Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN PEMECAHAN MASALAH UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS IV SD MATERI PECAHAN Widadi, Sri
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n2.p152-158

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran dengan pemecahan masalah yang layak untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV SD materi pecahan (2) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran dengan menggunakan perangkat pembelajaran dengan pemecahan masalah untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV SD materi pecahan.Dari hasil analisis deskriptif ujicoba penelitian Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dengan pemecahan masalah untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV SD materi pecahan menghasilkan perangkat pembelajaran yang layak karena memenuhi: (1) hasil belajar pretes dan postes siswa meningkat, (2) kemampuan berpikir kreatif siswa meningkat, (3) Penilaian autentik siswa ketuntasan mencapai 97%, (4) kategori sangat baik untuk kemampuan guru mengelola pembelajaran, (5) kategori sangat baik untuk respon siswa terhadap perangkat dan kegiatan pembelajaran, dan (6) kategori sangat baik untuk Aktivitas siswa selama pembelajaran.Dari hasil analisis deskriptif penelitian eksperimen pada Perangkat Pembelajaran Dengan pemecahan masalah untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV SD materi pecahan menghasilkan perangkat pembelajaran efektif  karena memenuhi: (1) kategori sangat baik untuk kemampuan guru mengelola pembelajaran, (2) kategori sangat baik untuk respon siswa terhadap perangkat dan kegiatan pembelajaran,  (3) kategori sangat baik untuk Aktivitas siswa selama pembelajaran, (4) Peningkatan hasil belajar dan kemampuan berpikir kreatif kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol yang dibuktikan dengan analisis statistik.Berdasarkan hasil temuan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa perangkat pembelajaran dengan pemecahan masalah untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV materi pecahan layak dan efektif.Kata-kata Kunci: pengembangan perangkat, pemecahan masalah, berpikir kreatif, materi pecahan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN PEMECAHAN MASALAH UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS IV SD MATERI PECAHAN Widadi, Sri
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n2.p152-158

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran dengan pemecahan masalah yang layak untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV SD materi pecahan (2) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran dengan menggunakan perangkat pembelajaran dengan pemecahan masalah untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV SD materi pecahan.Dari hasil analisis deskriptif ujicoba penelitian Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dengan pemecahan masalah untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV SD materi pecahan menghasilkan perangkat pembelajaran yang layak karena memenuhi: (1) hasil belajar pretes dan postes siswa meningkat, (2) kemampuan berpikir kreatif siswa meningkat, (3) Penilaian autentik siswa ketuntasan mencapai 97%, (4) kategori sangat baik untuk kemampuan guru mengelola pembelajaran, (5) kategori sangat baik untuk respon siswa terhadap perangkat dan kegiatan pembelajaran, dan (6) kategori sangat baik untuk Aktivitas siswa selama pembelajaran.Dari hasil analisis deskriptif penelitian eksperimen pada Perangkat Pembelajaran Dengan pemecahan masalah untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV SD materi pecahan menghasilkan perangkat pembelajaran efektif  karena memenuhi: (1) kategori sangat baik untuk kemampuan guru mengelola pembelajaran, (2) kategori sangat baik untuk respon siswa terhadap perangkat dan kegiatan pembelajaran,  (3) kategori sangat baik untuk Aktivitas siswa selama pembelajaran, (4) Peningkatan hasil belajar dan kemampuan berpikir kreatif kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol yang dibuktikan dengan analisis statistik.Berdasarkan hasil temuan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa perangkat pembelajaran dengan pemecahan masalah untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV materi pecahan layak dan efektif.Kata-kata Kunci: pengembangan perangkat, pemecahan masalah, berpikir kreatif, materi pecahan.
Pengaruh penggunaan limbah beton terhadap karakteristik campuran beraspal porus Refli Yenita; Sri Widadi; Irfan Maulana
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 6 No 2 (2024): E-ISSN: 2714-7843
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v6i2.988

Abstract

Indonesia dengan curah hujan tinggi seringkali menghadapi genangan air yang mempercepat kerusakan lapisan aspal, sehingga diperlukan lapisan aspal yang memungkinkan air meresap, seperti campuran beraspal porus. Campuran ini didominasi agregat kasar karena menggunakan gradasi terbuka. Sementara itu, meningkatnya aktivitas konstruksi menimbulkan tantangan lingkungan dengan penumpukan limbah beton. Maka diperlukan pemanfaatan limbah beton sebagai pengganti agregat pada campuran beraspal porus. Penelitian ini membandingkan pengaruh penambahan limbah beton sebagai pengganti agregat sebesar 0%, 25%, 50%, dan 100% pada karakteristik campuran beraspal porus yang diuji menggunakan uji Marshall. Limbah beton dihancurkan menggunakan mesin stone crusher dengan variasi mutu dari 20 hingga 35 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar penambahan limbah, semakin kecil nilai density. Hal ini sejalan dengan meningkatnya nilai VIM dan VMA, yang menunjukkan meningkatnya rongga pada campuran beraspal porus sehingga nilai stabilitas menurun. Penggunaan limbah beton memengaruhi nilai stabilitas karena perbedaan kualitas antara agregat limbah beton dan agregat alami, dimana semakin banyak limbah beton yang digunakan, semakin menurun nilai stabilitas pada campuran.