Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengetahuan Masyarakat terhadap Pemanfaatan Bambu sebagai Tumbuhan Obat Yuli Febrianti; Yuni Krisnawati; Reny Dwi Riastuti
BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 5 No 1 (2022): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.086 KB) | DOI: 10.31539/bioedusains.v5i1.3616

Abstract

This study aims to analyze the knowledge and perceptions of the community in the Curug Embun Waterfall area about the use of bamboo as a medicinal plant for the development of medicinal plant programs. The method used is descriptive qualitative through four stages: collecting secondary data in the form of literature studies, field observations, interviews with respondents, taking medicinal plant data, processing and analyzing all data obtained in the previous stage. The results showed that the leaves, stems and roots of bamboo apus or pring tali (Gigantochloa apus), black bamboo or pring wulung (Gigantochloa atroviolacea), bamboo ater or pring ater (Gigantchloa atter), bamboo andong or pring lorek (Gigantochloa pseudoarundinacea), bamboo aor or pring ampel ijo (Bambusa vulgaris), bamboo china or pring fishing (Bambusa multiplex), bamboo betung or pring betung (Dendrocalamus asper), bamboo tamiang or pring flute (Schizostachyum blumei) are used by the community as medicine by boiling and cooking on the frequency of use. As for how to use it to treat various diseases, namely boiling and cooking with the highest frequency of use, namely the apus bamboo species or pring tali (Gigantochloa apus) and Chinese bamboo or fishing rods (Bambusa multiplex) which is 15 with a percentage of 93.75. In conclusion, public knowledge of the types and benefits of bamboo plants as medicinal plants is relatively high. A total of 8 species of bamboo plants have been identified from 4 genera that the public has recognized as medicinal plants. Respondents' perceptions of medicinal plants have a positive effect namely, they consider medicinal plants to be safe for consumption, have no side effects, are cheap, practical, are found in the surrounding environment and feel beneficial for the body. Keywords: Bamboo, Knowledge, Utilization, Perception, Medicinal Plants
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) LIMBAH RUMAHTANGGA DI DESA LUBUK KEMANG KECAMATAN RAWAS ULU Yuni Krisnawati; Yunita Wardianti
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v3i1.458

Abstract

Desa Lubuk Kemang merupakan desa yang terletak di Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan Indonesia dan kebanyakan berprofesi sebagai buruh dan petani. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa masyarakat belum mampu mengolah limbah rumah tangga yang ditandai dengan banyaknya timbulan sampah. Adanya timbulan sampah membuat kenyamanan masyarakat terganggu dan lingkungan menjadi tercemar. Pelatihan pembuatan pupuk organik cair dipilih guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga. Pupuk organik cair juga memiliki banyak kelebihan dan manfaat bagi tanaman sehingga pelatihan pembuatan pupuk organik cair perlu dilakukan. Metode yang dilakukan antara lain persiapan, sosialisasi, dan pelatihan. Pengumpulan data pengetahuan dan keterampilan menggunakan angket dan lembar observasi dengan responden sebanyak 23 orang. Hasil dari kegiatan ini diketahui bahwa nilai N-Gain sebesar 0,8 menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan mitra termasuk dalam kategori tinggi dan rata-rata keterampilan sebesar 84,8 (kategori baik). Kegiatan ini juga menghasilkan pupuk organik cair yang siap pakai.
Pengembangan Media Scrapbook pada Pembelajaran IPA Materi Gaya Dan Gerak Kelas IV SD Alan Hidayat; Yuni Krisnawati; Dedy Firduansyah
Journal of Elementary School (JOES) Vol 6 No 2 (2023): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joes.v6i2.6957

Abstract

This study aims to develop a product for developing Scrapbook Media on Natural Science Learning Materials, Materials of Style and Movement for Grade IV SD Negeri Nawangsasi in accordance with the 2013 curriculum and produce scrapbook media that are valid, practical and effective for use in learning. This research is a development research with a four-dimensional development model. Based on the results of the assessment analysis by the three experts, namely: linguists 0.75%, media experts 0.82% and material experts 0.87%, it shows that Scrapbook Media in learning science, material for style and motion, meets the high criteria. While the research results on the teacher's practicality sheet obtained an average of 89.2% and students consisting of 6 people obtained an average of 87.5% that the Scrapbook Media in learning science material on style and motion meets the very practical criteria. And the results of the research on the effectiveness of all fourth grade students obtained that Scrapbook Media in science learning on force and motion material met the High criteria with a final score of 0.74, so it can be concluded that Scrapbook Media in Science learning on force and motion material met the criteria valid, practical and effective and can be used in learning. Keywords: Natural Sciences, Scrapbook Media, 4D Development
Penerapan Strategi Card Sort Terhadap Hasil Belajar IPA Inekke Oktavianti; Yuni Krisnawati; R Angga Bagus Kusnanto
Journal of Elementary School (JOES) Vol 6 No 2 (2023): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joes.v6i2.7295

