Roro Merry Chornelia
Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT Roro Merry Chornelia; Noora Fithriana; Abd. Rohman
REFORMASI Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v12i1.3353

Abstract

Empowerment can be said as a process of building a community through capacity building and behavior change in an organization. The purposes of this research are to determine the role of rural government to empower the information group of societies in the village of Tlekung, Bumiaji, Batu; its supporting and inhibiting factors. This research used a qualitative approach to obtain the primary and secondary data. The research results determined that the Rural Government of Tlekung plays the role successfully so the group can inform many pieces of information in Tlekung by the media. To conduct the job, the Rural Government of Tlekung also gives incentives to the group and controls its activities. The supporting factor of the role of the Rural Government of Tlekung for empowering the group is a good communication style; meanwhile, the inhibiting factor is a fund that lacks to buy some media tools. AbstrakPemberdayaan dapat dikatakan sebagai suatu proses membangun masyarakat melalui pengembangan kemampuan dan perubahan perilakunya dalam suatu organisasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam pemberdayaan kelompok informasi masyarakat di Desa Tlekung, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memperoleh data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Tlekung berhasil berperan dalam pemberdayaan KIM sehingga KIM dapat memberitahukan hal-hal yang sedang dan akan dilaksanakan di Desa Tlekung melalui media-media informasi. Dalam menjalankan perannya, Pemerintah Desa Tlekung juga memberikan insentif kepada KIM dan mengontrol kegiatan KIM. Faktor pendukung peran Pemerintah Desa Tlekung dalam pemberdayaan KIM adalah pola komunikasi yang baik, sedangkan faktor penghambatnya ialah kurangnya dana untuk membelikan peralatan media.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT Roro Merry Chornelia; Noora Fithriana; Abd. Rohman
REFORMASI Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v12i1.3353

Abstract

Empowerment can be said as a process of building a community through capacity building and behavior change in an organization. The purposes of this research are to determine the role of rural government to empower the information group of societies in the village of Tlekung, Bumiaji, Batu; its supporting and inhibiting factors. This research used a qualitative approach to obtain the primary and secondary data. The research results determined that the Rural Government of Tlekung plays the role successfully so the group can inform many pieces of information in Tlekung by the media. To conduct the job, the Rural Government of Tlekung also gives incentives to the group and controls its activities. The supporting factor of the role of the Rural Government of Tlekung for empowering the group is a good communication style; meanwhile, the inhibiting factor is a fund that lacks to buy some media tools. AbstrakPemberdayaan dapat dikatakan sebagai suatu proses membangun masyarakat melalui pengembangan kemampuan dan perubahan perilakunya dalam suatu organisasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam pemberdayaan kelompok informasi masyarakat di Desa Tlekung, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memperoleh data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Tlekung berhasil berperan dalam pemberdayaan KIM sehingga KIM dapat memberitahukan hal-hal yang sedang dan akan dilaksanakan di Desa Tlekung melalui media-media informasi. Dalam menjalankan perannya, Pemerintah Desa Tlekung juga memberikan insentif kepada KIM dan mengontrol kegiatan KIM. Faktor pendukung peran Pemerintah Desa Tlekung dalam pemberdayaan KIM adalah pola komunikasi yang baik, sedangkan faktor penghambatnya ialah kurangnya dana untuk membelikan peralatan media.
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DESA GADINGKULON KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Roro Merry Chornelia; Asih Widi Lestari; Yosilda Sarti Yoei
REFORMASI Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v13i1.4359

Abstract

The development of human resources is a very important factor in improving the quality of village development. The increase in human resources in Indonesia is inseparable from village government governance. Development of human resources is a major factor in improving the quality of social life of the community. This study aims to determine the development of human resources in Gadingkulon Village, Dau District, Malang Regency. The type of research used is qualitative research using data collection techniques through interviews, observation and documentation. Sampling used perposive sampling, to test the validity of the data researchers used a triangulation technique. Data analysis was carried out by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The process of developing human resources in improving the development of Gadingkulon village can be done through a training process such as training in making yogurt, making fertilizer, and plant seeds. The development of human resources in the development of Gadingkulon Village that must be considered is the quality of education because education is the main key in increasing human resources as a driver, manager and in improving work performance.AbstrakPengembangan sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembangunan desa. Meningkatnya sumber daya manusia di Indonesia tidak terlepas dari tata kelola  pemerintah desa. pengembangan Sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan sumber daya manusia desa Gadingkulon, Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Pengambilan sampel menggunakan perposive sampling, untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Proses pengembangan sumber daya manusia Dalam meningkatkan pembanguan desa Gadingkulon dapat dilakukan melalui proses pelatihan seperti pelatihan dalam pembuatan yougurt, pembuatan pupuk, dan bibit tanaman. Pengembangan sumber daya manusia dalam pembangunan Desa Gadingkulon yang harus diperhatikan adalah kualitas pendidikan karena pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan sumber daya manusia sebagai penggerak, pengelola dan dalam meningkatkan kinerja kerja yang dimiliki.
EFEKTIVITAS PELAPORAN PELAYANAN KESEHATAN HEWAN PADA ISIKHNAS DI PUSKESWAN KOTA BATU Debora Melin Keitrin; Roro Merry Chornelia; Firman Firdausi
Jurnal Ilmu Administrasi (JIA) Vol 1 No 2 (2025): JURNAL ILMU ADMINISTRASI (JIA)
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi (JIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan hewan merupakan aspek penting dalam mendukung sektor peternakan berkelanjutan dan menjaga kesehatan masyarakat melalui pendekatan One Health, dimana di Indonesia pelaporan pelayanan kesehatan hewan telah didigitalisasi melalui sistem ISIKHNAS yang dirancang untuk menyediakan data akurat, cepat, dan real-time, namun pelaksanaannya di Puskeswan Kota Batu terkendala seperti keterbatasan sumber daya manusia dan kesadaran petugas dalam melakukan pelaporan secara rutin masih minim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaporan kesehatan hewan pada ISIKHNAS di Puskeswan Kota Batu dan mengidentifikasi faktor penghambat serta pendukung yang mempengaruhi efektivitas pelaporannya. Penelitian dilaksanakan di Pusat Kesehatan Hewan Kota Batu, Jalan Mojopahit Selatan, Mojorejo, Kecamatan Junrejo. Jenis penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Fokus penelitian adalah efektivitas pelaporan pelayanan kesehatan hewan pada ISIKHNAS. Hasil menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan hewan di Puskeswan Kota Batu sudah berjalan baik dengan program pelayanan dan vaksin gratis yang memenuhi kebutuhan masyarakat, namun pelaporan pada ISIKHNAS belum berjalan efektif dengan faktor penghambat berupa kurangnya sumber daya manusia, petugas yang belum bisa menggunakan ISIKHNAS, kurangnya kesadaran masyarakat untuk vaksinasi dan pelaporan, serta belum terbentuknya UPT, sementara faktor pendukung meliputi kemudahan pelaporan melalui pelapor desa, ketersediaan peralatan memadai, dan pelayanan keliling.