Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Program Penerapan IPTEKS Berbasis Aset Dengan Menggunakan Aplikasi POS “Kios Darma” Pada Transaksi Penjualan Untuk Usaha Kuliner Ayam Bakar Solo di Kota Depok Dyah Mieta Setyawati; Sri Sapto Darmawati; Sri Supadmini; Sudaryono; Kamiliya Riska Andira; Harits Raharjo Setiono
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2026.v6i1.282

Abstract

Latar Belakang: Digitalisasi sistem akuntansi merupakan kebutuhan mendasar bagi UMKM untuk bertahan di era teknologi keuangan. Namun, banyak UMKM, seperti usaha kuliner "Ayam Bakar", masih mengandalkan pencatatan manual, yang menyebabkan ketidakakuratan data keuangan dan inefisiensi operasional. Tujuan: Program Pengabdian Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mentransformasi praktik akuntansi mitra melalui implementasi sistem Point of Sales (POS) terintegrasi dengan otomatisasi barcode, berdasarkan kerangka strategis dalam Setyawati dkk. (2023). Metode: Program ini menggunakan metode Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (ABCD) yang dikombinasikan dengan Model Fintech untuk akuntansi otomatis. Tahapannya meliputi penemuan aset, desain sistem, dan transfer teknologi melalui pendampingan intensif. Hasil: Implementasi pemindai barcode sebagai bentuk otomatisasi teknologi secara signifikan mengurangi waktu transaksi sebesar 50% dan menghilangkan kesalahan manusia dalam entri data. Lebih lanjut, mitra berhasil bertransisi ke sistem pelaporan digital, mencapai efisiensi 80% lebih tinggi dalam rekonsiliasi keuangan harian. Kesimpulan: Sinergi antara pemanfaatan aset internal dan intervensi teknologi keuangan memberikan landasan yang kredibel untuk transformasi akuntansi UMKM. Model ini berfungsi sebagai prototipe yang dapat diskalakan untuk digitalisasi bisnis kuliner tradisional di Indonesia.   Background: The digitalization of accounting systems is a fundamental necessity for MSMEs to survive in the financial technology era. However, many MSMEs, such as the "Ayam Bakar" culinary business, still rely on manual recording, leading to financial data inaccuracy and operational inefficiency. Objective: This Community Service (PkM) program aims to transform the accounting practices of the partner through the implementation of a Point of Sales (POS) system integrated with barcode automation, based on the strategic framework in Setyawati et al. (2023) Methods: The program employed the Asset-Based Community Development (ABCD) method combined with the Fintech Model for automated accounting. The stages included asset discovery, system design, and technology transfer through intensive mentoring. Results: The implementation of barcode scanners as a form of technology automation significantly reduced transaction time by 50% and eliminated human error in data entry. Furthermore, the partner successfully transitioned to a digital reporting system, achieving 80% higher efficiency in daily financial reconciliation. Conclusion: The synergy between internal asset utilization and financial technology intervention provides a credible foundation for MSME accounting transformation. This model serves as a scalable prototype for digitalizing traditional culinary businesses in Indonesia.
Faktor Konsistensi Pengungkapan Laporan Keberlanjutan Pada Subsektor Food and Beverage yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2024 Devi Pramudita; Sri Sapto Darmawati
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2025.v2i2.45

Abstract

Isu keberlanjutan menjadi perhatian penting di era globalisasi, khususnya pada industri food and beverage yang selain mendukung perekonomian juga berdampak pada lingkungan. Laporan keberlanjutan diperlukan sebagai bentuk akuntabilitas atas dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan sekaligus membangun kepercayaan pemangku kepentingan. Namun, praktik pengungkapan di Indonesia masih belum konsisten dan dipengaruhi faktor internal perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan komite audit terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan pada subsektor food and beverage yang terdaftar BEI periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari 11 perusahaan dengan total 55 observasi yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis dilakukan dengan regresi linear berganda yang didahului uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji f), dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ukuran perusahaan dan komite audit berpengaruh terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan, sedangkan profitabilitas dan leverage tidak berpengaruh terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan. Selain itu, ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan komite audit berpengaruh secara simultan terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan.
The Effect Of Green Accounting, Environmental Performance, And Company Size On Profitability In Manufacturing Companies In 2020–2024 Vika Kinanti Oktaviana; Sri Sapto Darmawati
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2025.v2i2.48

Abstract

This study aims to analyze and explain the influence of Green Accounting, Environmental Performance, and Company Size on Profitability in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period. The background of this research departs from the increasing global attention to environmental and business sustainability issues, which requires companies to not only focus on financial aspects, but also pay attention to the environmental impact of their operational activities. This research method uses a quantitative approach with multiple linear regression analysis techniques. Data was obtained from the company's annual report and sustainability report which were the research samples. The Results in the study claim that green accounting and corporate size have negative influence on return on assets (roa). Whereas environmental performance has a positive influence on company's pro capabilities ratio (roa). In the study it claims that green accounting variables, environmental costs, and corporate size are jointly affected by corporate profitability.