Zulfahmi Zulfahmi
Program Pascasarjana Hukum Keluarga, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hadits Wali Nikah dan Implikasi Terhadap Wali Mujbir Ilham Akbar Perdana Putra; Jumni Nelli; Zulfahmi Zulfahmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.787 KB)

Abstract

Wali dalam pernikahan mempunyai peran yang sangat penting. Wali dalam perkawinan adalah seseorang yang bertindak atas nama mempelai perempuan dalam suatu akad nikah. Tujuan penulisan penelitian ini untuk mengkaji mengenai hadits wali nikah dan implikasi terhadap wali mujbir yang termasuk pada ruang lingkup fiqih munakahat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan yaitu menggunakan beberapa referensi baik itu buku dan jurnal, kemudian direview dan dianalisis menjadi teori sesuai tujuan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan wali di dalam pernikahan merupakan syarat sahnya di dalam pernikahan. Karena wali merupakan orang yang berhak di dalam menikahkan anak perempuan di dalam pengasuhannya dan adanya beberapa perbedaan pendapat tentang kedudukan wali di dalam pernikahan dan kemudian melihat kembali pentingnya wali di dalam pernikahan yang merupakan syarat sahnya di dalam pernikahan. Konsep mengenai wali mujbir membahas mengenai ijb?r (paksaan) tersebut dapat menjadi polemik disebabkan adanya kesan yang menjadikan wali sebagai seseorang yang otoriter terhadap anaknya. Menurut beberapa kajian, hal ini boleh dilakukan demi kebaikan sang anak dan sebaiknya atas ridha dari anak juga.
Nafkah Istri Dalam Perspektif Hadits Muhammad Tasnim Taheras; Jumni Nelly; Zulfahmi Zulfahmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.167 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjabarkan nafkah istri dalam perspektif hadits. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan yaitu dengan cara mencari berbagai referensi mengenai permasalahan yang akan diteliti lalu memaparkan pada suatu konsep. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada banyak hadis yang membahas mengenai nafkah. Namun, pada karya tulis ini dipaparkan ada lima hadis yaitu tiga hadis mengenai kewajiban suami menafkahi istri, nafkah adalah sedekah dan nafkah istri kepada keluarga. Berdasarkan hadis-hadis tersebut dapat disimpulkan bahwa wajibnya suami menafkahi isteri, anak dan pembantu yang berada di bawah tanggungan suami. Bentuk nafkah yang disebutkan dalam hadis ada dua yakni pakaian dan makanan serta kebutuhan keluarga. Selain itu, dapat disimpulkan bahwa nafkah adalah sedekah jika dibarengi niat karena Allah SWT. Hadits terakhir mengenai nafkah istri kepada keluarga menjelaskan bahwa istri tidak wajib mencari nafkah tapi hukumnya boleh jika suami lemah (tidak mampu) memenuhi kebutuhan keluarga.