Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KELAYAKAN FINANSIAL PADA USAHA BUDIDAYA IKAN PATIN (STUDI KASUS PADA POKDAKAN PATIN JAYA MANDIRI) Rina Mustika
Fish Scientiae Vol 13 No 1 (2023): Issue June-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fishscientiae.v13i1.201

Abstract

Ikan patin (Pangasius sp) merupakan ikan yang mempunyai nilai ekonomis penting, karenanya ikan ini mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan, akan tetapi pengembangannya sangat dipengaruhi oleh mahalnya harga pakan sebagai komponen utama pembiayaan. Budidaya ikan patin di Kabupaten Hulu Sungai Utara telah dikembangkan oleh masyarakat dan penelitian ini dilaksanakan di Desa Pihaung Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan penetapan sampel secara sengaja pada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Patin Jaya Mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha budidaya ikan patin. Penelitian ini menggunakan metode survey. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha adalah analisis laba/rugi, Revenue Cost Ratio (RCR), Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Gross Benefit Cost Ratio dan Internal Rate of Return (IRR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan seluruh hasil analisis secara finansial, usaha budidaya ikan patin pada Pokdakan Patin Jaya Mandiri menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Catfish (Pangasius sp) is a fish that has important economic value. Therefore, this fish has good prospects for development, but the high feed price heavily influences its development as the main financing component. The community has developed catfish farming in Hulu Sungai Utara District, and this research was carried out in Pihaung Village, Haur Gading Sub District, Hulu Sungai Utara District by deliberately setting the sample to the Patin Jaya Mandiri Fish Cultivator Group (Pokdakan). This study aims to determine the financial feasibility of a catfish farming business. This study uses a survey method. Data analysis used to determine the financial feasibility of a business is profit/loss analysis, Revenue Cost Ratio (RCR), Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Gross Benefit Cost Ratio and Internal Rate of Returns (IRR). The study shows that based on all the financial analysis results, the catfish farming business at Pokdakan Patin Jaya Mandiri is profitable and feasible to develop.
Pengabdian kepada Masyarakat Peningkatan Manajemen Kinerja Pada Usaha Produk Olahan Ikan “Sari Alami” Kelurahan Sungai Besar Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Irma Febrianty; Rina Mustika; Idianor Mahyudin; Emmy Sri Mahreda; Tania Kusuma; M.Rizki Akbar
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 2 No 2 (2023): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v2i2.106

Abstract

Usaha pengolahan dan pemasaran “Sari Alami” adalah usaha mandiri yang sudah berjalan kurang lebih 15 tahun. Masalah yang dihadapi mitra adalah: usaha dijalankan masih bersifat kekeluargaan dan sulitnya pemilik usaha mengatur disiplin kerja karyawan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat meningkatkan kinerja karyawan. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan. Tahapan dalam pelaksanaan adalah pelatihan manajemen sumberdaya manusia. Hasil dari pengabdian yaitu dilatihnya karyawan mengenai disiplin waktu meliputi kehadiran dan kepatuhan karyawan melaksanakan tugas dengan tepat waktu dan benar. Peraturan di tempat kerja meliputi sikap kesetiaan dari karyawan terhadap komitmen yang telah ditetapkan pada perusahaan. Tanggung jawab dalam bekerja meliputi kesanggupan dalam menghadapi pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.