Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Environmental Social and Governance Disclosure, Struktur Modal, dan Ukuran Perusahaan terhadap Kinerja Keuangan dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus Perusahaan yang Bergerak disektor Energi Periode 2021-2024) Meilani Retno Palupi; Suyatmin Waskito Adi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10094

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Environmental Social and Governance (ESG) disclosure, struktur modal, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan serta menguji peran Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling pada 13 perusahaan (52 observasi) dan setelah penghapusan outlier diperoleh 47 unit analisis. ESG disclosure diukur menggunakan indeks berbasis indikator GRI, struktur modal diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), ukuran perusahaan menggunakan Ln(total aset), kinerja keuangan menggunakan Return on Assets (ROA), sedangkan GCG diproksikan dengan jumlah dewan direksi. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan ESG disclosure berpengaruh positif signifikan terhadap ROA, sedangkan struktur modal (DER) dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA. Uji moderasi membuktikan bahwa GCG hanya memoderasi hubungan struktur modal terhadap ROA (arah moderasi negatif), sementara GCG tidak memoderasi pengaruh ESG disclosure maupun ukuran perusahaan terhadap ROA. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pengungkapan ESG, kehati-hatian dalam kebijakan pendanaan berbasis utang, serta penguatan tata kelola untuk mengendalikan dampak struktur modal terhadap kinerja keuangan.
Pengaruh Transformasi Digital Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021 - 2024) Laura Dinda Aprilia; Suyatmin Waskito Adi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i3.10380

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh transformasi digital terhadap kinerja keuangan dengan mempertimbangkan peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian mengaplikasikan kinerja keuangan sebagai variabel dependen, transformasi digital sebagai variabel independen, serta ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Data yang diaplikasikan berupa data sekunder yang didapatkan dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Populasi mencakup keseluruhan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Teknik pemilihan sampel ditentukan melalui purposive sampling, sehingga diperoleh 85 sampel observasi selama empat tahun pengamatan. Metode analisis yang dimanfaatkan yakni regresi linier berganda. Temuan menginformasikan transformasi digital berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan. Lebih lanjut, temuan juga mengonfirmasi bahwasanya ukuran perusahaan mampu memoderasi pengaruh transformasi digital terhadap kinerja keuangan, maka terindikasi kuat bahwasanya besarnya ukuran perusahaan berkorelasi positif dengan efektivitas pemanfaatan teknologi digital dalam memperkuat fundamental keuangan.
INSIDER OWNERSHIP, FREE CASH FLOW, ASSET GROWTH, LEVERAGE, DAN INVESTMENT OPPORTUNITY SET TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO Adit Rahmat Wijaya; Suyatmin Waskito Adi
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/e95crp50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Insider Ownership, Free Cash Flow, Asset Growth, Leverage, dan Investment Opportunity Set terhadap Dividend Payout Ratio pada perusahaan manufaktur. Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 110 data observasi yang memenuhi kriteria. Data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, seluruh variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Dividend Payout Ratio. Secara parsial, Free Cash Flow dan Asset Growth terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan dividen. Hal ini mengindikasikan bahwa ketersediaan arus kas yang tinggi dan pertumbuhan aset yang baik mendorong perusahaan untuk membagikan dividen yang lebih besar kepada pemegang saham. Sebaliknya, variabel Insider Ownership, Leverage (yang diukur dengan Debt to Equity Ratio), dan Investment Opportunity Set tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap Dividend Payout Ratio. Top of Form
Peran Mediasi Belanja Modal Infrastruktur Jalan dan Jembatan dalam Hubungan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Transfer (DAU dan DAK) terhadap Pertumbuhan Ekonomi Regional (PDRB) pada Kabupaten/Kota di Koridor Jalan Tol Trans Sumatra Jilan Bahiiroh Mumtaz; Suyatmin Waskito Adi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mediasi belanja modal infrastruktur jalan dan jembatan dalam hubungan antara Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap pertumbuhan ekonomi regional (PDRB) pada kabupaten/kota di wilayah koridor Jalan Tol Trans Sumatra periode 2018–2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) dan Badan Pusat Statistik. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda yang dikembangkan dalam analisis jalur untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel, dengan pengujian hipotesis pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD dan DAU berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal, sedangkan DAK tidak berpengaruh signifikan. Terhadap PDRB, PAD dan DAK berpengaruh positif dan signifikan, sementara DAU dan belanja modal tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, belanja modal tidak mampu memediasi hubungan antara PAD, DAU, dan DAK terhadap PDRB.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA YANG TERDAMPAK EFEK SERUAN BOIKOT(STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN KFC, STARBUCKS DAN PIZZA HUT SEBELUM TAHUN 2023 DAN SETELAH TAHUN 2024) Nazla Attamimi; Suyatmin Waskito Adi
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 2 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/gyghpj60