Abstract

This study aims to determine whether the application of the card sort strategy can complete the science learning outcomes of grade V students of SD Negeri 22 Lubuklinggau. The research method used is quasi-experimental. Data collection techniques in research using essay tests. Data analysis techniques with steps: determining the mean and standard deviation, normality test and one-sample test type t test calculated using SPSS 24 calculation. The results of the analysis using the one-sample test t test at a significant level ∝ = 0.05 and dk = 24 showed a p-value value of < 0.05 (0.003 < 0.05) so that it can be concluded that Hₒ was rejected and Hₐ was accepted, meaning that the average science learning outcomes of grade V students of SD Negeri 22 Lubuklinggau after the application of the significant card sort strategy were completed with categories more or equal to 75 (μₒ≥ 75). So it can be concluded that the results of science learning for grade V students of SD Negeri 22 Lubuklinggau after the implementation of the card sort strategy are significantly complete. Keyword: Applicability, Card Sort, Learning Outcomes, Socil Education.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KALIPADANG DALAM PENGOLAHAN SAYUR ORGANIK MENJADI CAMILAN SEHAT DAN BERGIZI Yunita Wardianti; Yuni Krisnawati
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.640

Abstract

Desa Kalipadang merupakan salah satu desa yang menjadi sentra penghasil sayur terbesar di Kecamatan Selupu Rejang. Pertanian sayur di Desa Kalipadang sangat maju. Beberapa masyarakat petani di desa ini telah mengenal istilah pertanian organik. Dengan mengkonsumsi pangan organik termasuk sayuran organik diharapkan konsumen akan jauh lebih sehat daripada menkonsumi sayuran anorganik yang mengandung bahan-bahan kimia yang mungkin berbahaya bagi kesehatan tubuh. Namun, pemasaran sayur organik untuk daerah-daerah kecil masih sangat sulit dan kurang mendapat minat dari masyarakat. Oleh karena itu perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat dengan melakukan kegiatan pelatihan pengolahan sayur organik menjadi camilan sehat guna untuk meningkatkan nilai gizi makanan yang sekaligus menjadi peluang usaha oleh masyarakat. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu sosialisasi, pelatihan, unjuk krtja, diskusi, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan mitra dengan nilai N-gain sebesar 0,5 dan termasuk dalam kategori sedang. Mitra memiliki keterampilan dalam pengolahan sayur organik menjadi camilan sehat dengan angka 77,5 yang termasuk dalam kategori baik.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Digital Berbasis Liveworksheet pada Pembelajaran IPAS Kelas V SD Hayan Zajirah; Andri Valen; Yuni Krisnawati
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v7i1.1078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa lembar kerja peserta didik (LKPD) digital berbasis liveworksheet pada pembelajaran IPAS kelas V SD yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development (RD) dengan model pengembangan ADDIE, subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, angket dan tes. Teknik dalam menganalisis data meliputi pengukuran kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Hasil penelitian menunjukan bahwa LKPD digital berbasis liveworksheet dinyatakan valid berdasarkan penilaian ahli dengan koefisien Aiken’s V dari ahli bahasa sebesar 0,93, ahli media 0,83 dan ahli materi 0,93 dengan kategori tinggi. Hasil analisis kepraktisan guru dan siswa memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata skor 95,56%. Selain itu hasil analisis keefektifan memperoleh nilai N-Gain sebesar 0,70 dengan kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa lembar kerja peserta didik (LKPD) digital berbasis liveworksheet pada pembelajaran IPAS memebuhi kriteria valid, praktis dan efektif segingga dapat digunakan dalam pembelajaran
Pengembangan Media E-Magazine Interaktif pada Materi Sistem Pencernaan Manusia untuk Pembelajaran IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Fadila Putri Mufidah; Andri Valen; Yuni Krisnawati
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran e-magazine  interaktif pada pembelajaran IPAS siswa kelas V sekolah dasar dengan kriteria valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data berupa hasil wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Media e-magazine  yang dikembangkan dilengkapi teks materi, gambar, animasi, video pembelajaran dan kuis interaktif dalam satu media serta dapat digunakan siswa belajar secara mandiri melalui perangkat digital yang mudah diakses kapan saja dan dimana saja. Hasil penelitian menunjukan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat validasi yang sangat tinggi berdasarkan indeks Aiken's V, dengan penilaian dari ahli media yang memperoleh hasil 0,96, ahli bahasa 0,90 dan ahli materi 0,86, hasil analisis kepraktisan guru dan siswa memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata skor 93,52% selain itu, hasil efektivitas media e-magazine  diperoleh menggunakan rumus N-Gain dengan hasil 0,71 dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran e-magazine  interaktif pada pelajaran IPAS yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran siswa kelas V Sekolah Dasar.
Penerapan Model Children Learning in Sceince (CLIS) pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD N 40 Lubuklinggau Agung Suryadi Putra; Yuni Krisnawati; Cahyo Dwi Andita
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.2.2025.937

