Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Hubungan Personalisasi, Keinovatifan Teknologi, Competitive Pressure Terhadap Financial Technology Dengan Tipe Bisnis Sebagai Variabel Moderasi pada UMKM Di Kota Bekasi Heningtyas, Oryza Sativa; Hanun, Najla
JURNAL AKUNTANSI FINANCIAL STIE SULTAN AGUNG Vol 9 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37403/financial.v9i2.547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji analisis hubungan personalisasi, keinovatifan teknologi dan competitive pressure terhadap financial technology dengan tipe bisnis sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan pada UMKM di Kota Bekasi dan Jakarta Timur metode pemilihan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah purposive sampling dengan sampel sebanyak 151 UMKM. Penelitian ini menggunakan data primer, analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS Versi 25. Hasil penelitian ini berdasarkan berdasarkan uji regresi linear berganda dan moderasi kelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel personalisasi dan keinovatifan teknologi berpengaruh positif terhadap financial technology dan competitive pressure berpengaruh negatif terhadap financial technology sedangkan variabel moderasi tipe bisnis memoderasi variabel personalisasi dan keinovatifan teknologi sedangkan tipe bisnis tidak memoderasi variabel competitive pressure.   Keterbaruan pada penelitian ini yaitu belum ada yang meneliti financial technology menggunakan variabel tipe bisnis.
APAKAH MANFAAT, KEPERCAYAAN DAN RISIKO ADOPSI FINTECH BERPENGARUH TERHADAP REVOLUSI FINTECH? Heningtyas, Oryza Sativa; Sari, Putri Gina; Pujiastuti, Endang Tri; Hasibuan, Ahmad Basid
JURNAL AKUNTANSI FINANCIAL STIE SULTAN AGUNG Vol 10 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37403/financial.v10i1.562

Abstract

       Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil analisis mengenai manfaat adopsi fintech, kepercayaan adopsi fintech, dan risiko adopsi fintech terhadap revolusi fintech dimana variabel inklusi keuangan digunakan sebagai novelty sekaligus variabel moderasi dalam penelitian ini. Populasi dari penelitian ini meliputi masyarakat di Kota Bekasi yang berprofesi sebagai wirausahawan, pelajar/mahasiswa, ibu rumah tangga, pegawai/pekerja. Dalam penelitian ini telah dipilih 420 responden dari berbagai wilayah di Kota Bekasi dengan menggunakan metodologi pengumpulan data purposive sampling serta penyebaran kuesioner kepada objek penelitian. Aplikasi olah data yang digunakan dalam analisis data dan pengujian hipotesis adalah Microsoft Excel 2019 dan SPSS versi 27. Hasil menunjukkan bahwa manfaat dan kepercayaan adopsi fintech mempunyai pengaruh positif yang cukup besar terhadap revolusi fintech, namun berbeda dengan risiko adopsi fintech mempunyai pengaruh negatif yang cukup besar terhadap revolusi fintech. Selain itu,variabel moderasi inklusi keuangan dapat memoderasi manfaat, kepercayaan, dan risiko adopsi fintech pada masyarakat di Kota Bekasi.
EDUKASI DAN PENERAPAN ANALISIS SWOT UNTUK MELIHAT PERFORMA KINERJA PELAKU UMKM DI KELURAHAN PENGGILINGAN Shenda Aprilia Christanti; Oryza Sativa Heningtyas
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 12: Mei 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i12.2047

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini mengusung judul “Edukasi dan Penerapan Analisis SWOT Untuk Melihat Performa Kinerja Pelaku UMKM di Kelurahan Penggilingan”. Kegiatan ini bekerjasama dengan Kelurahan Penggilingan, Jakarta Timur, DKI Jakarta untuk melakukan pelatihan kepada Pelaku UMKM khususnya dengan memperkenalkan kembali framework analisis yaitu SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunity, Treath) yang mana akan membantu Pelaku UMKM untuk dapat mengevaluasi bisnisnya masing-masing. Analisis SWOT merupakan analisis dasar yang dapat digunakan oleh pelaku bisnis ataupun organisasi dalam mengidentifikasi, mengevaluasi permasalahan atau perubahan yang muncul. Hasil analisis yang ada kemudian dapat digunakan untuk menyusun strategi bisnis berkelanjutan untuk dapat mencapai target utama dari bisnis tersebut. Sehingga hal ini penting untuk dapat dilakukan dan diterapkan oleh perusahaan/ organisasi supaya dapat mencapai target yang telah ditentukan. Kegiatan berlangsung 1 (satu) hari selama 4 (empat) jam menggunakan video conference yaitu Zoom Online. Kegiatan ini memiliki target peserta sebanyak 50 orang dari Kelurahan Penggilingan. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasnya dengan menyampaikan beberapa pertanyaan dan hasil analisis bisnisnya untuk dapat di evaluasi secara bersama-sama dengan pemateri.
LITERACY AND ECONOMIC ACCELERATION THROUGH GREEN ECONOMY IN COASTAL COMMUNITIES Oryza Sativa Heningtyas; Endang Tri Pujiastuti; Ahmad Basid
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 5 No. 2 (2026): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, June 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v5i2.6204

Abstract

This community service activity aimed to improve green economy literacy and accelerate the economic activities of coastal communities through the sustainable utilization of local resources. The program was conducted in Pantai Bahagia Village, Muara Gembong District, Bekasi Regency, using participatory and experiential learning approaches. The activities included green economy literacy training, batik-making practice using natural dyes derived from mangrove leaves, group discussions, and post-training assistance. The participants were coastal community members, particularly women involved in micro-scale economic activities. The results showed an improvement in participants’ understanding of green economy concepts, enhanced technical skills in producing environmentally friendly batik products, and increased awareness of sustainable resource management. In addition, participants were able to produce batik products with market value and demonstrated motivation to develop green economy-based businesses. Although there were still limitations in production scale and market access, the program made a tangible contribution to community empowerment and may serve as a replicable model for sustainable economic development in coastal areas.