Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Mengenai Kesehatan Reproduksi Remaja, Keputihan, Kanker Payudara dan Pelatihan Pemeriksaan SADARI di Pelajar Putri SMAN 27 Jakarta Pusat Syarinta Adenina; Zakiyah Zakiyah; Damarizqa Dara Sjahruddin; Aulia Rahma Isnaeni; Siti Zahra Syahroni; Sri Rahayu Ningsih; Nasriyatul Hannak
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.6260

Abstract

ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan di mana terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang  pesat  baik  secara  fisik,  psikologis  maupun  intelektual. Pada masa ini, remaja rentan mengalami masalah seksualitas atau kesehatan reproduksi terutama bagi remaja dengan pengetahuan yang kurang mengenai kesehatan reproduksi, keputihan, kanker payudara dan cara melakukan SADARI. SMAN 27 Jakarta Pusat merupakan sekolah yang memiliki proporsi siswi putri yang banyak dengan rentang usia yang tepat untuk melakukan pencegahan dini terhadap masalah kesehatan reproduksi remaja. Oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai kesehatan reproduksi remaja, keputihan, kanker payudara dan pelatihan SADARI. Materi diberikan secara daring melalui power point dan penanyangan video. Sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan, peserta akan diminta untuk mengerjakan pertanyaan mengenai topik tersebut. Hasil pretest dan posttest ditampilkan dalam tabel deskriptif. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa terdapat peningkatan pengetahuan remaja putri perihal penularan infeksi saluran reproduksi, penyebab keputihan, dampak keputihan, factor resiko kanker payudara, pencegahan kanker payudara, pemeriksaan deteksi kanker payudara dan waktu pemeriksaan SADARI. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja, keputihan dan kanker payudara pada pelajar putri SMAN 27 Jakarta Pusat. Kata Kunci: Keputihan, SADARI, Kesehatan Reproduksi Remaja  ABSTRACT Adolescence is a period of transition where there is rapid growth and development both physically, psychologically, and intellectually. At this time, adolescents are vulnerable to reproductive health problems, especially adolescents with less knowledge about reproductive health, vaginal discharge, breast cancer, and how to do Breast Self Examination (BSE). SMAN 27 Central Jakarta is a school with a large proportion of female students with a suitable age range for the early prevention of adolescent reproductive health problems. Therefore, it is necessary to carry out community service activities through counselling to increase young women's knowledge about adolescent reproductive health, vaginal discharge, breast cancer, and BSE training. Materials are given online through power points and video shows. Before and after the counselling, participants will be asked to work on questions about the topic. The results of the pretest and posttest are shown in a descriptive table. Based on the results of the analysis, it is known that there is an increase in the knowledge of young women regarding the transmission of reproductive tract infections, the causes of vaginal discharge, the impact of vaginal discharge, risk factors for breast cancer, breast cancer prevention, breast cancer detection examinations and BSE examination time. So, it can be concluded that this community service activity has increased knowledge about adolescent reproductive health, vaginal discharge, and breast cancer in female students of SMAN 27 Central Jakarta. Keywords: Vaginal Discharge, BSE, Adolescent Reproductive Health
G1P0A0 Hamil 9 Minggu Dengan Anemia Normositik Normokrom ET Causa Kehamilan Ektopik Terganggu, Unmarried: Sebuah Studi Kasus Maheswari Madina Regar; Ardian Suryo Anggoro; Damarizqa Dara Sjahruddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5832

Abstract

Latar Belakang Kehamilan ektopik terganggu (KET) merupakan kegawatdaruratan obstetrik yang dapat mengancam jiwa ibu dan mengganggu kelangsungan hidup janin, terutama pada trimester pertama. Faktor risiko utama meliputi riwayat kerusakan tuba, infeksi tuba, dan gaya hidup yang kurang baik. Deteksi dini melalui temuan klinis, pemeriksaan serum, dan sonografi transvagina sangat penting untuk diagnosis yang tepat. Tatalaksana segera, seperti salpingektomi, dapat membantu memperbaiki prognosis dari fungsi reproduksi. Metode Penelitian ini menggunakan metode laporan kasus dengan tujuan untuk menganailisis intervensi yang dilakukan terhadap pasien dengan gangguan kehamilan anemia normositik nomokrom et causa kehamilan ektopik terganggu. Hasil Wanita usia 24 tahun dengan kehamilan pertama datang ke RSUD Pasar Rebo dengan keluhan lemas, perdarahan pervaginam, dan disertai nyeri perut sisi bawah. Pemeriksaan fisik menunjukan pasien mengalami anemia dan didapatkan nyeri tekan abdomen sisi bawah serta nyeri goyang portio pada pemeriksaan vaginal toucher. Pada pemeriksaan ultrasonografi tidak tampak adanya kantong kehamilan yang terlihat dalam kavum uteri. Namun, tampak terdapat area yang teridentifikasi sebagai kemungkinan kehamilan ektopik pada tuba fallopi dextra. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan penurunan dari hemoglobin 6.7 g/dL dan hematokrit 19 %. Melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang pasien didiagnosis mengalami anemia akibat kehamilan ektopik terganggu dan dilakukan tatalaksana dengan resusitasi cairan NaCl dan ringer laktat, transfusi packed red cells, antibiotik profilaksis, serta dilakukan laparatomi eksplorasi secara cito yang berakhir dengan salpingektomi tuba fallopi dextra. Kesimpulan Kehamilan ektopik terganggu memerlukan diagnosis segera dan tatalaksana yang tepat dan cepat untuk meningkatkan kesalamatan ibu dan menjaga fungsi reproduksi.