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya ketuntasan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 40 Lubuklinggau, di mana hanya sebagian kecil siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 40 Lubuklinggau setelah diterapkan model pembelajaran Children Learning In Sceince (CLIS). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu dengan kategori one group Pre test dan Post test grup. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan tes berbentuk Pilihan Ganda yang berjumlah 17 soal. Sampel pada penelitian ini kelas VA SD Negeri 40 Lubuklinggau yang berjumlah 22 siswa. Teknik analisis data menggunakan uji-t pada taraf signifikan a = 0,05. Hasil penelitian diperoleh bahwa thitung = 4,95 > ttabel = 1,717 sehingga terbukti bahwa Ha diterima dan Ho di tolak hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 40 Lubuklinggau setelah penerapan model pembelajaran Children Learning In Sceince (CLIS) signifikan tuntas. Rata-rata nilai yaitu 84,77 dan presentase siswa yang tuntas sebesar 81,82%.
Eksplorasi Jamur Makroskopis Bukit Reli, Lubuklinggau Utara I, Sumatera Selatan Yuni Krisnawati; Yunita Wardianti
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 9 No. 2 (2026): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/znpzeq91

Abstract

This study aimed to identify and describe the species of macroscopic fungi found in Bukit Reli, North Lubuklinggau District I. The method used was descriptive qualitative research through direct field observations and visual documentation of fungal specimens. Data were collected using exploratory surveys and morphological identification, then analyzed by matching specimen characteristics with scientific literature and fungal identification guides. The results showed that 47 species of macroscopic fungi were found in Bukit Reli, varying in color, shape, and growth substrate. Several species have potential as alternative food sources and ecological indicators of forest health. In conclusion, Bukit Reli has high diversity of macroscopic fungi and potential as supporting data for local conservation and learning resource development. Further research is recommended to investigate ecological functions, edibility potential, bioactive compounds, and seasonal variation in fungal diversity. Keywords: Biodiversity, Bukit Reli, Exploration, Macroscopic fungi, Species identification.
Engklek sebagai Sarana Edukatif: Inovasi Pembelajaran IPAS Berbasis Permainan Tradisional di Sekolah Dasar Annisa Firjatullah; Yuni Krisnawati; Dedy Firduansyah
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 4 No 4 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v4i4.3537

Abstract

memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan pada mata pelajaran IPAS di  siswa kelas V SD Negeri 46 Lubuklinggau. Penelitian ini didasari pada rendahnya partisipasi siswa dan kurangnya media yang sesuai dengan gaya belajar mereka, yang berdampak pada pemahaman materi. Jenis penelitian ini adalah  Research and Development dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VA. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil validasi menunjukkan media sangat valid, dengan skor Aiken’s V penilaian dari validator Bahasa sebesar 0,86 (sangat valid), validator media sebesar 0,83 (sangat valid) dan validator materi sebesar 0,88 (sangat valid). Kepraktisan media mencapai 94% (sangat praktis), yang menunjukkan bahwa media inimudah digunakan dan dipahami. Dengan demikian, media pembelajaran Engklek layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang interaktif, menyenangkan dan mampu meningkatkan motivasi serta pemahaman siswa.