Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

KELAYAKAN FINANSIAL PADA USAHA BUDIDAYA IKAN PATIN (STUDI KASUS PADA POKDAKAN PATIN JAYA MANDIRI) Rina Mustika
Fish Scientiae Vol 13 No 1 (2023): Issue June-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fishscientiae.v13i1.201

Abstract

Ikan patin (Pangasius sp) merupakan ikan yang mempunyai nilai ekonomis penting, karenanya ikan ini mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan, akan tetapi pengembangannya sangat dipengaruhi oleh mahalnya harga pakan sebagai komponen utama pembiayaan. Budidaya ikan patin di Kabupaten Hulu Sungai Utara telah dikembangkan oleh masyarakat dan penelitian ini dilaksanakan di Desa Pihaung Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan penetapan sampel secara sengaja pada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Patin Jaya Mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha budidaya ikan patin. Penelitian ini menggunakan metode survey. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha adalah analisis laba/rugi, Revenue Cost Ratio (RCR), Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Gross Benefit Cost Ratio dan Internal Rate of Return (IRR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan seluruh hasil analisis secara finansial, usaha budidaya ikan patin pada Pokdakan Patin Jaya Mandiri menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Catfish (Pangasius sp) is a fish that has important economic value. Therefore, this fish has good prospects for development, but the high feed price heavily influences its development as the main financing component. The community has developed catfish farming in Hulu Sungai Utara District, and this research was carried out in Pihaung Village, Haur Gading Sub District, Hulu Sungai Utara District by deliberately setting the sample to the Patin Jaya Mandiri Fish Cultivator Group (Pokdakan). This study aims to determine the financial feasibility of a catfish farming business. This study uses a survey method. Data analysis used to determine the financial feasibility of a business is profit/loss analysis, Revenue Cost Ratio (RCR), Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Gross Benefit Cost Ratio and Internal Rate of Returns (IRR). The study shows that based on all the financial analysis results, the catfish farming business at Pokdakan Patin Jaya Mandiri is profitable and feasible to develop.
Pengabdian kepada Masyarakat Peningkatan Manajemen Kinerja Pada Usaha Produk Olahan Ikan “Sari Alami” Kelurahan Sungai Besar Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Irma Febrianty; Rina Mustika; Idianor Mahyudin; Emmy Sri Mahreda; Tania Kusuma; M.Rizki Akbar
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 2 No 2 (2023): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v2i2.106

Abstract

Usaha pengolahan dan pemasaran “Sari Alami” adalah usaha mandiri yang sudah berjalan kurang lebih 15 tahun. Masalah yang dihadapi mitra adalah: usaha dijalankan masih bersifat kekeluargaan dan sulitnya pemilik usaha mengatur disiplin kerja karyawan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat meningkatkan kinerja karyawan. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan. Tahapan dalam pelaksanaan adalah pelatihan manajemen sumberdaya manusia. Hasil dari pengabdian yaitu dilatihnya karyawan mengenai disiplin waktu meliputi kehadiran dan kepatuhan karyawan melaksanakan tugas dengan tepat waktu dan benar. Peraturan di tempat kerja meliputi sikap kesetiaan dari karyawan terhadap komitmen yang telah ditetapkan pada perusahaan. Tanggung jawab dalam bekerja meliputi kesanggupan dalam menghadapi pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
Pengabdian kepada Masyarakat Peningkatan Manajemen Kinerja Pada Usaha Produk Olahan Ikan “Sari Alami” Kelurahan Sungai Besar Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Irma Febrianty; Rina Mustika; Idianor Mahyudin; Emmy Sri Mahreda; Tania Kusuma; M.Rizki Akbar
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 2 No 2 (2023): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v2i2.106

