Auzar Auzar
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Riau

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kemampuan Memahami Unsur Intrinsik Cerpen Siswa Kelas XI SMAN 1 Moro Nur Kkholijah; Auzar Auzar; Elmustian Elmustian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.803 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan memahami unsur intrinsik pada cerita pendek siswa kelas XI SMAN 1 Moro. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif. Sesuai dengan kebutuhan penulis untuk mengetahui kemampuan memahami unsur intrinsik cerpen siswa kelas XI SMAN 1 Moro. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif, sebab data hasil dari penelitian yang penulis dapatkan adalah data berupa angka-angka atau dapat diberi skor. Instrumen penelitian pada penelitian ini adalah berupa tes soal objektif. Soal tes dibuat sesuai dengan standar pengukuran variable berupa pertanyan-pertanyaan pilihan ganda yang khusus mengukur kemampuan memahami unsur instrinsik cerpen siswa kelas XI SMAN 1 Moro. Hasil penelitian kemampuan memahami unsur intrinsik cerpen siswa kelas XI SMAN 1 Moro tergolong sedang rata-rata 62,36 dengan kategori mampu.
Penggunaan Konjungsi Subordinatif dalam Novel Dia Adalah Kakakku Karya Tere Liye Shinta Shinta; Auzar Auzar; Charlina Charlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2022): December 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i3.4482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan dan makna konjungsi subordinatif pada novel Dia Adalah Kakakku karya Tere Liye. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data murni yang terdapat dalam novel Dia Adalah Kakakku karya Tere Liye. Data-data tersebut dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi dengan teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian dalam penggunaan konjungsi subordinatif pada novel Dia Adalah Kakakku karya Tere Liye banyak digunakan pada awal kalimat dan tengah kalimat, sedangkan di akhir kalimat tidak ada yang menggunakan konjungsi subordinatif. Berdasarkan teori Charlina, makna konjungsi subordinatif ada sepuluh. Makna konjungsi subordinatif yang terdapat dalam novel Dia Adalah Kakakku karya Tere Liye yang ditemukan hanya sembilan makna, satu makna tidak ditemukan.
Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Sosial di SMPN 5 Ukui Kabupaten Pelalawan Ela Nova Rindiani; Auzar Auzar; char Charlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.264 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pematuhan maksim kesantunan berbahasa, mendeskripsikan bentuk pelanggaran maksim kesantunan berbahasa, dan mendeskripsikan maksim yang dominan digunakan dalam interaksi sosial di SMPN 5 Ukui Kabupaten Pelalawan. Penelitian ini memiliki manfaat secara teoretis, praktis, dan edukatif. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik rekam dan catat. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data yang ditemukann secara keseluruhan terdiri dari tuturan pematuhan maksim kesantunan berbahasa yaitu; pematuhan maksim kebijaksanaan, pematuhan maksim kedermawanan, pematuhan maksim penghargaan, pematuhan maksim kesederhanaan, pematuhan maksim permufakatan, dan pematuhan maksim kesimpatian. Pelanggaran maksim yang terdiri dari; pelanggaran maksim kebijaksanaan, pelanggaran maksim kedermawanan, pelanggaran maksim penghargaan, pelanggaran maksim kesederhanaan, pelanggaran maksim permufakatan, dan pelanggaran maksim kesimpatian. Kemudian dari tuturan yang didapatkan, ditemukan maksim yang dominan digunakan dalam interaksi sosial di SMPN 5 Ukui yakni pematuhan maksim kesantunan berbahasa.