Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perancangan Aplikasi Pembayaran Jasa Layanan Salon Menggunakan Pemrograman Java Elvi Sunita Perangin-angin; Andi Diah Kuswanto
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 5, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v5i3.4397

Abstract

Abstrak - Dengan adanya kemajuan teknologi sebagai pendukung pemrosesan data dan informasi, komputer menjadi kebutuhan pokok perusahaan. Perusahaan dagang, jasa dan industri serta semua sektor ekonomi yang ada pada saat ini sudah menggunakan komputer sebagai pendukung usahanya. Salon adalah usaha yang bergerak dibidang kecantikan. Dalam kegiatan pembayaran pada salon masih manual. Jika terus berlangsung, hal ini tentu akan menghambat perkembangan perusahaan, karena akan menghambat kinerja dan efektifitas bagian administrasi, seperti peluang terjadinya kesalahan pemrosesan, validitas data, penyimpanan data yang tidak terorganisir, ketidak akuratan data dan lain-lain. Perancangan program untuk pembayaran adalah sebuah solusi yang sangat tepat untuk menangani permasalahan yang ada, karena selain membuat sebuah proses pembayaran sangat penting karena sering terjadi kesalahan pada proses pembayaran dan menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Oleh karena itu perancangan program pembayaran pada salon ini dapat mengurangi kesalahan dan peningkatan efisiensi. Jadi akan meningkatkan kemajuan perusahaan. Penulis menggunakan bahasa pemrograman java, karena memiliki keuntungan yaitu memiliki sarana akses data yang lebih cepat, karena lebih sedikit mengetik, secara otomatis kesalahan lebih kecil karena sintaks pemrograman juga tidak perlu dihafalkan lagi karena semuanya telah disediakan di dalam menu pilihana yang tinggal dipilih sesuai kebutuhan dan anda untuk membuat aplikasi database yang berkemampuan tinggi.Kata kunci: Pembayaran jasa, layanan salon, java
The Effect of Computerization Systems on Employee Performance in Duren Sawit Office, East Jakarta Andrie Kurniawan; Ahmad Taufik; Andi Diah Kuswanto
Journal of Research in Business, Economics, and Education Vol. 2 No. 3 (2020): June
Publisher : Kusuma Negara Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technological developments have affected services to the community more quickly and accurately. The computerized system has been proven to assist the government in smoothing the operational work of its employees. This study aims to determine the significant effect of a computerized system on employee performance at the Duren Sawit office in East Jakarta, and to determine the responses of employees in the community service department who use a computerized system. The research method used in this research is a quantitative descriptive approach. Data obtained from the results of questionnaires given to respondents and interviews of 30 people with census sampling techniques, namely front office employees. The office of the village of Duren Sawit uses a computerized system to help smooth operational work of its employees in serving the community. From the results of processed questionnaires, observations, and interviews, it can be seen that there is a significant influence between the computerized system on the performance of public service employees which is very strong with a very strong correlation coefficient value, with a variable influence of 84.6%. As well as the response of employees who use a computerized system, proving that the system used is very helpful in completing their work so as to produce good performance.
Sistem informasi e-ticket planetarium dengan medote evolutionary prototype Oky Irnawati; Andi Diah Kuswanto
Jurnal Sistem Informasi Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.929 KB) | DOI: 10.36706/jsi.v13i2.15629

Abstract

PT. Rekreasindo Global Utama merupakan perusahaan yang  saat ini mengelola salah satu wahana di Taman Mini Indonesia Indah, yaitu Skyworld Indonesia sebuah wahana yang bertemakan antariksa. Dengan tujuan utama dari wahana ini yaitu mengenalkan sekaligus mengedukasi pengunjung tentang hal-hal yang berkaitan dengan antariksa ( Dunia Luar Angkasa ).  Secara  garis besar Skyworld memiliki sub-sub wahana yaitu Exhibition, 5 Dimensi, Planetarium, Waterplay, dan Rock Climbing yang tiketnya  berupa paket All In One, satu tiket untuk semua sub wahana tersebut. Pada sub wahana planetarium Skyworld belum menerapkan sistem pemesanan jam tayang dan kursi sehingga menyebabkan penumpukkan pengunjung di jam tayang tertentu sehingga menurunkan kualitas pelayanan dan dari segi pengunjung menjadi tidak efisien karena harus mengantri lama. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis mereferensikan solusi dengan membuat perancangan sistem pemesanan tiket planetarium. Dengan sistem pemesanan tiket ini maka pengunjung dapat dengan mudah memperoleh informasi jam tayang dan kursi dengan mudah dan nyaman. Melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka serta metode pengembangan perangkat lunak evolutionary prototype sistem pemesanan tiket dapat menunjang program bisnis perusahaan dan meningkatkan kualitas pelayanan, serta kemudahan menikmati sub wahana planetarium bagi pengunjung.
Perancangan Aplikasi Pembayaran Jasa Layanan Salon Menggunakan Pemrograman Java Elvi Sunita Perangin-angin; Andi Diah Kuswanto
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 5, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v5i3.4397

