Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA TENTANG SENAM OTAK DI WILAYAH RW 06 KELURAHAN PAMOYANAN KOTA BANDUNG Susy Puspasari; Herni Martiani
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 4 No. 2 (2018): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.474 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v4i2.111

Abstract

Otak manusia  seperti hologram, terdiri atas tiga  dimensi dengan bagian-bagian  yang  saling berhubungan  sebagai  satu  kesatuan.  Latihan  otak  dapat  membuat  otak  bekerja  aktif.  jika lansia  tidak  mengetahui senam otak,  maka  lansia  akan  mengalami  daya  ingat  yang  kurang baik.  Senam  otak  adalah  rangkaian  gerakan  sederhana  yang  dapat  menyeimbangkan  setiap bagian otak  atau  latihan  berbasis  gerakan  tubuh  sederhana  yang  dapat  dilakukan  di mana saja dan kapan saja. Penelitian dilakukan bertujuan untuk megetahui gambaran tingkat pengetahuan lanjut usia tentang senam otak di wilayah RW 06 Kelurahan Pamoyanan Kota Bandung.  Desain  penelitian  ini  adalah  penelitian  deskriptif.  Populasi  dalam  penelitian  ini adalah  lansia  yang  berusia  45-60  tahun  sebanyak 345  orang,  sedangkan  jumlah  sampel penelitian sebanyak 72 responden  dengan menggunakan   teknik   purposive   sampling. Kuesioner dikembangkan dengan mengacu pada tinjauan  pustaka  yang  terdiri  atas  data pengetahuan  tentang  senam  otak  sebanyak  28  pernyataan.  Berdasarkan  hasil  penelitian pengetahuan lanjut  usia tentang  senam otak di wilayah RW 06 Kelurahan Pamoyanan  Kota Bandung  tahun  2016  didapatkan  bahwa  76,4%  memiliki pengetahuan  baik  tentang  senam otak.  Lansia  yang  berusia  45-60  tahun  memiliki  pengetahuan  baik  tentang  senam  otak. Diharapkan  kepada  petugas  kesehatan  di  Puskesmas  Pasirkaliki  agar  melakukan  kegiatan senam otak
Edukasi Berbasis Self Management Untuk Meningkatkan Self Care Pada Diabetes Mellitus Tipe 2 Susy Puspasari; Cecep Imam Hardiansyah; Gina Nurdina; Herdiman Herdiman; Septa Permana; Tri Antika Rizki Kusuma Putri
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v3i2.240

Abstract

Introduction: Diabetes Mellitus disease is a serious public health problem faced in the world, diabetes is a chronic disease that occurs because the pancreas does not produce enough insulin (hormones that regulate blood sugar or glucose), as a result of which metabolic disorders are characterized by sugar levels that exceed normal limits. Self care diabetes consists of independent actions performed by diabetic clients in daily life with the aim to control blood sugar which includes dietary activities, physical exercise, monitoring blood sugar levels, taking medications and foot care. Diabetes Self Management Education (DSME) is a diabetes education that can be a place for diabetic patients to get education and maintain the behavior of diabetic patients.  Objective: To improve self care in people with diabetes mellitus through diabetes self management education against Method: This public service was conducted by discussion using booklet as media information Result: All the participants were attend 100% for all sessions. The self care result shos improvement after DSME have been delivered. Conclusion: The results of this community service show an increase in self-care behavior in individuals with Type 2 Diabetes Mellitus after giving Diabetes Self Management Education. As for educational activities can be carried out by involving more participants and can also involve the patient's family in the educational process with the hope of increasing family support for patients when carrying out self-care.
BEBAN CAREGIVER TERHADAP KUALITAS HIDUP KELUARGA DENGAN PASIEN STROKE Tri Antika Rizki Kusuma Putri; Puteri Qolbu Fajrianne; Bhakti Permana; Dian Anggraini; Susy Puspasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 19, No 1 (2023): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v19i1.1084

Abstract

Latar Belakang. Gangguan stroke sebagian (parsial stroke) membuat keterlibatan terhadap keluarga untuk melakukan perawatan kepada pasien stroke, seperti membantu Activity Daily Living (ADL), memberi dukungan untuk mengurangi emosional pasien dan dalam menjalani rehabilitasi sehingga diperlukan adanya family caregiver. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban keluarga yang merawat pasien stroke terhadap kualitas hidup caregiver stroke. Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif, dengan rancangan penelitian crosssectional dengan melibatkan 146 keluarga sebagai caregiver pasien stroke. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu Zarit Burden interview (ZBI) untuk mengukur burden caregiver dan Adult Carer Quality of Life (AC-QoL) untuk mengukur kualitas hidup. Hasil: Sebagian besar responden berusia 25-50 tahun (69,9%), sebagian besar berjenis kelamin perempuan (62.3%), sebagian besar responden mempunyai pendidikan terakhir di pendidikan dasar (77.4). Tidak ada hubungan antara beban (0,083) dengan kualitas hidup family caregiver stroke, namun terdapat perbedaan yang signifikan pada skor kualitas hidup caregiver yang berpendidikan tinggi dan rendah (0,007). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara burden dengan kualitas hidup caregiver, namun penting untuk meningkatkan pengetahuan yang adekuat bagi family caregiver terkait proses perawatan pasien stroke. Perlu adanya pembinaan, konseling, maupun konsultasi bagi family caregiver untuk meminimalisir beban serta memenuhi kebutuhan pengetahuan perawatan pasien.
BADUANJIN EXERCISE INTERVENTION TERHADAP PENCEGAHAN STROKE PADA POPULASI YANG BERESIKO TERKENA STROKE: LITERATURE REVIEW Tri Antika Rizki Kusuma Putri; Susy Puspasari; Heri Harsono; Darimasih; Refina Nurfazriatisya’ah; Siti Tri Oktaviani; Tanti Sumiati
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v9i1.658

Abstract

Stroke merupakan penyakit kronis dengan angka kesakitan dan kematian tertinggi di dunia bahkan di Indonesia. Upaya preventif berupa aktifitas fisik sangat dibutuhkan sebagai Langkah dalam pencegahan terhadap resiko terkena stroke. Latihan baduanjin dapat dilakukan untuk mencegah stroke namun artikel di bidang ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meringkas studi penelitian tentang pengaruh baduanjin exercise terhadap populasi pasien beresiko stroke. Literature review menggunakan tiga database (Pubmed, Sciendirect, Google Cendekia) untuk studi sebelumnya yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Format CASP dan pedoman PRISMA, serta PICOT framework digunakan untuk menilai kualitas studi dan membantu dalam pemilihan artikel serta untuk menentukan kriteria inklusi penelitian. Sebanyak 5 artikel dari 3716 studi dimasukkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari baduanjin exercise dalam pencegahan stroke pada populasi pasien yang beresiko terkena stroke. Manfat dari Latihan baduanjin ini, masyarakat diharapkan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya untuk mencegah resiko tinggi terkena stroke.