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional, namun masih menghadapi tantangan dalam manajemen SDM, terutama disiplin kerja. Pengabdian ini dilakukan pada UMKM olahan ikan “Sari Alami” di Banjarbaru yang masih dikelola secara kekeluargaan tanpa sistem profesional. Tujuannya meningkatkan manajemen kinerja dan disiplin kerja melalui pelatihan partisipatif yang meliputi diskusi, simulasi, studi kasus, dan modul pelatihan. Hasilnya, pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang disiplin kerja, seperti tepat waktu, taat aturan, dan tanggung jawab. Sekitar 90% peserta siap menerapkan prinsip tersebut. Partisipasi aktif menunjukkan bahwa pelatihan ini relevan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya pelatihan manajemen SDM sebagai strategi pemberdayaan UMKM menuju budaya kerja produktif dan berkelanjutan.
Penyuluhan Analisis Kelayakan Usaha Bidang Perikanan Kepada Staff Marketing BPR-Gawi Sabumi Mandarsar Maria Ulfah Riani; Irma Febrianty; Emmy Lilimantik; Rina Mustika; Mailita
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 3 No 1 (2024): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v3i1.110

Abstract

Usaha mikro dan kecil sektor perikanan berperan penting bagi ekonomi nasional, namun terkendala akses pembiayaan karena lemahnya pencatatan dan analisis usaha. BPR Gawi Sabumi Mandarsari di Kalimantan Selatan berpotensi membantu nelayan melalui kredit berbasis analisis usaha. Pengabdian ini membekali staf marketing BPR dengan keterampilan analisis kelayakan usaha perikanan lewat penyuluhan, pelatihan, dan diskusi. Metodenya meliputi ceramah, studi kasus, simulasi soal, serta evaluasi pretest-posttest. Hasilnya, pemahaman staf meningkat signifikan, tercermin dari skor posttest. Kegiatan ini juga membuka dialog strategis dalam menyusun kebijakan kredit inklusif. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi usaha staf perbankan untuk memperkuat kredit sektor riil dan mendorong inovasi pembiayaan yang adaptif dan berkelanjutan.
PKM Peningkatan Manajemen Usaha Pada UMKM Nila Banjar Indah Elmiwia Rani Baturante; Achmad Syamsu Hidayat; Leila Ariyani Sofia; Erma Agusliani; Irma Febrianty; Rina Mustika; Muhammad Adnan Zain; Bahruddin Yusuf
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (Januari)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v6i1.6418

Abstract

Good business management plays a crucial role in ensuring the sustainability of a business, whether micro, small, medium, or large scale. However, the reality in the field is that many business actors still do not know how to manage their business properly, as is the case with the Nila Banjar Indah MSMEs. This MSMEs is one of the groups that cultivates and breeds tilapia in Banjar Regency and is a partner in the Community Service program. The Community Service program was conducted using counseling and evaluation methods. The presentation of material on how to group types of costs and how to analyze business feasibility using an LCD and concluded with a discussion between the community service team and the torch target. In the evaluation activity, the results of the initial assessment showed that the average knowledge of the torch target about business management was 33.5%. Meanwhile, the average response value of the partner group after the activity was 74.5%. Based on the results of the t-test analysis, there was a difference in the knowledge of the torch target before and after the counseling (0.00 <0.05).
Peningkatan Kapasitas Poklahsar Berkah Manis Sekumpul Melalui Digital Marketing dan Legalitas PIRT Maria Ulfah Riani; Emmy Lilimantik; Irma Febrianty; Rina Mustika; Haura Ainun Sulaeman; Agung Raka Pratama
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (September)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v6i3.8566

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in supporting economic growth and development; however, many enterprises continue to encounter challenges related to product certification and market expansion. Poklahsar Berkah Manis Sekumpul, a fish-processing group, previously relied on existing customers and conventional word-to-mouth promotion and had limited knowledge of Home Industry Food Certification (PIRT) and digital marketing. This community service program sought to increase the awareness and capabilities of the group members concerning product legality and utilizing digital technology to promote fish-processing products. The program was conducted on May 14, 2026, through a participatory approach consisting of pre-test, material presentation, discussion sessions, and post-test evaluation. The activities covered PIRT certification requirements and procedures, as well as the use of social media platforms as digital promotional tools for product marketing and market expansion. Participant learning outcomes were evaluated using both test assessments. The findings revealed a significant enhancement in participants’ understanding, with average scores increasing by 42.5%, from 39.16% in the pre-test to 81.66% in the post-test. The program produced practical outputs in the form of increased participant understanding of PIRT certification and digital marketing, as well as increased readiness to initiate the PIRT application process and utilize social media for product promotion. This integrated approach provides a practical foundation for expanding market reach, strengthening product competitiveness, and supporting the sustainable development of fish-processing MSMEs.