Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberdayaan Pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Pelatihan Pemasaran Digital Di Desa Dolok Marawa Yesni Riana Damanik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/qz0bsy62

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing usaha. Namun demikian, masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki kemampuan dan keterampilan yang memadai dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan pemasaran produk. Kondisi tersebut juga ditemukan pada pelaku UMKM di Desa Dolok Marawa yang masih mengandalkan pemasaran secara konvensional sehingga jangkauan pasar relatif terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya media sosial dan platform pemasaran digital sebagai sarana promosi produk. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 25 pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan, dan perdagangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep pemasaran digital, strategi branding produk, pembuatan konten promosi, serta penggunaan media sosial untuk mendukung penjualan. Berdasarkan hasil evaluasi, tingkat pemahaman peserta meningkat dari rata-rata 52% sebelum pelatihan menjadi 86% setelah pelatihan. Selain itu, peserta mampu membuat akun bisnis digital dan mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan bisnis di era digital.
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Kewirausahaan Siswa Kelas X Kewirausahaan Semester Ganjil SMK Negeri 1 Jorlang Hataran Tahun Pelajaran 2018 / 2019 Yesni Riana Damanik; Yoan Hendrawan Junpridan Saragih
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2022): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/d6qndp86

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan dari motivasi belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran kewirausahaan siswa kelas X semester ganjil SMK Negeri 1 Jorlang Hataran tahun pelajaran 2018/2019. Metode penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive area yaitu di SMK Negeri 1 Jorlang Hataran. Penentuan jumlah responden dalam penelitian ini menggunakan metode populasi yaitu sebanyak 133 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode: angket, dokumen, wawancara, dan observasi. Teknik penggolahan data yang digunakan terdiri dari: editing, skoring, dan tabulasi. Uji instrumen penelitian yang digunakan yaitu uji validitas dan uji realibilitas. Uji asumsi klasik yang digunakan yaitu uji normalitas dan uji linieritas. Analisis data yang digunakan adalah analisis inferensial yaitu dengan menggunakan analisis garis regresi sederhana, analisis varian garis regresi, uji F,efektivitas garis regresi, dan Standart Error Of Estimate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan variabel motivasi belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran kewirausahaan siswa kelas X  semester ganjil SMK Negeri 1 Jorlang Hataran tahun pelajaran 2018/2019 yang dapat dilihat dari besarnya Fhitung = 470,119 > Ftabel = 3,067 dengan tingkat signifikansi F = 0,000 < a = 0,05. Besarnya persentase motivasi belajar terhadap hasil belajar yaitu sebesar 78,5%, sedangkan sisanya yaitu 21,5% dipengaruhi oleh variabel bebas lain yang tidak diteliti dalam penelitian seperti minat belajar, kecerdasan emosional, kemandirian belajar, dan lain-lain. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi motivasi belajar siswa maka semakin tinggi hasil belajar yang diperoleh