Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Senyawa Pemicu Korosi pada Beton Bertulang Terpapar Klorida Menggunakan FTIR Syurkarni Ali; Herdi Susanto; Zakir Husin; Bambang Tripoli; Yufrizal Yufrizal
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 11, No 2 (2025): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmkn.v11i2.14048

Abstract

Degradasi beton bertulang akibat penetrasi ion klorida merupakan salah satu penyebab utama penurunan durabilitas struktur di lingkungan laut. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan kimia pada pasta semen beton bertulang sebelum dan sesudah direndam dalam air laut buatan melalui pendekatan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Spesimen beton bertulang direndam dalam larutan NaCl 3,5% selama 15 dan 30 hari untuk mengevaluasi evolusi gugus fungsi yang berkaitan dengan hidrasi semen, karbonasi, dan pembentukan senyawa klorida terikat. Hasil FTIR menunjukkan bahwa pada kondisi awal, karakteristik spektrum didominasi oleh gugus O–H, Si–O, dan CO₃²⁻ tanpa adanya indikasi interaksi dengan klorida. Setelah 15 hari perendaman, terjadi penurunan intensitas pita O–H, modifikasi vibrasi Si–O, serta munculnya pita baru pada rentang 600–800 cm⁻¹ yang mengindikasikan tahapan awal pembentukan senyawa aluminat–klorida. Pada hari ke-30, perubahan spektral semakin jelas dengan penguatan pita karbonat, pergeseran puncak Si–O, dan peningkatan intensitas pita 460–750 cm⁻¹ yang kompatibel dengan pembentukan Friedel’s salt. Temuan ini menunjukkan bahwa FTIR mampu mendeteksi perubahan kimia mikrostruktur secara bertahap akibat penetrasi klorida, mulai dari modifikasi C–S–H hingga terbentuknya klorida terikat. Dengan demikian, FTIR terbukti efektif sebagai metode identifikasi dini proses degradasi kimia beton bertulang di lingkungan laut.