Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MASSAGE BAYI TERHADAP PENINGKATAN FREKUENSI MENYUSUI DAN BERAT BADAN BAYI PADA USIA 1-6 BULAN Rasdiana Rasdiana; Yonathan Ramba; Andi Halimah; Tiar Erawan; Siti Nurul Fajriah; Suharto Suharto
Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mf.v14i1.2854

Abstract

Latar Belakang: Masa bayi adalah masa keemasan sekaligus masa kritis perkembangan, massage dapat mendorong pertumbuhan yang sehat dan memainkan peran penting dalam perkembangan mental, fisik, sistem sirkulasi darah dan kekebalan bayi. Salah satu indikator terpenting dalam menilai pemenuhan nutrisi pada bayi adalah dengan memperhitungkan berat badan. Masa bayi antara usia 0-12 bulan, merupakan masa emas untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.Metode : Penelitian ini adalah penelitian pre experimental dengan desain The One Group Pretest-Posttest Design, merupakan salah satu bentuk penelitian dimana pemilihan subjek penelitian dilakukan secara non-random, dan tidak memiliki control group atau comparison group bertujuan Untuk mengetahui apakah ada pengaruh massage bayi terhadap peningkatan frekuensi menyusui dan berat badan bayi pada usia 1 – 6 bulan di Puskesmas Sudiang Raya Makassar, dengan besar sampel sebanyak 10 orang yang memenuhi kriteria sampel Inklusi dan eksklusi pada kelompok perlakuan.Hasil : Hasil berdistribusi normal sehingga dilakukan uji data dengan uji Paired Sample T- test.Berdasarkan uji t pada frekuensi menyusui diperoleh ASI pre test dan post test sebesar p= 0,589> α= 0,05, dan p= 0,709> α= 0,05 berdistribusi normal dan berat badan pre test dan post test sebesar p= 0,886 > α= 0,05, dan p= 0,959> α= 0,05 berarti berdistribusi normal Berdasarkan analisis tabel diatas diperoleh pre test dan post test frekuensi menyusui dan berat badan bayi dengan nilai p(Sig. 2-tailed) adalah p= 0,000 < α= 0,05 yang berarti bahwa H_1  diterima dan  H_0ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pre test dan post test yang artinya terdapat pengaruh massage bayi terhadap frekuensi menyusui dan berat badan bayi pada usia 1-6 bulan di Puskesmas Sudiang Raya.Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah Peningkatan frekuensi menyusui dan berat badan bayi usia 1-6 bulan sangat signifikan setelah diberikan massage.Kata Kunci: Massage bayi, Frekuensi Menyusui ASI,  Berat Badan Bayi
Penerapan Akad Mukhabarah Antara Petani Penggarap Dan Pemilik Lahan Empang Di Kelurahan Matakali Muhammad Nusur; Abdul Malik; Rasdiana Rasdiana
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 2 (2023): Peqguruang, Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.4187

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) untuk Mendeskripsikan tentang penerapan akad mukhabarah yang dilakukan oleh petani penggarap dan pemilik lahan empang di Kelurahan Matakali, agar berjalan sesuai aturan yang ada. 2) Untuk mengetahui secara jelas tentang tinjaun hukum Islam terhadap penerapan akad mukhabarah petani penggarap dan pemilik lahan empang di Kelurahan Matakali, agar sejalan dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dalam hal ini bertujuan untuk melakukan penelitian yang menghasilkan produksi data deskriptif kualitatif berupa kata-kata lisan atau tertulis dari individu dan perilaku yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akad mukhabarah antara petani penggarap dan pemilik lahan empang di Kelurahan Matakali pada umumnya sudah diterapkan yaitu para pihak saling bekerjasama setelah disepakatinya akad. Ditinjau dari hukum Islam penerapan akad mukhabarah dalam praktik kerjasama yang terjadi di Kelurahan Matakali dari keempat pemilik lahan yang penulis wawancarai hanya satu yang belum memenuhi syarat akad mukhabarah yaitu mengenai pembagian hasil panen yang tidak dipenuhi oleh petani penggarap, perbuatan pihak penggarap tersebut tentunya merugikan pemilik tanah. Akan tetapi sebagian besar petani penggarap sudah melaksanakan akad kerjasama sesuai konsep akad mukhabarah