Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Development of Business Management and Marketing of Handy Crafts Products Based on Online Marketing Partnership Strategy Prihandoko Prihandoko; Dyah Mieta Setyawati; Sigit Widiyanto
Journal of International Conference Proceedings (JICP) Vol 3, No 2 (2020): Proceedings of the 7th International Conference of Project Management (ICPM) Man
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.283 KB) | DOI: 10.32535/jicp.v0i0.898

Abstract

The rapid growth of information technology and the emergence of marketplace open a lot opportunities to the micro-entrepreneurs. The purpose of this study is to assist an actor of micro-entrepreneur in dealing with broader and massive marketing effort through digital platform. Ngasti Shop is one of the micro-entrepreneur business that needs to broaden its markets. The study conducted a counselling and discussion with the owner in the development of business management and product marketing. An online shop has been created in one of the big marketplaces in the country. A good result was received, that the order of souvenirs in Ngasti Shop is increasing. It means that the use of digital platform for product marketing is valuable and urgently needed.
Program Penerapan IPTEKS Berbasis Aset Dengan Menggunakan Aplikasi POS “Kios Darma” Pada Transaksi Penjualan Untuk Usaha Kuliner Ayam Bakar Solo di Kota Depok Dyah Mieta Setyawati; Sri Sapto Darmawati; Sri Supadmini; Sudaryono; Kamiliya Riska Andira; Harits Raharjo Setiono
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2026.v6i1.282

Abstract

Latar Belakang: Digitalisasi sistem akuntansi merupakan kebutuhan mendasar bagi UMKM untuk bertahan di era teknologi keuangan. Namun, banyak UMKM, seperti usaha kuliner "Ayam Bakar", masih mengandalkan pencatatan manual, yang menyebabkan ketidakakuratan data keuangan dan inefisiensi operasional. Tujuan: Program Pengabdian Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mentransformasi praktik akuntansi mitra melalui implementasi sistem Point of Sales (POS) terintegrasi dengan otomatisasi barcode, berdasarkan kerangka strategis dalam Setyawati dkk. (2023). Metode: Program ini menggunakan metode Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (ABCD) yang dikombinasikan dengan Model Fintech untuk akuntansi otomatis. Tahapannya meliputi penemuan aset, desain sistem, dan transfer teknologi melalui pendampingan intensif. Hasil: Implementasi pemindai barcode sebagai bentuk otomatisasi teknologi secara signifikan mengurangi waktu transaksi sebesar 50% dan menghilangkan kesalahan manusia dalam entri data. Lebih lanjut, mitra berhasil bertransisi ke sistem pelaporan digital, mencapai efisiensi 80% lebih tinggi dalam rekonsiliasi keuangan harian. Kesimpulan: Sinergi antara pemanfaatan aset internal dan intervensi teknologi keuangan memberikan landasan yang kredibel untuk transformasi akuntansi UMKM. Model ini berfungsi sebagai prototipe yang dapat diskalakan untuk digitalisasi bisnis kuliner tradisional di Indonesia.   Background: The digitalization of accounting systems is a fundamental necessity for MSMEs to survive in the financial technology era. However, many MSMEs, such as the "Ayam Bakar" culinary business, still rely on manual recording, leading to financial data inaccuracy and operational inefficiency. Objective: This Community Service (PkM) program aims to transform the accounting practices of the partner through the implementation of a Point of Sales (POS) system integrated with barcode automation, based on the strategic framework in Setyawati et al. (2023) Methods: The program employed the Asset-Based Community Development (ABCD) method combined with the Fintech Model for automated accounting. The stages included asset discovery, system design, and technology transfer through intensive mentoring. Results: The implementation of barcode scanners as a form of technology automation significantly reduced transaction time by 50% and eliminated human error in data entry. Furthermore, the partner successfully transitioned to a digital reporting system, achieving 80% higher efficiency in daily financial reconciliation. Conclusion: The synergy between internal asset utilization and financial technology intervention provides a credible foundation for MSME accounting transformation. This model serves as a scalable prototype for digitalizing traditional culinary businesses in Indonesia.
Program Hiliriasi TTG Desain Dapur Higienis untuk Mitra Ayam Bakar Solo di Kota Depok Dyah Mieta Setyawati; Sumaiyah Fitrian Dini; Rakhmanita; Rina Widayanti; Diana Susilowati; Dewi Astusti; Lia Rosmala; Edy Sutomo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2025.v5i2.205

Abstract

UMK Ayam Bakar Solo menjadi pelaku usaha dengan menu khas ayam bakar dengan cita rasa khas kota Solo merupakan mitra kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini. Temuan dilapangan memberikan gambaran realita kehidupan pelaku usaha yang memiliki impian dapur higienis sebagai ukuran keberhasilan usaha yang telah dirintis sejak tahun 2017. Identifikasi kebutuhan dan analisis mendalam ditemukan inventarisasi kekuatan secara keseluruhan dari Mitra berupa lokasi usaha, keterampilan dan profil pelaku usaha dan aset usaha yang dimiliki serta menu produk yang dihasilkan tidak memiliki pesaing yang sama dalam area lokasi usaha. Desain dapur higienis yang telah ditetapkan dan berhasil dilaksanakan oleh pelaksana program dalam jangka waktu 5 bulan telah merealisasikan impian Mitra dan mendorong kemajuan kehidupan Mitra dengan menggunakan penerapan teknologi, ilmu pengetahuan dan kreativitas (seni) dari para pelaksana kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat.
Program IPTEKS : Pelatihan Pengenalan Aplikasi Pengolahan Kata untuk Siswa Yayasan Karang Widya, Cianjur, Jawa Barat Ana Kurniawati; Tavipia Rumambi; Ratri Purwaningtyas; Dyah Mieta Setyawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2025.v5i2.212

Abstract

Penerapan program IPTEKS pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat untuk siswa Yayasan Karang Widya, Cianjur berlokasi di Kampung Rawabenceuh, Desa Kawungluwuk, Kec. Sukaresmi, Kab. Cianjur, Jawa Barat berupaya untuk memberdayakan pemuda- pemudi rentan dan kurang beruntung secara ekonomi serta masih dalam usia produktif (15 - 25 tahun) melalui program pelatihan pertanian organik berasrama selama 100 hari per angkatan. Peserta pelatihan berasal dari seluruh Indonesia. Pada semester pertama dalam satu tahun pertama, melalui pendekatan ABCD yang diterapkan telah berhasil melatih dan meluluskan 41 siswa didik dengan kajian aplikasi pengolah data menggunakan Microsoft Word Basic sehingga dapat bekerja dengan menggunakan komputer sebagai alat bantu pekerjaannya atau menjalankan kegiatan wirausaha. This study presents the implementation of the IPTEKS program as part of community service activities for students of the Karang Widya Foundation in Cianjur, West Java. The program, conducted in Kampung Rawabenceuh, Kawungluwuk Village, Sukaresmi District, aims to empower economically disadvantaged and vulnerable youth aged 15–25 years through a 100-day residential organic farming training initiative. Participants are recruited from various regions across Indonesia. During the first semester of the inaugural year, the program successfully applied the Asset-Based Community Development (ABCD) approach to train and graduate 41 students. The training included the introduction and practical application of word processing software, specifically Microsoft Word Basic, equipping participants with essential digital literacy skills to support employment opportunities and entrepreneurial activities.