Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Environmental Social and Governance Disclosure, Struktur Modal, dan Ukuran Perusahaan terhadap Kinerja Keuangan dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus Perusahaan yang Bergerak disektor Energi Periode 2021-2024) Meilani Retno Palupi; Suyatmin Waskito Adi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10094

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Environmental Social and Governance (ESG) disclosure, struktur modal, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan serta menguji peran Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling pada 13 perusahaan (52 observasi) dan setelah penghapusan outlier diperoleh 47 unit analisis. ESG disclosure diukur menggunakan indeks berbasis indikator GRI, struktur modal diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), ukuran perusahaan menggunakan Ln(total aset), kinerja keuangan menggunakan Return on Assets (ROA), sedangkan GCG diproksikan dengan jumlah dewan direksi. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan ESG disclosure berpengaruh positif signifikan terhadap ROA, sedangkan struktur modal (DER) dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA. Uji moderasi membuktikan bahwa GCG hanya memoderasi hubungan struktur modal terhadap ROA (arah moderasi negatif), sementara GCG tidak memoderasi pengaruh ESG disclosure maupun ukuran perusahaan terhadap ROA. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pengungkapan ESG, kehati-hatian dalam kebijakan pendanaan berbasis utang, serta penguatan tata kelola untuk mengendalikan dampak struktur modal terhadap kinerja keuangan.
Pengaruh Transformasi Digital Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021 - 2024) Laura Dinda Aprilia; Suyatmin Waskito Adi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i3.10380

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh transformasi digital terhadap kinerja keuangan dengan mempertimbangkan peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian mengaplikasikan kinerja keuangan sebagai variabel dependen, transformasi digital sebagai variabel independen, serta ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Data yang diaplikasikan berupa data sekunder yang didapatkan dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Populasi mencakup keseluruhan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Teknik pemilihan sampel ditentukan melalui purposive sampling, sehingga diperoleh 85 sampel observasi selama empat tahun pengamatan. Metode analisis yang dimanfaatkan yakni regresi linier berganda. Temuan menginformasikan transformasi digital berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan. Lebih lanjut, temuan juga mengonfirmasi bahwasanya ukuran perusahaan mampu memoderasi pengaruh transformasi digital terhadap kinerja keuangan, maka terindikasi kuat bahwasanya besarnya ukuran perusahaan berkorelasi positif dengan efektivitas pemanfaatan teknologi digital dalam memperkuat fundamental keuangan.
Profitability as a Mediator of the Effects of Green Accounting, CSR, and Environmental Performance on Firm Value in Indonesia’s Raw Materials Sector Shafri Zakariyya Rasyid; Suyatmin Waskito Adi
Advances: Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol. 4 No. 3 (2026): May - June
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ajeb.v4i3.821

Abstract

Purpose: This study examines the effects of Green Accounting, Corporate Social Responsibility (CSR), and Environmental Performance on firm value, with profitability as a mediating variable, in basic materials companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2021–2023. Research Method: This study uses a quantitative approach with secondary data from annual reports, sustainability reports, and PROPER ratings. The sample includes 57 observations selected through purposive sampling. Data were analyzed using multiple linear regression, path analysis, and the Sobel test with SPSS. Results and Discussion: The findings show that Green Accounting has a negative and significant effect on profitability but a positive effect on firm value. Environmental Performance positively and significantly affects profitability, while CSR has no significant effect on profitability or firm value. Profitability significantly affects firm value but does not mediate the relationships among Green Accounting, CSR, Environmental Performance, and firm value. Implications: The findings encourage companies to strengthen environmental management and transparent sustainability disclosure to improve firm value and investor confidence. Originality: This study simultaneously examines Green Accounting, CSR, Environmental Performance, and profitability in Indonesian basic materials companies.