tipe visual, auditori atau kinestetik. Hal ini sebenarnya hanya sebagai pemicu awal sesorang untuk bereaksi terhadap sebuah informasi. Reaksi berikutnya (proses sekuel) yang tidak lagi diamati oleh para ahli sehingga sering mengkategorikan seseorang dominan pada salah satu tipe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses sekuel V-A-K pada Komunikasi Intrapersonal yang terjadi dalam diri Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) dalam memahami situasi yang dapat memotivasi diri untuk belajar. Informan pada penelitian ini terdiri dari mahasiswa USU yang berjumlah 108 orang yang bersedia untuk mengungkap proses sekuel V-A-K yang terjadi dalam dirinya melalui metode pendampingan. Hasil penelitian menemukan bahwa semakin mampu sesorang berkomunikasi dengan dirinya, terutama yang berkaitan dengan pengalaman-pengalaman masa lalu saat termotivasi untuk menguasai suatu pembelajaran atau keahlian tertentu dan kemudian mampu mengingat dan merasakan prosesnya maka semakin mudah ia untuk menguasai suatu ilmu atau keahlian baru.
The Effectiveness of Native Advertising on Purchase Intention: A Study Using the Elaboration Likelihood Model (ELM) Persuasion Theory Feni Khairifa; Safrin Safrin
International Journal Of Economics Social And Technology Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/ijest.v5i1.2063

Abstract

Native advertising is an advertising format designed to resemble organic content, enabling marketers to reduce consumer resistance to conventional advertising. This study examines the effect of native advertising on purchase intention based on the Elaboration Likelihood Model (ELM), with attitude toward advertising serving as a mediating variable and consumer involvement as a moderating variable. A quantitative associative approach was employed through a survey of 200 social media users and online news readers in Medan City, Indonesia, who had previously been exposed to native advertising and were selected using purposive sampling. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The findings indicate that argument quality, advertisement attractiveness, and source credibility positively influence attitude toward advertising, which subsequently enhances purchase intention. Multigroup analysis confirms that the central route is more influential among highly involved consumers, whereas the peripheral route has a stronger effect on consumers with low involvement. These findings support the applicability of ELM in explaining the effectiveness of native advertising and provide practical implications for developing adaptive digital marketing strategies. The novelty of this study lies in its explicit integration of the ELM dual-route mechanism with involvement-based multigroup analysis in the native advertising context, an approach rarely applied in Indonesian digital marketing research, thereby contributing both theoretically by extending ELM to a contemporary persuasion format and practically by providing segmentation guidance for digital marketers.  
THE ROLE OF CUSTOMER RELATIONSHIP MARKETING ON BRAND TRUST: RELATIONSHIP MARKETING THEORY APPROACH IN THE DIGITAL BANKING INDUSTRY Feni Khairifa; Safrin Safrin
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 2 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i2.9251

Abstract

The digital banking industry in Indonesia is growing rapidly along with the increasing adoption of mobile banking applications. This growth was followed by a high level of customer awareness of transaction security and the reliability of digital services, making building brand trust a strategic challenge for banks. This study aims to analyze the role of Customer Relationship Marketing (CRM) on Brand trust in the digital banking industry in Medan City based on the Relationship Marketing theory approach, as well as measure the contribution of bank brand reliability according to the five dimensions of CRM: trust, commitment, communication, conflict handling, and bonding/empathy. A causal associative quantitative approach was used by involving 200 customers who were active users of digital banking services selected by purposive sampling. Structural Equation Modeling based on Partial Least Square (SEM-PLS) was applied for data analysis. The five dimensions of CRM show positive and significant influence results on Brand trust (R² = 0.612). Trust makes the largest contribution, followed by commitment, bonding/empathy, communication, and conflict handling. These findings reinforce the relevance of Relationship Marketing theory in the context of digital banking and have implications for managerials, that banks need to prioritize transactional trust strengthening strategies and long-term commitments to build  sustainable brand trust among digital customers