Abstract

Penelitian mengkaji perbandingan kinerja keuangan perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terdampak seruan boikot terkait konflik Israel-Palestina, dengan studi kasus PT Fast Food Indonesia Tbk (KFC), PT Map Boga Adiperkasa Tbk (Starbucks), dan PT Sarimelati Kencana Tbk (Pizza Hut). Memanfaatkan data sekunder laporan keuangan periode 2023 (sebelum boikot) dan 2024 (sesudah boikot), studi memproyeksikan rasio likuiditas (Current Ratio/CR), profitabilitas (Return on Assets/ROA), dan solvabilitas (Debt to Equity Ratio/DER) melalui analisis deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, serta uji beda Wilcoxon Signed Rank Test. Temuan menginformasikan tidak ada perbedaan signifikan pada ketiga rasio (CR: p=0,109; ROA: p=0,593; DER: p=1,000, semuanya >0,05), sehingga hipotesis perubahan kinerja ditolak. Temuan ini menandakan ketahanan perusahaan terhadap tekanan boikot, meskipun disarankan perluas sampel dan periode observasi untuk penelitian lanjutan.
Pengaruh Audit Tenure, Audit Opinion, Reputasi Auditor, Auditor Switching, Dan Financial Distress Terhadap Audit Report Lag Rifzika Annafisah; Suyatmin Waskito Adi
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 3 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i3.7236

Abstract

This study examines the effect of audit tenure, audit opinion, auditor reputation, auditor switching, and financial distress on audit report lag in food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2018-2023 period. The study employs a quantitative approach with multiple linear regression analysis using secondary data from annual reports. The results show that audit opinion, auditor reputation, and financial distress significantly influence audit report lag, while audit tenure and auditor switching do not have a significant impact. Audit opinion and auditor reputation negatively affect audit report lag, meaning companies with unqualified opinions and reputable auditors tend to complete audits faster. Conversely, financial distress has a positive effect, indicating that financially distressed firms require a longer audit process. The findings highlight the importance of financial stability and audit quality in ensuring timely financial reporting.
Pengaruh Environmental, Social, Governance (ESG) Disclosure dan Struktur Modal Terhadap Tingkat Profitabilitas Perusahaan: Studi Kasus Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2023 Nabila Atiqa Ma’ruf; Suyatmin Waskito Adi
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 4 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i4.7703

Abstract

This study aims to analyze the effect of Environmental Disclosure, Social Disclosure, Governance Disclosure, and Capital Structure on the profitability of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period of 2021-2023. Using a quantitative approach, secondary data obtained from financial and sustainability reports of companies were analyzed through multiple linear regression. The results indicate that Environmental Disclosure and Social Disclosure significantly affect profitability, with significance values of 0.022 and 0.004, respectively. However, Governance Disclosure does not have a significant effect on profitability, with a significance value of 0.809, while Capital Structure has a significant effect with a significance value of 0.000. This study has limitations in the sample, which only includes manufacturing companies on the IDX, as well as a limited observation period from 2021 to 2023. Therefore, it is recommended that future research expands the sample and observation period and adds other variables that may influence company profitability.