Abstract

Abstrak - Dengan adanya kemajuan teknologi sebagai pendukung pemrosesan data dan informasi, komputer menjadi kebutuhan pokok perusahaan. Perusahaan dagang, jasa dan industri serta semua sektor ekonomi yang ada pada saat ini sudah menggunakan komputer sebagai pendukung usahanya. Salon adalah usaha yang bergerak dibidang kecantikan. Dalam kegiatan pembayaran pada salon masih manual. Jika terus berlangsung, hal ini tentu akan menghambat perkembangan perusahaan, karena akan menghambat kinerja dan efektifitas bagian administrasi, seperti peluang terjadinya kesalahan pemrosesan, validitas data, penyimpanan data yang tidak terorganisir, ketidak akuratan data dan lain-lain. Perancangan program untuk pembayaran adalah sebuah solusi yang sangat tepat untuk menangani permasalahan yang ada, karena selain membuat sebuah proses pembayaran sangat penting karena sering terjadi kesalahan pada proses pembayaran dan menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Oleh karena itu perancangan program pembayaran pada salon ini dapat mengurangi kesalahan dan peningkatan efisiensi. Jadi akan meningkatkan kemajuan perusahaan. Penulis menggunakan bahasa pemrograman java, karena memiliki keuntungan yaitu memiliki sarana akses data yang lebih cepat, karena lebih sedikit mengetik, secara otomatis kesalahan lebih kecil karena sintaks pemrograman juga tidak perlu dihafalkan lagi karena semuanya telah disediakan di dalam menu pilihana yang tinggal dipilih sesuai kebutuhan dan anda untuk membuat aplikasi database yang berkemampuan tinggi.Kata kunci: Pembayaran jasa, layanan salon, java
Perbandingan Hasil Klasifikasi Decision Tree dan Naïve Bayes dalam Memprediksi Churn Nasabah Bank Rizal Maulana; Fardha Hasykir; Muhammad Furqon Prasetyo; Rafi Kurniawan; Sumanto Sumanto; Andi Diah Kuswanto
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i3.9218

Abstract

Abstrak - Nasabah bank adalah individu  yang memiliki hubungan keuangan dengan bank, seperti simpanan, pinjaman, atau layanan lainnya. Fenomena Churn menjadi perhatian penting karena dapat mempengaruhi pendapatan dan stabilitas lembaga perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi churn nasabah menggunakan algoritma machine learning Decision Tree dan Naive Bayes. Model ini dianalisis untuk menentukan tingkat AUC (Area Under The Curve), CA (Classification Accuracy), dan F1 Score, serta menilai efektivitasnya dalam kategori klasifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Decision Tree mampu mencapai tingkat akurasi yang cukup baik, dengan nilai accuracy (CA) sebesar 85.4% sedangkan Naïve Bayes memiliki nilai accuracy sebesar 84.5%.  Nilai akurasi ini menunjukkan bahwa Decision Tree berada dalam kategori Good Classification dan dapat digunakan sebagai alat yang handal dalam mengidentifikasi nasabah yang berisiko churn. Temuan ini mendukung potensi penerapan machine learning dalam strategi retensi pelanggan di sektor perbankan. Studi ini juga membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk integrasi dengan metode klasifikasi lain atau pemanfaatan teknik seleksi fitur untuk meningkatkan akurasi prediksi churn.Kata kunci: Naive Bayes; Decision Tree; Klasifikasi; Churn; Nasabah Bank Abstract - Bank customers are individuals who have financial relationships with banks, such as deposits, loans, or other services. Churn phenomenon is an important concern because it can affect the income and stability of banking institutions. This research aims to predict customer churn using Decision Tree and Naive Bayes machine learning algorithms. The model is analyzed to determine the level of AUC (Area Under The Curve), CA (Classification Accuracy), and F1 Score, as well as assess its effectiveness in the classification category. The results show that the Decision Tree algorithm is able to achieve a fairly good level of accuracy, with an accuracy value (CA) of 85.4% while Naïve Bayes has an accuracy value of 84.5%. These accuracy values indicate that Decision Tree is in the Good Classification category and can be used as a reliable tool in identifying customers at risk of churn. These findings support the potential application of machine learning in customer retention strategies in the banking sector. This study also opens up opportunities for further development, including integration with other classification methods or utilization of feature selection techniques to improve churn prediction accuracy.Keywords: Naïve Bayes; Decision Tree; Classification; Churn; Bank Customers